Bagi kamu yang pernah merasakan patah hati, mungkin salah satu patah hati terparah dialami ketika baru putus dengan pacar. Apalagi putus di saat kamu lagi sayang-sayangnya ya.? Duh, belum apa-apa sudah merasa bakalan gagal move on. Tahukah kamu bahwa perasaan sedih setelah kehilangan itu merupakan hal yang wajar dialami. Untuk bisa bangkit dan ceria lagi, kamu butuh proses recovery. Dan ternyata, perasaan sedih setelah kehilangan itu merupakan suatu proses recovery yang terdiri dari 7 tahapan sampai akhirnya kamu bisa pulih dari rasa sedihmu. Jadi, agar bisa move on dengan baik, kamu bisa ikuti tips dari setiap tahapan berikut ini ya!
Pahami 7 Tahapan Setelah Putus Ini Agar Pulih Dari Kesedihan

1. Shock: “Apa yang terjadi?”
Ini adalah tahap pertama dimana tubuh dan pikiran kamu sedang beradaptasi pada satu pengalaman baru yang menyakitkan. Mungkin kamu akan mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan seperti sulit tidur atau nggak nafsu makan. Kamu pun sering bingung dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Kamu harus rileks Bela, supaya bisa menjernihkan pikiran dan menenangkan dirimu dulu ya.
2. Denial: “Nggak… ini nggak mungkin terjadi!”
Karena kamu baru saja beradaptasi dengan pengalaman baru yang menyakitkan, kamu pun merasa kalau hal ini nggak mungkin terjadi. Di tahap ini biasanya seseorang sedang sulit-sulitnya menerima kenyataan yang ada. Di sini kamu mulai stalking, menelpon, chat, dan hal lain yang biasa kamu lakukan ketika masih pacaran. Umumnya seseorang melakukan ini adalah untuk mengetahui kabar si dia. Lebih baik kamu curhat di buku harian kamu dan cerita dengan sahabatmu, agar kamu bisa berbagi tentang apa yang kamu rasakan. Namun kamu jangan berpura-pura bahagia, sebaliknya kamu harus menyadari apa yang kamu rasakan dan segera bangkit dari kesedihan.
3. Isolation: “Aku cuma ingin menyendiri.”
Ketika kamu mulai menyadari bahwa hubunganmu telah berakhir, akhirnya kamu pun mulai berpikiran tentang bayang-bayang masa lalu kemudian merasa kesepian. Inilah yang membuatmu akhirnya jadi seseorang yang menarik diri. Jangankan bersemangat untuk ke luar rumah, kamu malah enggan update di sosial media dan berinteraksi dengan orang lain. Sebetulnya kamu harus melakukan sesuatu, Bela. Cari aktivitas seru atau lakukan hobimu yang mungkin nggak bisa kamu lakukan selama pacaran. Yang penting kamu jangan mengasihani dirimu dengan membiarkan pikiran semacam “kayaknya nggak akan ada orang lain yang menyayangiku” menghantuimu terus-menerus.
4. Anger: “Aku benci sama kamu karena kamu udah nyakitin aku!”
Sekarang yang kamu rasakan bukan lagi rasa sedih, melainkan sudah berubah menjadi rasa marah. Kamu bukan hanya terhadap mantan pacar tetapi kadang juga terhadap dirimu sendiri. Di tahap ini biasanya seseorang bisa saja merobek atau membakar foto bersama mantan pacar, membanting barang, atau menghapus semua kontak sang mantan. Cukup rasakan atau tuliskan semua yang kamu rasakan, hanya kamulah yang bisa mengontrol emosimu. Jangan sampai kamu melampiaskan emosimu dengan cara yang negatif dan merugikan dirimu ataupun orang lain.
5. Bargaining: “Gimana caranya ya biar bisa balikan?”
Nah, di tahap ini kamu mulai kepikiran gimana biar bisa balikan lagi dengan sang mantan. Mulai dari berdoa sampai merasa bersalah karena kamu berpikir bahwa kamulah yang menjadi penyebab putusnya hubungan kalian. Bahkan seseorang yang berada di tahap ini bisa melakukan hal-hal ekstrem dan nggak banget kayak memohon-mohon sang mantan untuk balikan! Lebih baik buat daftar apa saja yang kamu cintai dari dirimu sendiri, apa rencanamu ke depan dan apa yang kamu inginkan untuk segera terwujud. Awa ya menulis ‘balikan sama mantan’ ke dalam wishlist!
6. Depression: “Aku nggak akan bisa sama dia lagi.”
Setelah apa yang diharapkan pada tahap sebelumnya tidak tercapai, maka akan muncul tahap ini. Pada tingkat yang parah, seseorang bisa saja merasakan kesedihan yang dalam. Di tahap ini, kamu bisa sampai mengalami depresi ringan bahkan sampai sakit. Duh! Bela, kamu harus lebih banyak bergaul nih sama orang-orang yang punya pikiran positif! Yang jelas jangan melakukan hal-hal yang merugikan dirimu, seperti minum-minuman alcohol berlebihan.
7. Acceptance: “Sekarang aku paham dan aku yakin akan lebih baik.”
Selamat! Tahap ini merupakan tahapan akhir, dimana kamu mulai merasa lebih baik dan perlahan-lahan bisa berpikir lebih jernih dan siap untuk move on. Di tahap ini pun kamu sudah bisa menerima keadaan dan nggak galau lagi, kamu pun bisa rayakan kebebasan dan kebahagiaanmu! Tapi kalau tiba-tiba galau lagi, itu normal kok, yang penting tetap positif ya, Bela!
photo credit: He's Just Not That Into You/New Line Cinema/www.imdb.com