5 Kesalahan Keramas yang Bisa Membuat Rambut Terasa Lebih Berminyak

- Menunda keramas dapat menumpuk sebum, keringat, dan sel kulit mati; frekuensinya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit kepala, terutama yang cenderung berminyak.
- Pembersihan kulit kepala dan pembilasan sampo yang kurang tuntas membuat minyak, kotoran, serta residu produk tertinggal sehingga rambut terasa berat dan lepek.
- Kondisioner sebaiknya digunakan dari tengah hingga ujung rambut, sementara dry shampoo perlu diselingi keramas biasa agar residu dan minyak tidak menumpuk.
Rambut yang baru dicuci seharusnya terasa bersih dan segar. Sayangnya, rambut terkadang kembali lepek meski belum lama keramas.
Hal ini tidak selalu berkaitan dengan produksi minyak berlebih, tetapi bisa juga dipengaruhi kebiasaan mencuci rambut yang kurang tepat.
Kulit kepala secara alami memang menghasilkan sebum untuk menjaga kelembapan rambut.
Jika tidak dibersihkan dengan benar, minyak dan residu produk dapat menumpuk sehingga rambut lebih mudah terlihat berminyak.
Lantas, apa kebiasaan keramas yang bisa membuat rambut terasa lebih berminyak? Popbela akan membahasnya dalam ulasan berikut ini.
1. Jarang keramas

pexels.com/kaboompics Menunda keramas terlalu lama dapat membuat sebum, keringat, dan sel kulit mati menumpuk di kulit kepala. Akibatnya, rambut lebih mudah terlihat lepek.
Melansir American Academy of Dermatology, frekuensi keramas sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit kepala. Kulit kepala yang cenderung berminyak membutuhkan keramas lebih sering untuk menjaga kebersihannya.
2. Tidak membersihkan kulit kepala dengan baik

magnific.com/KamranAydinov Terlalu berfokus pada batang rambut membuat area kulit kepala kurang bersih. Padahal, minyak alami rambut diproduksi oleh kelenjar sebaceous di kulit kepala.
Saat keramas, pijat kulit kepala secara lembut menggunakan ujung jari agar minyak dan kotoran terangkat tanpa menggosok rambut terlalu keras.
3. Tidak membilas sampo hingga bersih

pexels.com/RDNE Stock project Terburu-buru saat membilas rambut bisa membuat sisa sampo tertinggal di kulit kepala maupun batang rambut.
Residu tersebut dapat bercampur dengan minyak alami dan produk perawatan lain sehingga rambut terasa kurang bersih dan lebih berat.
Oleh karena itu, bilas rambut menggunakan air mengalir hingga tidak ada busa yang tersisa, terutama pada bagian belakang kepala dan tengkuk.
4. Mengaplikasikan kondisioner hingga ke akar rambut

pexels.com/Beyzanur K Kondisioner berfungsi melembutkan dan membantu menjaga kelembapan rambut.
Namun, mengaplikasikannya terlalu dekat dengan kulit kepala, terutama jika rambut cenderung berminyak, bisa membuat bagian akar terasa lebih berat dan lepek.
Sebaiknya, gunakan kondisioner pada bagian tengah hingga ujung rambut agar area yang lebih kering tetap mendapatkan kelembapan tanpa membebani akar rambut.
5. Terlalu mengandalkan dry shampoo

pexels.com/Karola G Dry shampoo memang praktis untuk menyerap minyak dan menyegarkan tampilan rambut.
Namun, produk ini tidak membersihkan kulit kepala seperti sampo biasa.
Perlu diingat, penggunaan dry shampoo perlu diselingi keramas menggunakan air dan sampo agar minyak serta residu produk tidak terus menumpuk.
Nah, itu dia lima kesalahan keramas yang bisa membuat rambut terasa lebih berminyak. Dengan memperbaiki kebiasaan mencuci rambut dan menggunakan produk sesuai kebutuhan, kulit kepala bisa tetap bersih dan rambut terasa lebih segar.























