Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Foundation Crack Padahal Kulit Sudah Lembap, Bisa Jadi ini 5 Penyebabnya!
Pexels.com/Christine Bunn
  • Foundation bisa crack meski kulit lembap jika skincare belum meresap; beri jeda 2–5 menit sebelum makeup agar produk tidak bergeser atau menggumpal.
  • Formula skincare dan foundation yang berbeda basis, serta pemakaian produk berlebihan, dapat meninggalkan residu dan membuat pigmen foundation sulit menempel.
  • Aplikasi kasar berisiko merusak lapisan skincare; gunakan sponge lembap dengan teknik menepuk, lalu manfaatkan primer dan setting spray untuk mengunci complexion.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setiap kali berdandan, momen pakai foundation harusnya jadi step yang paling bikin puas karena bikin kulit kelihatan mulus dan flawless. Tapi, bikin sebal nggak sih kalau foundation malah kelihatan crack, bertekstur, atau pecah-pecah? Padahal, kamu merasa skincare routine sebelum dandan sudah maksimal dan kulit sudah terasa lembap banget.

Kira-kira apa yang salah, ya? Jangan keburu menyalahkan produk dulu, Bela! Ternyata, ada beberapa faktor tak terduga yang bikin complexion kamu gagal menempel sempurna. Yuk, simak alasannya berikut ini!

1. Skincare belum meresap sempurna sebelum berdandan

Pexels.com/Photos by Chalo

Memakai moisturizer atau serum yang melimpah memang bagus untuk kelembapan. Tapi kalau kamu langsung menumpuknya dengan foundation tanpa jeda, produk skincare tersebut malah akan 'bertabrakan' dengan racikan makeup.

Hasilnya? Foundation jadi bergeser, clumpy, dan akhirnya pecah di area tertentu. Solusinya, berikan jeda waktu sekitar 2–5 menit setelah memakai skincare sampai rasanya benar-benar meresap dan siap di-overlay makeup!

2. Racikan skincare dan foundation yang tak sejalan

Pexels.com/George Milton

Ini dia kesalahan umum yang sering diabaikan. Foundation dan skincare punya formula dasar yang berbeda, biasanya berbasis air (water-based) atau minyak/silikon (oil/silicone-based).

Kalau kamu pakai moisturizer berbasis minyak lalu ditumpuk foundation berbasis air (atau sebaliknya), kedua bahan ini secara alami tidak bisa menyatu. Kombinasi yang 'saling tolak' inilah yang bikin foundation kamu gampang crack sepanjang hari.

3. Terlalu banyak mengaplikasikan produk

Pexels.com/Polina Kovaleva

Memakai moisturizer berlebihan agar kulit makin lembap malah bisa jadi boomerang. Lapisan skincare yang terlalu tebal meninggalkan residu licin di atas permukaan kulit. Saat foundation diaplikasikan di atasnya, pigmen tidak bisa menempel di kulit asli melainkan mengambang di atas lapisan minyak.

Begitu juga dengan foundation, jika kamu memakai berlapis-lapis hanya akan meningkatkan risiko crack di area yang reaktif seperti garis senyum dan bawah mata.

4. Teknik aplikasi yang kurang tepat

Pexels.com/A. Darmel

Cara kamu mengaplikasikan foundation juga memegang peranan penting, lho! Mengusap foundation secara kasar dengan jari atau kuas yang terlalu kaku bisa merusak lapisan moisturizer di bawahnya.

Cobalah beralih menggunakan beauty blender atau sponge yang lembap dengan teknik menepuk-nepuk (dabbing), bukan menggeser. Teknik ini akan membantu produk menempel dengan mulus tanpa mengganggu prep skin yang sudah kamu buat.

5. Melewatkan step primer atau setting spray

Pexels.com/Karola G

Meskipun kulit sudah lembap, complexion tetap butuh 'perekat' agar terkunci seharian. Primer berfungsi untuk menyatukan tekstur kulit dan mengontrol minyak alami tubuh agar tidak merusak makeup.

Gunakan hydrating primer jika ingin efek dewy, atau blurring primer di area T-zone. Jangan lupa kunci hasil akhirnya dengan setting spray agar tampilan wajah kamu tetap halus, tahan lama, dan terbebas dari crack seharian!

Itulah tadi penyebab foundation crack walau kulit sudah lembap. Semoga artikel ini membantu kamu, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article