Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dior Rayakan Keindahan Provence Lewat Parfum Terbaru Dior Paradise
dok. DIOR
  • Dior meluncurkan Dior Paradise dalam koleksi La Collection Privée Christian Dior, parfum karya Francis Kurkdjian yang terinspirasi Provence dan Château de la Colle Noire.
  • Wewangian ini menerjemahkan peralihan akhir musim dingin ke musim semi, terinspirasi kebun almond Christian Dior, bunga bermekaran, cahaya lembut, dan lanskap Provence.
  • Dior Paradise menonjolkan bitter almond, sitrus mandarin-jeruk-lime, fresh woody accord, serta tonka bean untuk menghasilkan karakter segar, gourmand, hangat, dan menenangkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dior kembali memperluas koleksi La Collection Privée Christian Dior dengan menghadirkan Dior Paradise, parfum terbaru yang diciptakan oleh Francis Kurkdjian.

Wewangian ini menjadi babak baru dalam penghormatan olfaktori terhadap Provence di Prancis Selatan, kawasan yang memiliki makna mendalam bagi Christian Dior dan menjadi salah satu sumber inspirasi penting dalam kehidupannya.

Melalui Dior Paradise, Francis Kurkdjian menghidupkan kembali kenangan akan Château de la Colle Noire, rumah sekaligus tempat peristirahatan Christian Dior di Provence.

Inspirasi utamanya berangkat dari kebun luas yang pernah dibangun sang desainer, termasuk keinginannya untuk melihat ratusan pohon almond tumbuh di sana.

Pemandangan pepohonan yang mulai bermekaran pada penghujung musim dingin, aroma manis yang memenuhi udara, serta cahaya lembut yang menandai datangnya musim semi menjadi gambaran yang ingin diterjemahkan ke dalam sebuah kreasi wewangian.

Kurkdjian merancang Dior Paradise untuk menangkap momen ketika penghujung musim dingin berganti menjadi musim semi, saat pepohonan mulai bermekaran dan alam memasuki fase pembaruan.

Komposisinya menghadirkan nuansa yang cerah, lembut, dan menenangkan, sekaligus menggambarkan kedekatan Christian Dior dengan lanskap alam Provence yang begitu dicintainya.

Karakter utama Dior Paradise bertumpu pada bitter almond, bahan yang jarang dijadikan fokus utama dalam dunia parfum.

Untuk memberikan dimensi yang lebih bercahaya, aroma tersebut dipadukan dengan paduan buah-buahan sitrus berupa mandarin, jeruk, dan lime.

Kombinasi ini menghadirkan pembukaan yang segar sekaligus menerangi keseluruhan komposisi wewangian.

dok. DIOR

Di bagian tengah, aroma almond berkembang menjadi lebih lembut dan menghadirkan kesan yang mengingatkan pada biskuit almond yang menggugah selera.

Sentuhan fresh woody accord kemudian menambahkan nuansa hangat yang terinspirasi dari aroma khas Provence, sehingga menciptakan keseimbangan antara karakter gourmand dan kesegaran alami.

Sebagai penutup, tonka bean memberikan sentuhan lembut yang membalut manisnya aroma almond sehingga meninggalkan jejak wewangian yang hangat dan menenangkan.

Hasil akhirnya menghadirkan sensasi nyaman, layaknya sinar matahari pertama yang muncul setelah musim dingin berakhir.

Melalui Dior Paradise, Francis Kurkdjian kembali menerjemahkan kisah dan kenangan Christian Dior ke dalam bahasa wewangian.

Parfum ini tidak hanya merayakan keindahan alam Provence, tetapi juga menghadirkan interpretasi olfaktori tentang pergantian musim, kehangatan alam, serta momen ketika pepohonan almond mulai bermekaran sebagai simbol datangnya musim semi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article