Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan AHA, BHA, dan PHA dalam Skincare
magnific.com
  • Eksfoliasi kimiawi berbasis hydroxy acids mengangkat sel kulit mati; AHA, BHA, dan PHA berbeda dalam daya larut, penetrasi, serta kecocokan untuk tiap kondisi kulit.
  • AHA larut air untuk kulit kering, kusam, dan tanda penuaan; BHA larut minyak membersihkan pori untuk kulit berminyak serta berjerawat; PHA lebih lembut bagi kulit sensitif.
  • Penggunaan aman mencakup patch test, pemakaian malam hari, sunscreen minimal SPF 30, memulai 1–2 kali seminggu, serta menghindari kombinasi bahan aktif kuat dalam satu sesi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Eksfoliasi merupakan tahapan penting dalam perawatan kulit. Dengan melakukannya sekitar 2 kali seminggu, ini bisa mengangkat sel kulit mati dan merangsang pembentukan sel baru yang membuat wajah terlihat lebih bersinar dan sehat. 

Eksfoliasi sendiri bisa dengan chemical exfoliator atau physical exfoliator. Produk eksfoliasi kimiawi atau chemical exfoliator ini biasanya terkandung dalam skincare yang kamu pakai dan lebih populer karena tidak menyebabkan iritasi akibat gesekan. 

Chemical exfoliator ini biasanya berbasis hydroxy acids yang memiliki tiga jenis, yaitu AHA (Alpha Hydroxy Acid), BHA (Beta Hydroxy Acid), dan PHA (Polyhydroxy Acid). Meski sama-sama berfungsi mengelupas sel kulit mati, ketiganya memiliki karakteristik, daya penetrasi, dan kecocokan jenis kulit yang berbeda. Yuk, simak perbedaan perbedaan AHA, BHA, dan PHA dalam skincare berikut ini.


Apa itu AHA, BHA, dan PHA?

Ekaterina Grigoreva / Getty Images

AHA (Alpha Hydroxy Acid) adalah asam larut air (water-soluble) yang bekerja di permukaan kulit. Asam ini bekerja dengan melepaskan ikatan antar sel kulit mati sehingga kulit mati dapat terkelupas dengan mudah. 

Selanjutnya ada BHA (Beta Hydroxy Acid) yang merupakan asam larut minyak (oil-soluble). Karakteristik ini memungkinkan BHA menembus hingga ke dalam pori-pori yang tersumbat oleh minyak berlebih (sebum) dan sel kulit mati. 

PHA (Polyhydroxy Acid) dianggap sebagai generasi penerus AHA. Molekul PHA berukuran jauh lebih besar dibandingkan AHA, sehingga penetrasinya ke dalam kulit lebih lambat dan hanya bekerja di permukaan paling luar. Ini lebih gentle dibanding dua kandungan sebelumnya. 

Bentuk AHA, BHA, dan PHA

vivifybeautycare.com

Bentuk AHA: Glycolic acid (molekul terkecil, penetrasi paling dalam), Lactic acid (lebih lembut dan melembapkan), Mandelic acid, dan Citric acid.

Bentuk BHA: Salicylic acid (asam salisilat) dan turunan betaine salicylate.

Bentuk PHA: Gluconolactone, Galactose, dan Lactobionic acid.

Manfaat AHA, BHA, dan PHA

Gemini

Manfaat AHA: Mencerahkan kulit kusam, memudarkan hiperpigmentasi/flek hitam, meratakan tekstur kulit, dan merangsang produksi kolagen. 

Manfaat BHA: Membersihkan pori-pori tersumbat, mengatasi komedo (blackhead & whitehead), meredakan jerawat aktif, dan mengontrol produksi minyak. 

Manfaat PHA: Mengangkat sel kulit mati tanpa iritasi, menjaga kelembapan kulit (humectant), dan kaya akan antioksidan.

Kulit yang cocok dengan AHA, BHA, dan PHA

vivifybeautycare.com

Kulit yang cocok dengan AHA: Pemilik kulit kering, kusam, atau kulit dengan tanda-tanda penuaan dini

Kulit yang cocok dengan BHA: Pemilik kulit berminyak, cenderung berjerawat (acne-prone), dan pori-pori besar.

Kulit yang cocok dengan PHA: Pemilik kulit sensitif, kulit dengan eksim/rosacea, atau pemula yang baru mencoba chemical exfoliation.

Cara menggunakan AHA, BHA, dan PHA dengan aman

istockphoto

Chemical exfoliator ini mungkin agak keras untuk kulit, karena itu kamu harus menggunakannya dengan aman sesuai dengan cara penggunaan yang terdapat dalam kemasan. Sebagai tips, berikut cara aman menggunakan AHA, BHA, dan PHA:

  • Lakukan patch test: Aplikasikan sedikit produk di area leher atau belakang telinga sebelum dipakai di seluruh wajah.

  • Gunakan di malam hari: Eksfoliasi membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, khususnya AHA, jadi lebih baik digunakan saat malam hari.

  • Wajib sunscreen: Selalu gunakan sunscreen di pagi hari dengan minimal SPF 30 jika kamu memakai chemical exfoliator.

  • Mulai bertahap: Gunakan 1–2 kali seminggu terlebih dahulu, lalu tingkatkan frekuensi secara bertahap, jika kulit tidak menunjukkan tanda iritasi.

  • Hindari penumpukan bahan aktif: Jangan menggabungkan AHA/BHA konsentrasi tinggi bersamaan dengan retinol atau Vitamin C murni dalam satu sesi perawatan kalau kamu nggak mau skin barrier rusak.

Itulah perbedaan dari AHA, BHA, dan PHA dalam skincare

Curated For You

Editorial Team

Related Article