Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Review Film 'Shaka Oh Shaka', Kisah Cinta Idol & Fans yang Nggak Biasa
Instagram.com/shakaohshakafilm
  • Film 'Shaka Oh Shaka' garapan Dinna Jasanti menghadirkan kisah cinta antara idol dan penggemar dengan nuansa emosional, realistis, serta menggambarkan perjalanan waktu dan kehilangan selama 15 tahun.
  • Kiesha Alvaro dan Arla Ailani tampil natural membangun chemistry kuat, memperlihatkan dinamika hubungan yang tumbuh dari kekaguman hingga cinta yang diuji perbedaan latar belakang dan tekanan dunia hiburan.
  • Sinematografi film menonjol lewat tone warna hangat hingga dingin yang mendukung emosi cerita, sementara alur realistisnya menegaskan bahwa cinta tak selalu berakhir bahagia namun tetap bermakna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Film remaja dengan kisah cinta yang manis tapi juga realistis memang selalu punya tempat di hati penonton Indonesia. Kali ini, Starvision Plus menghadirkan Shaka Oh Shaka, sebuah drama romantis yang mengangkat hubungan idol dan penggemar dengan pendekatan yang lebih emosional serta dewasa.

Disutradarai oleh Dinna Jasanti, film ini nggak cuma menawarkan kisah cinta biasa, tetapi juga perjalanan panjang tentang waktu, mimpi, dan tentunya kehilangan. Popbela pun berkesempatan menonton langsung gala premiere film Shaka Oh Shaka di XXI Epicentrum pada 30 April 2026.

Jadi, buat kamu yang sudah berencana nonton di akhir pekan, mungkin review ini bisa jadi gambaran awal sebelum masuk ke bioskop. Simak yuk, review film Shaka Oh Shaka dari Popbela berikut ini!

Sinopsis Shaka Oh Shaka (2026)

Film Shaka Oh Shaka menceritakan sosok Ocel (Arla Ailani) yang merupakan mahasiswi sederhana yang mengagumi seorang penyanyi muda bernama Shaka (Kiesha Alvaro). Suatu hari, ia bertemu dengan Shaka di sebuah konser yang membuat hidupnya berubah. Kedekatan yang bermula dari kekaguman, berkembang jadi cinta yang saling menguatkan.

Namun, hubungan mereka diuji kenyataan hidup dan derasnya arus waktu. Selama 15 tahun, mereka tumbuh, jatuh, dan berusaha bangkit. Tapi, akankah keduanya tetap bertahan, atau justru berpisah menjadi pilihan yang lebih baik di tengah bertambahnya usia dan sulitnya tantangan hidup?

Shaka Oh Shaka
2026
4/5
Directed by Dinna Jasanti
ProducerChand Parwez Servia
WriterRino Sarjono, Jocelyn Suherman, Alim Studio
Age Rating13+
GenreDrama, Romansa, Komedi
Duration123 Minutes
Release Date7 Mei 2026
Theme-
Production HouseStarvision Plus
Where to WatchCinema 21, XXI, Cinepolis, CGV, Platinum Cineplex, NSC, Kota Cinema
CastKeisha Alvaro, Aria Ailani, Artika Sari Devi, Vira Yuniar, Teuku Rizky, Amel Carla, Joshua Suherman, Maisha Kanna, Leya Princy, Arie Nugroho, Adzana Ashel

Trailer Shaka Oh Shaka (2026)

Film Shaka Oh Shaka membuka cerita dengan tempo yang cukup ringan dan relatable, terutama buat kamu yang pernah jadi “penggemar garis keras” seorang idola. Pertemuan pertama antara Shaka dan Ocel dibangun dengan nuansa yang hangat, tanpa terasa dipaksakan. Chemistry antara Kiesha Alvaro dan Arla Ailani juga terasa natural, sehingga penonton bisa langsung terhubung dengan emosi yang mereka tampilkan sejak awal cerita.

Memasuki babak pertengahan, alur mulai berkembang lebih dalam dengan memperlihatkan dinamika hubungan yang nggak selalu mulus. Di sinilah kekuatan cerita mulai terasa. Film ini nggak hanya fokus pada romantisme, tapi juga memperlihatkan bagaimana perbedaan latar belakang dan tekanan dunia hiburan bisa memengaruhi hubungan.

Salah satu hal yang menarik adalah penggunaan time jump hingga 15 tahun. Perubahan fase hidup karakter digambarkan dengan cukup jelas, meski ada beberapa momen yang terasa kurang digali lebih dalam. Penonton diajak melihat bagaimana cinta bisa berubah bentuk seiring waktu, dari yang awalnya penuh euforia menjadi lebih realistis dan penuh pertimbangan.

Dari segi sinematografi, film ini punya visual yang cukup clean dan estetik khas drama romantis remaja. Penggunaan warna hangat di awal cerita lalu bergeser ke tone yang lebih dingin di fase konflik terasa mendukung emosi cerita. Perpindahan scene juga cenderung smooth, meskipun beberapa montage terasa terlalu cepat sehingga momen emosionalnya kurang maksimal.

Akting para pemain bisa dibilang jadi salah satu daya tarik utama. Kiesha Alvaro berhasil menampilkan sisi idol yang karismatik sekaligus rapuh, sementara Arla Ailani tampil cukup kuat sebagai Ocel yang berkembang dari sosok sederhana menjadi lebih dewasa. Interaksi keduanya terasa hidup, terutama di adegan-adegan emosional yang jadi highlight film ini.

Dari segi cerita, Shaka Oh Shaka sebenarnya membawa premis yang cukup umum, tapi dieksekusi dengan pendekatan yang lebih realistis. Film ini berani menunjukkan bahwa cinta tidak selalu berakhir bahagia, dan terkadang melepaskan adalah bentuk cinta itu sendiri. Namun, di beberapa bagian, konflik terasa sedikit repetitif dan bisa dipadatkan agar ritmenya lebih konsisten.

Secara keseluruhan, Shaka Oh Shaka adalah film yang cocok buat kamu yang suka drama romantis dengan sentuhan realita kehidupan. Nggak cuma soal cinta idol dan fans, tapi juga tentang perjalanan waktu, mimpi yang berubah, dan pilihan-pilihan sulit dalam hidup. Kalau kamu lagi cari tontonan yang ringan tapi tetap menyentuh, film ini layak masuk watchlist akhir pekanmu!

Editorial Team