Pekerjaannya sebagai seorang fotografer beauty, fashion, dan lifestyle mengharuskan Nurulita menjadi orang yang lebih peka dan jeli melihat sisi baik dalam diri seorang model. Telah berkecimpung di dunia fotografer lebih dari 10 tahun membuat perempuan yang akrab dipanggil Nurul ini juga kerap mengikuti isu standar di dunia kecantikan. 

Hadir sebagai juri dalam acara Judges Gathering Beauty Awards 2022 beberapa waktu lalu, Nurulita memberikan pandangannya tentang standar kecantikan dan pengalamannya sebagai fotografer commercial advertising. Bagaimana keseruannya, simak terus artikel berikut ya!

Model berkarakter lebih banyak dicari

Nurulita: “Insecure Muncul Karena Kita Gagal Melihat Keindahan Diridok. BeautyFestAsia by Popbela.com

Sebelum maraknya media sosial seperti sekarang, masyarakat cenderung mendapatkan informasi, dan tren kecantikan melalui majalah. Foto fashion dan beauty di dalam majalah saat itu turut andil membentuk persepsi akan standar kecantikan yang ada. Itulah yang dirasakan Nurulita, ketika standar kecantikan masih menjadi sebuah keharusan di dunia kecantikan. Namun, seiring berjalannya waktu standar tersebut perlahan mulai bergeser dan tentu saja disambut baik oleh Nurulita.

Senangnya (standar kecantikan) sudah bergeser pelan-pelan, sudah mengarah jauh banget dari yang dulu. Sekarang standar beauty itu lebih mengedepankan karakternya. Apapun warna kulitmu it's doesn't matter. Jadi semua cantik dengan their own version-nya,” ungkap Nurulita dengan cukup antusias.

Nurulita: “Insecure Muncul Karena Kita Gagal Melihat Keindahan Diriinstagram.com/nurulitanuli

Menurut Nurulita seseorang dengan rambut keriting tidak lagi dipandang sebelah mata, bahkan di industri kecantikan rambut keriting dinilai berkarakter dan seksi. Berlaku pula pada warna kulit, bentuk tubuh, serta jenis rambut. 

Sekarang kalau lagi pemotretan iklan, baik itu beauty ataupun lifestyle justru karakter-karakter itu yang dicari. Skin color justru sekarang banyak dicari, rambut curly, rambut pendek, bahkan rambut plontos itu bukan masalah lagi,” ungkap perempuan yang dipercaya untuk memotret foto promosi perhelatan olahraga Asian Games 2018 lalu.

Insecure dalam diri model bisa dirasakan

Nurulita: “Insecure Muncul Karena Kita Gagal Melihat Keindahan Diridok. BeautyFestAsia by Popbela.com

Menjadi seorang fotografer selain mengandalkan kemampuan, kepekaan terhadap potensi yang dimiliki seorang model tentu menjadi hal yang perlu diperhatikan, begitu pula yang dilakukan oleh Nurulita. Tuntutan utamanya sebagai seorang fotografer adalah membidik keindahan dan keunikan karakter setiap individu yang menjadi modelnya kala itu.

Namun, ada kalanya akibat berkembangnya standar kecantikan yang mengharuskan seseorang berkulit putih, berambut lurus, dan bertubuh langsing, membuat sebagian orang yang tidak memenuhi standar tersebut merasa tidak nyaman akan dirinya. Ketidaknyamanan itu ternyata dapat dirasakan lho oleh Nurulita ketika orang tersebut sedang dalam sesi pemotretan. 

Nurulita: “Insecure Muncul Karena Kita Gagal Melihat Keindahan Diriinstagram.com/nurulitanuli

Ketika aku motret tugas aku adalah melihat keindahan ciptaan Tuhan dalam diri talent. Aku banyak dipertemukan oleh orang-orang yang berbeda, aku tuh bisa melihat keunikan dan karakter di setiap orang yang aku potret–misalnya ketika mereka tertawa, keunikan hidungnya, matanya. Aku juga berasa banget ketika model yang sedang aku potret kurang percaya diri, itu sangat terlihat. Ada orang yang nyaman dengan dirinya dan ada orang yang nggak nyaman dengan dirinya,” tutur Nurulita.

Nah, demi memperlancar sesi pemotretan dan untuk membangun rasa nyaman terhadap model tersebut Nurulita memiliki caranya tersendiri. “Ketika sedang pemotretan dia terlihat tidak nyaman yang perlu kita lakukan adalah meng-encourage dia,” kata Nurulita.

Hal yang biasanya ia lakukan adalah mengajak model itu untuk melihat hasil fotonya lalu ia akan menjelaskan keindahan yang dimiliki model tersebut yang telah tercapture oleh kamera.

Gagal melihat keindahan dalam diri

Nurulita: “Insecure Muncul Karena Kita Gagal Melihat Keindahan Diridok. BeautyFestAsia by Popbela.com

Rasa kurang nyaman akan diri sendiri biasanya datang dari 2 masalah, yakni masalah fisik dan masalah kepribadian. Berbicara tentang insecurity, Nurulita mengatakan bahwa rasa itu muncul karena kita gagal belajar melihat keindahan yang ada di dalam diri. 

Karena kita terlalu sering melihat keindahan yang ada di diri orang lain, tanpa menyadari bahwa Tuhan sudah menciptakan setiap insan itu indah. Nah itu yang kadang-kadang kita gagal untuk melihat, dan itupun masih aku pelajari setiap harinya,” jelas Nurulita sore itu. 

Kayanya semua orang punya insecurity-nya masing-masing, nggak mungkin nggak. Cuma bagaimana caranya kita untuk deal with it, jangan sampai itu menghalangi potensi diri kita untuk berkembang gitu aja sih,” ungkap Nurulita kala ditanya apakah dirinya memiliki rasa insecure.

Campaign #IAMREAL sejalan dengan misinya selama ini

Nurulita: “Insecure Muncul Karena Kita Gagal Melihat Keindahan Diridok. BeautyFestAsia by Popbela.com

Pernah menjadi bagian dalam campaign #IAMREAL yang disuarakan oleh Popbela, Nurulita merasa kampanye tersebut sejalan dengan misinya selama menjadi fotografer. Bahkan di setiap kesempatan, seperti seminar dan workshop, dirinya selalu mengajak dan menyuruh orang-orang untuk lebih mencintai dirinya sendiri. 

Caranya adalah dengan melakukan selfie setiap hari. Unik, ya Bela? Menurutnya dengan melakukan selfie, orang-orang akan lebih bisa melihat kembali keindahan yang telah Tuhan berikan kepada dirinya sendiri. 

Campaignnya sangat bagus, karena jujur ketika aku seminar ataupun workshop aku bilang ke orang-orang bahkan menyuruh semua orang untuk rajin selfie. Kenapa? Supaya mereka menyadari bahwa dirinya itu indah, kita itu harus melihat kembali keindahan yang ada di dalam diri. Aku juga ikut memotret #IAMREAL, buat aku itu sejalan dengan apa yang percayai.

Menurut Nurulita, Tuhan telah menciptakan manusia sedemikian indahnya sesuai dengan karakter dan keunikannya masing-masing. Bagaimana menurutmu Bela? Bagaimana cara kamu untuk menerima dan mencintai diri kamu sendiri?

Jangan lupa untuk datang ke acara BeautyFest Asia by Popbela pada 14, 15, 16 Oktober 2022 mendatang di Kota Kasablanka, Jakarta. Kami tunggu kedatanganmu, Bela, jangan lupa ajak semua bestie-mu, ya!

Baca Juga: Agnes Oryza: "Beauty Standard yang Mainstream Bikin Bosan"

Baca Juga: Arsya Nafisa Bicara Tentang Insecurity dan Beauty Standard

Baca Juga: Lewat Kampanye #IAMREAL, Popbela.com Definisikan Ulang Arti Cantik