Melihat orang terdekat sedang kesulitan biasanya membuat kita ingin membantu sebisa mungkin. Namun, membantu seseorang terus-menerus juga bisa menguras energi mental tanpa disadari.
Tak sedikit orang yang akhirnya merasa lelah secara emosional karena terlalu sering menjadi tempat curhat, pendengar, sekaligus penolong bagi orang lain. Kondisi ini dikenal sebagai tanda kelelahan empati atau compassion fatigue. Bukan berarti kamu tidak peduli lagi, tapi tubuh dan pikiranmu mulai kewalahan karena terus menyerap emosi negatif dari sekitar.
Kalau dibiarkan terus-menerus, hal ini memengaruhi kesehatan mental dan hubungan sosialmu. Nah, berikut beberapa tanda kelelahan empati yang sering muncul sebagai berikut.
