Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Mengatasi Kulit Over Eksfoliasi, Bantu Pulihkan Skin Barrier
magnific.com
  • Over eksfoliasi dapat mengganggu skin barrier, memicu kulit kering, kemerahan, perih, dan lebih sensitif terhadap produk skincare.
  • Hentikan sementara eksfolian dan bahan aktif berisiko iritasi; gunakan pembersih lembut tanpa gesekan berlebih untuk menjaga kulit yang sedang sensitif.
  • Pulihkan kelembapan dengan pelembap, jalani rutinitas dasar termasuk sunscreen, lalu masukkan kembali bahan aktif dan eksfoliasi secara bertahap setelah kulit stabil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kondisi over eksfoliasi terjadi saat kulit mendapat pengelupasan berlebihan, sehingga skin barrier terganggu dan kulit dapat menjadi kering, kemerahan, perih, serta sensitif.
  • Who?
    Orang yang memakai produk eksfoliasi seperti toner eksfoliasi, AHA, BHA, PHA, peeling solution, atau scrub dan mengalami kulit perih, kering, kemerahan, atau sensitif.
  • Where?
    Kondisi ini terjadi pada kulit wajah atau area kulit yang menggunakan produk eksfoliasi secara berlebihan.
  • When?
    Over eksfoliasi muncul ketika eksfoliasi dilakukan terlalu sering atau saat bahan aktif tetap digunakan ketika skin barrier sedang terganggu.
  • Why?
    Penggunaan eksfolian berlebihan dapat mengganggu fungsi pelindung alami kulit, meningkatkan kekeringan, iritasi, kemerahan, rasa perih, dan sensitivitas terhadap produk lain.
  • How?
    Hentikan eksfoliasi sementara, gunakan pembersih lembut, pelembap, dan sunscreen; hindari gesekan berlebih serta masukkan kembali bahan aktif secara bertahap setelah kulit stabil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Eksfoliasi memang menjadi salah satu langkah skincare yang bisa membantu mengangkat sel kulit mati, membuat tekstur kulit terasa lebih halus, dan membuat wajah tampak lebih cerah. Namun, terlalu sering melakukan eksfoliasi justru dapat memberikan efek sebaliknya. 

Kulit yang awalnya ingin dibuat lebih glowing bisa menjadi kering, kemerahan, terasa perih, hingga lebih sensitif terhadap produk skincare lainnya. Kondisi tersebut dikenal sebagai over eksfoliasi, yaitu ketika kulit mendapatkan eksfoliasi secara berlebihan hingga fungsi pelindung alaminya terganggu. Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan ketika kulit mengalami over eksfoliasi? Berikut lima cara yang bisa kamu coba!

1. Jangan Gunakan Produk Eksfoliasi Sementara

magnific.com/pressfoto

Langkah pertama yang paling penting adalah memberikan jeda dari produk eksfoliasi. Jika biasanya kamu menggunakan exfoliating toner, serum AHA, BHA, PHA, peeling solution, atau scrub, sebaiknya hentikan sementara hingga kondisi kulit membaik.

Ketika skin barrier sedang terganggu, penggunaan bahan aktif eksfoliasi secara terus-menerus justru dapat memperparah rasa perih, kemerahan, kering, dan sensitif pada kulit. Jangan merasa khawatir kulit akan menjadi kusam karena tidak melakukan eksfoliasi selama beberapa waktu. Untuk sementara, prioritaskan kondisi skin barrier dibandingkan mengejar tekstur kulit yang sangat halus.

Selain produk eksfoliasi, sebaiknya perhatikan juga penggunaan bahan aktif lain yang berpotensi membuat kulit semakin sensitif. Jika kulit sedang terasa sangat perih atau terbakar, rutinitas skincare yang sederhana justru bisa menjadi pilihan terbaik.

2. Pilih Facial Cleanser yang Lembut

magnific.com/pvproductions

Ketika kulit mengalami over eksfoliasi, membersihkan wajah juga perlu dilakukan dengan lebih hati-hati. Hindari facial cleanser yang membuat wajah terasa sangat kesat, kering, atau tertarik setelah dibilas.

Pilih pembersih wajah dengan formula yang lembut dan sesuai dengan kondisi kulit. Kamu tidak perlu menggosok wajah terlalu keras untuk menghilangkan kotoran. Cukup pijat cleanser secara perlahan menggunakan ujung jari, kemudian bilas dengan air.

Hindari juga penggunaan facial scrub atau alat pembersih wajah yang memberikan gesekan berlebih. Kulit yang sedang mengalami gangguan pada skin barrier membutuhkan perawatan yang gentle agar tidak semakin teriritasi.

3. Fokus Mengembalikan Kelembapan Skin Barrier

magnific.com

Setelah berhenti eksfoliasi, langkah berikutnya adalah mengembalikan kelembapan kulit. Gunakan pelembap secara rutin, terutama setelah membersihkan wajah. Kamu bisa mempertimbangkan produk dengan kandungan yang mendukung skin barrier, seperti ceramide, glycerin, hyaluronic acid, panthenol, squalane, atau bahan pelembap lainnya.

Nggak perlu menggunakan banyak produk sekaligus. Rutinitas skincare yang terdiri dari cleanser, moisturizer, dan sunscreen sudah cukup menjadi rangkaian skincare selama kulit sedang dalam masa pemulihan. Jika kulit terasa sangat kering, kamu juga bisa menggunakan pelembap dengan tekstur yang lebih ekstra pada malam hari. Namun, tetap sesuaikan dengan kebutuhan kulit agar tidak menimbulkan masalah baru seperti pori-pori tersumbat.

4. Jangan Lupakan Sunscreen

magnific.com/Anastasia Kazakova

Kulit yang mengalami over eksfoliasi biasanya menjadi lebih rentan terhadap faktor eksternal, termasuk paparan sinar UV. Karena itu, sunscreen tetap menjadi produk wajib, bahkan ketika kamu sedang mengurangi penggunaan skincare lainnya.

Gunakan sunscreen dengan perlindungan yang sesuai dan aplikasikan secara merata pada wajah serta area kulit lain yang terpapar sinar matahari. Jika kamu melakukan aktivitas di luar ruangan dalam waktu yang lama, jangan lupa melakukan reapply sesuai kebutuhan.

Selain sunscreen, kamu juga bisa melindungi kulit secara fisik dengan menggunakan topi, payung, atau mengurangi paparan langsung sinar matahari ketika sedang sangat terik. Jadi, meskipun sedang "puasa" dari berbagai bahan aktif, bukan berarti kulit boleh melewatkan perlindungan dari sinar UV, ya!

5. Kembali ke Rutinitas Skincare Secara Perlahan

magnific.com

Kalau kulit mulai terasa lebih nyaman, jangan langsung kembali menggunakan semua produk aktif yang sebelumnya dipakai. Berikan waktu agar kulit benar-benar kembali stabil. Kamu bisa mulai dengan rutinitas dasar terlebih dahulu selama beberapa waktu.

Setelah tidak ada lagi rasa perih, kemerahan, atau kering berlebihan, barulah pertimbangkan untuk memasukkan kembali produk dengan bahan aktif secara bertahap. Jika ingin kembali melakukan eksfoliasi, jangan langsung melakukannya dengan frekuensi tinggi. Berikan jeda yang cukup dan perhatikan respons kulit setelah setiap penggunaan. 

Hal yang sama berlaku untuk bahan aktif lainnya. Kulit tidak membutuhkan banyak kandungan sekaligus untuk terlihat sehat. Justru, konsistensi menggunakan produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit jauh lebih penting.

Over eksfoliasi bukan berarti skincare kamu gagal, tetapi bisa menjadi tanda bahwa kulit sedang membutuhkan waktu untuk beristirahat. Semoga artikel ini bisa membantu ya, Bela!

Curated For You

Editorial Team

Related Article