Meski menyenangkan, belajar atau bekerja di rumah saja selama pandemi virus corona dapat menimbulkan kebiasaan buruk. Salah satu di antaranya adalah kesulitan tidur di malam hari dan efeknya jadi bangun siang. Apa ada yang mengalami hal sama, Bela?

Mungkin kamu bekerja lembur sehingga tidur terlambat. Mungkin kamu merasa kurang lelah sehingga nggak bisa tidur cepat. Mungkin kamu merasa santai bekerja di rumah jadi ingin tidur lebih malam dan bangun lebih siang. 

Apa pun alasannya, pola tidur yang nggak beraturan ini dapat berdampak buruk bagi kesehatanmu, lho. Melansir dari Bustle, ini penjelasan yang perlu kamu perhatikan.

1. Waktu tidur sama pentingnya dengan lamanya tidur

Bahaya! Bangun Siang dapat Berdampak Buruk Bagi Kesehatan OtakPexels.com/Ivan Oboleninov

Penelitian menunjukkan kalau waktu tidur boleh jadi sama pentingnya dengannya lamanya seseorang tidur. Mungkin kamu ingat untuk bangun sesuai jadwal biasanya, namun otakmu akan mengingatkanmu waktu tambahan untuk tidur. Hal ini dapat menguntungkanmu jika kamu sedang dalam kondisi sangat lelah. 

Namun, ini dapat merusak pola tidur yang telah kamu bentuk sebelumnya. Dengan kata lain, menekan tombol menunda alarm di hari Senin dapat mengakibatkan pola domino di hari-hari selanjutnya.

2. Mengapa kamu bangun siang?

Bahaya! Bangun Siang dapat Berdampak Buruk Bagi Kesehatan OtakPexels.com/Pixabay

Tidur larut dapat menurunkan dorongan tidur dan menyulitkanmu untuk tidur di malam berikutnya. Ketika sudah masuk waktu tidur, kamu akan merasa nggak ngantuk atau masih bertenaga lebih dari biasanya. Jadinya, kamu akan terjaga sampai larut malam. Ini dapat terjadi pada malam berikutnya dan berikutnya. Kamu pun akan kesusahan untuk mengembalikan pola tidurmu seperti semula.

Tidur lebih lama juga dapat mengurangi efisiensi tidur, yang bisa menimbulkan efek sama seperti kurang tidur. Tidur larut malam juga dapat mengurangi efisiensi tidur karena waktumu di atas kasur meningkat dan ritme sirkadian terganggu. 

Banyak penelitian menunjukkan kalau jadwal tidur dan bangun yang konsisten penting untuk menjaga ritme sirkadian teratur. Sebuah penelitian tahun 2017 menemukan kalau semakin konsisten pola tidurmu, semakin baik performa akademikmu. Semakin banyak tidur, semakin berkurang efisiensi tidurmu yang menyebabkanmu bangun siang.

3. Mengganggu konsentrasimu bekerja

Bahaya! Bangun Siang dapat Berdampak Buruk Bagi Kesehatan OtakPexels.com/Andrea Piacquadio

Tidur larut malam daripada biasanya nggak hanya memaksamu untuk tergesa-gesa menyiapkan diri bekerja. Situasi ini juga dapat mengganggu kemampuanmu untuk konsentrasi saat bekerja. 

Jika tidurmu terganggu beberapa kali dalam semalam, misalnya, performa otak nggak akan maksimal seperti biasanya, dengan penurunan kemampuan koginitif dan rentang perhatian. Bahkan, boleh jadi dapat memberi dampak buruk pada ingatan. Kamu jadi merasa pening sehingga mudah melakukan kesalahan kecil saat bekerja atau belajar pagi harinya.

Peneliti mengatakan jika bangun siang nggak akan memberi dampak yang begitu besar pada otak. Namun, tidur yang terganggu dapat menyebabkan masalah yang tumbuh seiring berjalannya waktu. Boleh jadi ada penumpukan protein amiloid dalam otak, yang berkaitan dengan gangguan Alzheimer. 

Jadi, meski tinggi godaannya untuk tidur dan bangun di jam yang berbeda setiap harinya, disarankan untuk tetap beristirahat dan aktif sesuai jadwal harian yang sudah kamu bentuk sebelumnya.

4. Cara membentuk pola tidur yang lebih baik

Bahaya! Bangun Siang dapat Berdampak Buruk Bagi Kesehatan OtakPexels.com/Andrea Piacquadio

Ada baiknya untuk bangun di waktu yang sama setiap harinya karena jika sudah mendapatkan rutinitas yang teratur dengan jumlah waktu tidur yang cukup, kamu akan merasa lebih berenergi sepanjang hari. 

Ritme sirkadian tubuh atau jam internalmu membantu memerintah tubuh ketika lelah dan bangun, serta itu dipandu oleh berbagai faktor lain seperti eksposur pada cahaya dan waktu makan. Ketika sudah memiliki ritme yang teratur, ini akan membantumu untuk mendapatkan tidur yang lebih mengistirahatkan dan mengembalikan tenagamu.

5. Hindari gangguan yang mengusik jadwal tidur

Bahaya! Bangun Siang dapat Berdampak Buruk Bagi Kesehatan OtakPexels.com/Mikoto.raw

Bagaimana caranya menjaga jadwal tidurmu? Usahakan untuk tidur dan bangun di jam yang sama, sekalipun itu di hari libur. Kurangi eksposur cahaya di malam hari, terutama blue light dari layar gawai. 

Kalau perlu, coba tidur lebih awal dari jam tidurmu dan tahan keinginan untuk tidur atau mengubah jadwal tidurmu. Dengan cara ini, kamu dapat membentuk dan menjaga pola tidur yang baik, serta menghindarkan otak dari dampak buruk akibat jam tidur yang berantakan.

Siapa yang merasa pola tidurnya terganggu selama work from home ini? Coba lakukan tips dalam artikel ini untuk mengembalikan waktu tidur seperti semula. Menjaga pola tidur yang baik dapat menjaga kesehatan tubuh, termasuk otakmu. 

Selain itu, kamu nggak akan merasa tergesa-gesa jika suatu saat peraturan kerja dari rumah ini telah selesai. Kamu dapat bangun pagi seperti biasa untuk berangkat kerja atau ke sekolah lagi dengan penuh semangat.

Baca Juga: Makanan yang Membuatmu Cepat Tidur

Baca Juga: 7 Tips Kamar Tidur Terlihat Lebih Luas

Baca Juga: Jangan Angap Sepele, Ini 7 Dampak Tidur dalam Keadaan Rambut Basah