5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Membuat Mata Terlihat Lebih Lelah

- Menatap layar terlalu lama mengurangi frekuensi berkedip, memicu mata kering, merah, atau berair; istirahatkan mata dengan aturan 20-20-20.
- Tidur terlalu larut, sering menggosok mata, dan kurang minum dapat membuat lingkaran gelap atau sembap lebih terlihat, meski faktor genetik dan kondisi kulit juga berperan.
- Paparan asap rokok dapat mengiritasi mata dan memperburuk mata kering; bila mata terus merah, nyeri, atau penglihatan berubah, konsultasikan ke tenaga medis.
Mata yang terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur.
Ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat membuat mata tampak kurang segar, misalnya area sekitar mata terlihat lebih sembap atau lingkaran gelap semakin jelas.
Lantas, kebiasaan sehari-hari apa saja yang bisa membuat mata terlihat lebih lelah? Berikut lima di antaranya.
1. Terlalu lama menatap layar

freepik.com/freepik Menatap komputer atau ponsel dalam waktu lama dapat membuat mata terasa lelah, kering, dan tidak nyaman.
Saat berkonsentrasi pada layar, frekuensi berkedip cenderung berkurang sehingga lapisan air mata lebih mudah mengering. Kondisi ini dapat membuat mata tampak merah atau berair.
Untuk menguranginya, istirahatkan mata secara berkala dengan menerapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik.
2. Tidur terlalu larut atau kurang tidur

unsplash.com/Nubelson Fernande Kurang tidur dapat membuat lingkaran gelap dan kantung mata terlihat lebih jelas.
Area bawah mata juga bisa tampak lebih sembap, sehingga wajah terkesan kurang segar.
Meski begitu, lingkaran gelap tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur karena faktor genetik dan kondisi kulit turut berperan.
Usahakan tidur selama 7-9 jam setiap malam agar tubuh mendapat waktu istirahat yang cukup.
3. Sering menggosok mata

pexels.com/MART PRODUCTION Menggosok mata saat terasa gatal atau lelah mungkin terasa melegakan, tetapi kebiasaan ini dapat mengiritasi kulit di sekitarnya.
Gesekan berulang juga berpotensi memperburuk perubahan warna pada area bawah mata, terutama jika terjadi peradangan.
Alih-alih menggosoknya, cari tahu penyebab rasa gatal dan gunakan kompres dingin untuk membantu meredakan ketidaknyamanan.
4. Kurang memperhatikan asupan cairan

pexels.com/Andrea Piacquadio Kebiasaan kurang minum dapat meningkatkan risiko dehidrasi, yang bisa memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.
Namun, mata cekung atau lingkaran gelap tidak bisa langsung dianggap sebagai tanda kurang minum karena ada faktor lain yang memengaruhinya.
Pastikan kebutuhan cairan harian terpenuhi sesuai aktivitas dan kondisi tubuh, terutama saat cuaca panas.
5. Terpapar asap rokok

unsplash.com/LeTit Paparan asap rokok dapat mengiritasi permukaan mata dan memperburuk gejala mata kering.
Akibatnya, mata bisa terasa perih, merah, atau berair sehingga terlihat kurang segar.
Sebisa mungkin, hindari paparan asap rokok, baik secara langsung maupun di lingkungan sekitar.
Nah, itu dia kebiasaan sehari-hari yang membuat mata terlihat lebih lelah. Menjaga mata tetap terlihat segar tidak hanya bergantung pada produk perawatan mata atau riasan.
Membatasi waktu menatap layar, mencukupi waktu tidur, menghindari kebiasaan menggosok mata, dan menjaga kesehatan sehari-hari dapat membantu mengurangi sejumlah faktor yang membuat mata terlihat lelah.
Jika mata terus-menerus merah, nyeri, atau mengalami perubahan penglihatan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis.























