Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Hair Tonic Digunakan Saat Rambut Basah atau Kering?

hair
Freepik.com

Hair tonic menjadi salah satu produk perawatan rambut yang kerap kali diaplikasikan untuk mendapatkan rambut yang tak hanya sehat dan ternutrisi, tetapi juga kuat sehingga tidak mudah rontok. Beberapa di antaranya juga menggunakan produk perawatan rambut satu ini untuk meminimalisir penipisan rambut.

Lantas, muncul pertanyaan, hair tonic digunakan saat rambut basah atau kering? Berbicara soal cara menggunakan hair tonic dengan benar, Popbela telah menyiapkan jawabannya untuk kamu berikut ini!

1. Hair tonic digunakan saat rambut lembap

hair
Freepik.com

Apabila kamu ingin mendapatkan hasil yang optimal, maka menggunakan hair tonic dalam keadaan rambut yang lembap bisa menjadi langkah yang tepat untuk kamu terapkan mulai saat ini ketika tengah merawat rambut dengan produk tersebut.

Menggunakan hair tonic dalam keadaan rambut lembap membuat penyerapan menjadi lebih baik. Sedangkan menggunakannya dalam keadaan rambut yang basah bisa membuat hair tonic yang kamu aplikasikan bercampur dengan air sehingga produk tidak terserap dengan sempurna.

Sehingga pertanyaan tentang hair tonic digunakan saat rambut basah atau kering kini sudah terjawab, ya, Bela.

2. Ideal diaplikasikan setelah keramas

keramas
Freepik.com

Penggunaan terbaik hair tonic agar hasilnya optimal adalah setelah keramas. Mengapa ini adalah waktu terbaik menggunakan hair tonic? Sebab, rambut dan kulit kepala dalam keadaan bersih dan kondisi tersebut mengoptimalkan manfaat yang diperoleh dari hair tonic itu sendiri.

Lantas, bagaimana keadaan rambut saat kamu ingin mengaplikasikan hair tonic setelah keramas? Pastikan rambut dalam kondisi lembap, bukan basah. Ini dilakukan agar hair tonic menyerap optimal ke dalam rambut dan kulit kepala.

3. Bukan diaplikasikan pada rambut yang basah

mandi
Freepik.com/gpointstudio

Hair tonic lebih baik diaplikasikan pada rambut yang lembap, bukan yang basah. Pasalnya, ketika kamu mengaplikasikan produk tersebut pada rambut yang basah, maka manfaatnya akan kurang efektif lantaran penyerapannya tidak optimal akibat rambut dan kulit kepala yang penuh dengan air.

Kulit kepala yang terlalu basah dan lembap berpotensi menciptakan kehadiran jamur dan bakteri. Apabila hair tonic digunakan ketika rambut basah, terutama jika mengandung alkohol, maka bisa menyebabkan rambut dan kulit kepala menjadi iritasi atau timbul ketombe.

4. Pijat kulit kepala saat mengaplikasikan hair tonic

ketombe
Freepik.com

Bukan hanya soal kondisi rambut saja yang menentukan efektivitas hair tonic pada kesehatan dan keindahan rambut, tetapi ini juga tentang bagaimana kamu mengaplikasikannya.

Saat mengaplikasikan hair tonic, pastikan untuk sambil memijat kulit kepala. Langkah ini dilakukan agar menstimulasi peredaran darah ke area folikel rambut. Ketika aliran darah di kulit kepala terasa lancar, maka rambut tak hanya tumbuh dengan sehat tapi rambut juga menjadi sehat, kuat, dan juga berkilau.

Pijat rambut selama satu hingga dua menit agar hair tonic menyerap optimal ke dalam rambut dan kulit kepala. Kamu juga bisa memaksimalkan tekanan pijatan dengan menggunakan ujung jari, bukan kuku.

5. Tak perlu membilas setelah menggunakan hair tonic

hair
Freepik.com

Biarkan hair tonic menyerap dengan optimal ke dalam rambut dan kulit kepala tanpa kamu perlu membilasnya. Sebab, ketika kamu membilasnya hair tonic tersebut tidak akan membawa manfaat untuk kesehatan serta keindahan rambut dan kulit kepala.

Sekarang pertanyaanmu tentang hair tonic digunakan saat rambut basah atau kering sudah terjawab, kan?

Share
Topics
Editorial Team
Michael Richards
Windari Subangkit
Michael Richards
EditorMichael Richards
Follow Us

Latest in Beauty

See More

Padel Berkebaya: Ruang Aman Perempuan untuk Terus Bergerak

23 Jan 2026, 15:05 WIBBeauty