Cara Atasi Wajah Berminyak dan Pori-Pori Besar dari La Roche-Posay Effaclar Supramolecular

Produksi sebum berlebihan dapat membuat pori-pori tertarik dari bawah permukaan kulit, sehingga wajah tampak mengkilap dan pori terlihat lebih besar.
Kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap untuk menjaga kelembapan, memperkuat skin barrier, serta membantu keseimbangan hidrasi dan kontrol minyak.
La Roche-Posay Effaclar Supramolecular memadukan Salicylic Acid dan Niacinamide melalui Patented Supramolecular Technology.
Punya kulit wajah yang gampang mengkilap dan tampilan pori-pori yang kelihatan besar sering banget bikin kurang percaya diri. Kamu mungkin jadi sibuk untuk bolak-balik touch up pakai loose powder atau menempelkan blotting paper.
Tapi tahu nggak, sih? Trik instan seperti itu ternyata cuma menyerap minyak di permukaan kulit saja dan nggak menuntaskan masalah dari akarnya! Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai penyebab kulit berminyak dan pori-pori besar, beserta solusi perawatan yang pas tanpa harus bikin kulit kering dari La Roche-Posay Effaclar Supramolecular.
Table of Content
Kenapa kulit wajah jadi berminyak berlebih dan pori terlihat besar?

Dok. L’Oréal Indonesia Tahukah kamu kalau sekitar 64% masyarakat Indonesia memiliki jenis kulit berminyak? Masalah kulit greasy dan pori-pori meregang ini sebenarnya saling berhubungan erat. Menurut Dr. Stanley Setiawan, Sp. D.V.E., FINSDV, FAADV, seorang dermatologist, pori-pori adalah bukaan pada kulit yang menjadi tempat tumbuhnya rambut halus dan kelenjar minyak (sebaceous gland).
Ketika kelenjar minyak menghasilkan sebum secara berlebihan—yang dipengaruhi oleh hormon, usia, pola tidur, hingga faktor lingkungan—pori-pori tertekan dan tertarik (stretched) dari bawah permukaan kulit. Dampaknya, ukuran pori-pori pun jadi terlihat semakin besar dan wajah tampak mengkilap.
Selain itu, masih banyak mitos seputar pori-pori yang beredar. Banyak yang mengira kalau mencuci muka pakai air dingin bisa mengecilkan pori-pori, atau bahkan sengaja menghindari moisturizer karena takut wajah makin berminyak. Padahal, menghindari pelembap justru bisa memicu kulit memproduksi lebih banyak minyak sebagai reaksi kompensasi karena dehidrasi.
Moisturizer tetap penting buat kulit berminyak

Dok. L’Oréal Indonesia Moisturizer menjaga kelembapan dan memperkuat skin barrier. Kulit berminyak juga butuh moisturizer. Dengan memilih yang tepat, ini dapat membantu menjaga keseimbangan antara hidrasi dan kontrol minyak.
Kulit berminyak umumnya membutuhkan pelembab dengan tekstur ringan yang tidak menyumbat pori dan tetap memberikan hidrasi. Memakai pelembab idealnya dua kali sehari, pagi dan malam untuk semua jenis kulit apapun. Pagi hari digunakan sebelum sunscreen untuk mengunci hidrasi; malam hari sebagai langkah terakhir skincare karena kulit melakukan regenerasi saat tidur.
Kandungan untuk atasi kulit berminyak dan pori-pori besar

Dok. L’Oreal Indonesia Salicylic Acid dan Niacinamide merupakan dua bahan aktif yang dapat dipertimbangkan dalam moisturizer untuk kulit berminyak karena memiliki fungsi yang saling melengkapi. La Roche-Posay menghadirkan inovasi Effaclar Supramolecular di mana kedua bahan aktif tersebut dioptimalkan melalui Patented Supramolecular Technology dengan mekanisme temporary bonding, sehingga bisa bekerja optimal langsung di pusat produksi minyak (pilosebaceous unit).
Dengan teknologi Supramolecular, Salicylic Acid dapat bekerja lebih optimal dalam membantu mengeksfoliasi kulit, membersihkan pori yang tersumbat, serta mengontrol minyak berlebih dan menghasilkan tampilan wajah matte. Sementara itu, Niacinamide membantu menenangkan kulit (anti-inflammatory) dan menjaga tekstur kulit terasa lebih halus.
Pelembab La Roche-Posay Effaclar Supramolecular bisa jadi pilihan

Dok. L’Oréal Indonesia Buat kamu yang perlu tampil setiap saat baik di depan kamera atau harus bertemu banyak orang, penampilan yang fresh amat penting. Nah, sebelum makeup, kamu bisa coba dengan memakai pelembab La Roche-Posay Effaclar Supramolecular. Ini bisa memberikan 48 jam Matte Hydration, menyamarkan tampilan pori besar dan kilap, sehingga bikin makin percaya diri.
“Bagi pemilik kulit berminyak, terutama yang sehari-hari menggunakan makeup, pemilihan pelembab khusus kulit berminyak menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kondisi kulit, tidak hanya mengandalkan penggunaan produk mattifying berlebihan yang dapat semakin memperparah tampilan pori dan kulit greasy. Pelembab untuk kulit berminyak membantu mengontrol produksi sebum dan menyamarkan tampilan pori, sekaligus tetap menjaga hidrasi agar kulit terasa nyaman dan menjadi base yang lebih optimal sebelum menggunakan makeup,” kata Dr. Stanley.
Kamu tertarik buat coba?




















