Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Cara Menjaga Kesehatan Sendi Seiring Bertambahnya Usia

5 Cara Menjaga Kesehatan Sendi Seiring Bertambahnya Usia
pexels.com/MART PRODUCTION
Intinya Sih
  • Seiring bertambahnya usia, sendi mengalami perubahan alami yang dapat menyebabkan kekakuan dan nyeri, namun gaya hidup sehat mampu menekan risiko gangguan sendi.
  • Menjaga kesehatan sendi dilakukan dengan rutin berolahraga berdampak rendah, mempertahankan berat badan ideal, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang kaya protein, kalsium, dan omega-3.
  • Peregangan, latihan kekuatan otot, serta pencegahan cedera penting untuk menjaga fleksibilitas dan stabilitas sendi agar tetap nyaman bergerak di usia lanjut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Seiring bertambahnya usia, kesehatan sendi menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan.

Proses penuaan secara alami menyebabkan tulang rawan yang melapisi sendi mengalami perubahan, sementara massa otot dan kepadatan tulang perlahan menurun.

Akibatnya, sendi dapat terasa lebih kaku, nyeri, atau kurang fleksibel sehingga aktivitas sehari-hari pun menjadi kurang nyaman.

Meski demikian, berbagai penelitian menunjukkan bahwa risiko gangguan sendi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor usia, tetapi juga dapat ditekan melalui penerapan gaya hidup sehat yang dilakukan secara konsisten.

Popbela akan membagikan tips dan cara menjaga kesehatan sendi seiring bertambahnya usia dalam ulasan berikut ini. Yuk, simak!

1. Tetap aktif berolahraga

ilustrasi jalan kaki di taman kota
pexels.com/Nguyễn Viết Minh Lâm

Aktivitas fisik secara rutin membantu menjaga kelenturan sendi sekaligus memperkuat otot yang berfungsi menopangnya.

Saat tubuh bergerak, cairan sinovial di dalam sendi akan bersirkulasi lebih baik sehingga membantu mengurangi kekakuan dan menjaga tulang rawan tetap ternutrisi.

Pilih olahraga berdampak rendah (low-impact) seperti berjalan kaki, berenang, bersepeda, atau tai chi. Selain lebih ramah bagi persendian, jenis olahraga ini juga dapat meningkatkan keseimbangan dan mengurangi risiko jatuh pada usia lanjut.

Bagi orang dewasa, disarankan melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu disertai latihan penguatan otot minimal dua kali seminggu.

2. Jaga berat badan tetap ideal

ilustrasi berat badan
unsplash.com/i yunmai

Berat badan yang berlebih memberikan tekanan ekstra pada sendi, terutama lutut, pinggul, dan pergelangan kaki.

Semakin besar beban tubuh, semakin tinggi pula tekanan yang harus ditanggung sendi setiap kali berjalan, naik tangga, atau berdiri.

Menjaga berat badan tetap ideal dapat membantu mengurangi beban mekanis pada sendi sekaligus menurunkan risiko berkembangnya osteoartritis.

Caranya dapat dimulai dengan menerapkan pola makan seimbang dan tetap aktif bergerak setiap hari

3. Konsumsi makanan bernutrisi untuk sendi

wanita makan salad di kantor.
pexels.com/Kaboompics.com

Pola makan juga memegang peran penting dalam menjaga kesehatan sendi.

Pastikan tubuh mendapatkan asupan protein yang cukup untuk membantu mempertahankan massa otot, serta perbanyak konsumsi sayur, buah, biji-bijian utuh, dan ikan berlemak (seperti salmon atau sarden yang kaya akan asam lemak omega-3).

Di samping itu, penuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D agar kekuatan tulang yang menopang sendi tetap terjaga.

Kombinasi berbagai nutrisi tersebut tidak hanya membantu menjaga fungsi sendi, tetapi juga mendukung pengendalian peradangan dan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

4. Latih fleksibilitas dan kekuatan otot

Angkat beban
pexels.com/Andres

Sendi tidak bekerja sendiri. Otot, ligamen, dan tendon di sekitarnya memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan mengurangi tekanan pada persendian.

Oleh karena itu, luangkan waktu untuk melakukan peregangan secara rutin serta latihan kekuatan menggunakan beban ringan atau resistance band.

Otot yang lebih kuat akan membantu mendistribusikan beban tubuh dengan lebih baik sehingga sendi tidak bekerja terlalu keras.

Latihan fleksibilitas juga membantu mempertahankan rentang gerak dan mengurangi rasa kaku.

5. Hindari cedera dan jangan abaikan nyeri sendi

ilustrasi nyeri sendi (pexels.com/Towfiqu Barbuiya)
pexels.com/Towfiqu Barbuiya

Cedera pada sendi dapat meningkatkan risiko munculnya masalah persendian di kemudian hari. Oleh karena itu, gunakan teknik yang benar saat mengangkat beban, kenakan alas kaki yang sesuai, dan lakukan pemanasan sebelum berolahraga.

Apabila muncul nyeri, bengkak, atau kekakuan sendi yang berlangsung lama dan mengganggu aktivitas, jangan menundanya untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Penanganan sejak dini dapat membantu memperlambat perkembangan kerusakan sendi dan mempertahankan kualitas hidup.

Itu dia tips dan cara menjaga kesehatan sendi seiring bertambahnya usia. Dengan menerapkan kebiasaan sehat secara konsisten, fungsi sendi dapat tetap terjaga sehingga kamu bisa terus bergerak dengan nyaman, aktif, dan produktif.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More