Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Hal yang Bisa Memengaruhi Kondisi Kulit Selain Skincare
freepik.com/freepik
  • Kualitas tidur buruk dan stres berkepanjangan dapat mengganggu fungsi pelindung kulit, menurunkan hidrasi, serta berkaitan dengan penuaan dan memburuknya masalah kulit tertentu.
  • Pola makan beragam membantu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk memelihara jaringan kulit, meski respons kulit terhadap makanan berbeda-beda dan tidak bisa dikaitkan langsung pada satu jenis makanan.
  • Paparan UV berlebih, polusi udara, dan kebiasaan merokok dapat memicu kerusakan jaringan, peradangan, hiperpigmentasi, kerutan, serta tanda penuaan dini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kondisi kulit yang sehat dan terawat tidak hanya bergantung pada rangkaian skincare yang digunakan setiap hari.

Di balik kulit yang tampak cerah, lembap, dan terjaga kesehatannya, ada berbagai faktor lain yang turut berperan.

Mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga paparan lingkungan, hal yang bisa memengaruhi kondisi kulit selain skincare ini penting untuk dipahami agar perawatan kulit terasa lebih menyeluruh.

1. Kualitas tidur

pexels.com/Polina

Kurang tidur tidak hanya membuat wajah terlihat lelah, tetapi juga berpotensi memengaruhi fungsi pelindung kulit.

Penelitian yang diterbitkan dalam Clinical and Experimental Dermatology menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan tanda-tanda penuaan kulit dan pemulihan fungsi pelindung kulit yang kurang optimal.

Oleh karena itu, menjaga jadwal tidur yang teratur dapat menjadi bagian dari kebiasaan merawat kulit.

2. Stres berkepanjangan

pexels.com/MART PRODUCTION

Stres yang berlangsung terus-menerus dapat memengaruhi keseimbangan tubuh, termasuk fungsi pelindung kulit.

Tinjauan ilmiah dalam British Journal of Dermatology menjelaskan bahwa stres psikologis dapat mengganggu fungsi skin barrier, meningkatkan kehilangan air dari kulit, dan menurunkan hidrasi.

Pada sebagian orang, stres juga dapat memperburuk masalah kulit yang sudah ada, seperti jerawat atau kondisi peradangan tertentu.

3. Pola makan sehari-hari

pexels.com/Ivan S

Apa yang dikonsumsi juga patut diperhatikan.

Pola makan dengan asupan nutrisi yang beragam membantu memenuhi kebutuhan tubuh untuk memelihara jaringan, termasuk kulit.

Sebuah tinjauan ilmiah dalam Journal of the American Academy of Dermatology turut membahas hubungan pola makan dengan berbagai kondisi dermatologis.

Namun, respons kulit terhadap makanan dapat berbeda pada setiap orang, sehingga masalah kulit tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan satu jenis makanan tertentu.

4. Paparan sinar matahari dan polusi

pixabay.com/Orna

Faktor lingkungan juga berperan dalam menjaga kondisi kulit.

Paparan sinar ultraviolet (UV) berlebihan dapat memicu hiperpigmentasi, merusak jaringan kulit, dan mempercepat munculnya tanda penuaan.

Di sisi lain, polusi udara juga dikaitkan dengan berbagai masalah kulit, termasuk peradangan dan penuaan dini.

Oleh karena itu, penting untuk menggunakan sunscreen secara rutin dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebih.

5. Kebiasaan merokok

unsplash.com/Nastia Petruk

Merokok dapat berdampak pada kesehatan kulit karena zat kimia dalam asap rokok berkontribusi terhadap stres oksidatif dan kerusakan jaringan.

Jika berlangsung dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga dikaitkan dengan munculnya kerutan dan tanda penuaan dini.

Menghindari rokok bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga membantu menjaga kondisi kulit.

Nah, itu dia lima hal yang bisa memengaruhi kondisi kulit selain skincare.

Dengan memperhatikan kebiasaan sehari-hari dan faktor lingkungan, kamu bisa mendukung kesehatan kulit dari dalam maupun luar.

Pastikan juga untuk tetap konsisten menggunakan produk perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article