Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Mengenal Otrovert, Tipe Kepribadian Baru antara Introvert & Ekstrovert

2147746319.jpg
Freepik.com/freepik
Intinya sih...
  • Otrovert adalah tipe kepribadian yang tidak sepenuhnya termasuk introvert maupun ekstrovert. Mereka hidup dengan caranya sendiri dan tidak terlalu bergantung pada interaksi sosial.
  • Otrovert berbeda dengan introvert yang menikmati waktu sendiri dan ekstrovert yang mendapatkan energi dari interaksi sosial. Mereka menjalani kehidupan sosial secara seimbang, terlibat saat terasa jujur dan bermakna, namun tetap berdiri mandiri.
  • Dalam hubungan, otrovert membawa suasana tenang dan stabil. Mereka tidak suka drama atau hubungan rumit, hangat dan peduli, serta membangun kedekatan yang dalam tapi tetap membutuhkan privasi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mungkin di antara kalian masih merasa asing dengan istilah kepribadian otrovert. Ya, selama ini yang diketahui adalah dua kepribadian, yaitu introvert dan ekstrovert. Lantas, apakah ini tipe kepribadian baru dalam dunia psikologi?

Melansir dari laman Free Jupiter, seorang psikiater Dr. Rami Kaminski mengatakan, ada satu tipe kepribadian lain yang jarang disorot. Tipe ini tidak benar-benar berada di salah satu sisi, karena pola hidup dan cara berinteraksinya berbeda dari keduanya. Kepribadian inilah yang kemudian disebut sebagai otrovert.

Nah, untuk mengetahui lebih dalam, yuk simak apa itu kepribadian otrovert hingga perbedaannya dengan introvert dan ekstrovert sebagai berikut.

Pengertian dari kepribadian otrovert

Ilustrasi wanita mandiri (pexels.com/Los Muertos Crew)
Ilustrasi wanita mandiri (pexels.com/Los Muertos Crew)

Otrovert adalah tipe kepribadian yang tidak sepenuhnya termasuk introvert maupun ekstrovert. Orang otrovert cenderung hidup dengan caranya sendiri dan tidak bergantung pada interaksi sosial untuk merasa nyaman atau bahagia.

Istilah otrovert berasal dari kata Spanyol yaitu otro, yang berarti “berbeda”. Sesuai namanya, kepribadian ini menggambarkan orang-orang yang berada di luar pola kepribadian umum. Mereka bisa saja hangat, ramah, dan menikmati percakapan yang dalam, tapi tidak terlalu tertarik untuk menjadi bagian dari kelompok atau mengikuti tren.

Teori ini dikembangkan oleh psikiater, Dr. Rami Kaminski, berdasarkan pengamatannya terhadap individu yang lebih digerakkan oleh pemikiran dan nilai pribadi, bukan oleh pengaruh sosial atau pola pikir kebanyakan orang.

Perbedaan otrovert dengan introvert dan ekstrovert

ilustrasi teman (unsplash.com/Richmond Fajardo)
ilustrasi teman (unsplash.com/Richmond Fajardo)

Introvert cenderung lebih menikmati waktu sendiri dan memusatkan energi ke dalam diri. Lingkungan sosial yang ramai atau interaksi dalam jumlah besar sering kali membuat mereka cepat lelah dan membutuhkan waktu untuk menyendiri kembali.

Berbeda dengan itu, ekstrovert justru mendapatkan energi dari interaksi sosial. Mereka merasa lebih hidup saat terhubung dengan banyak orang, berada dalam kelompok, atau terlibat dalam aktivitas sosial yang aktif.

Sementara itu, otrovert berada di posisi yang berbeda dari keduanya. Bersosialisasi tidak menguras energi mereka seperti pada introvert, tetapi juga tidak menjadi sumber semangat utama seperti pada ekstrovert. Otrovert menjalani kehidupan sosial secara seimbang, mereka akan terlibat saat terasa jujur dan bermakna, namun tetap berdiri mandiri dan digerakkan oleh kekuatan diri sendiri.

Otrovert dalam hubungan

ilustrasi pasangan (freepik.com/freepik)
ilustrasi pasangan (freepik.com/freepik)

Dalam hubungan, otrovert biasanya membawa suasana yang tenang dan stabil. Mereka tidak suka drama atau hubungan yang terlalu rumit, sehingga sering dianggap sebagai pasangan yang bisa diandalkan. Otrovert juga hangat dan peduli, serta mampu membangun kedekatan yang dalam, tapi tetap membutuhkan privasi.

Mereka paling nyaman dengan pasangan yang menghargai kemandirian dan tidak menuntut perhatian berlebihan. Bagi otrovert, kedekatan tidak harus selalu ditunjukkan lewat hal besar atau romantis berlebihan, melainkan lewat momen sederhana seperti ngobrol tenang dan saling hadir satu sama lain.

Kalau dalam pertemanan, otrovert sering jadi tempat curhat karena pandai mendengarkan, tidak menghakimi, dan memberi saran dengan tulus.

Otrovert dalam bekerja

pexels-rdne-8124393.jpg
Pexels.com/RDNE Stock project

Di lingkungan profesional, otrovert unggul dalam peran yang menuntut fokus, kemandirian, dan kreativitas. Mereka cenderung tidak larut dalam politik kantor atau pencarian popularitas, melainkan tetap berkomitmen pada pekerjaan itu sendiri. Otrovert biasanya tampil baik dalam:

  • Profesi kreatif seperti menulis, desain, atau riset yang menuntut orisinalitas.

  • Peran mandiri yang tetap membutuhkan kolaborasi sesekali.

  • Posisi pemecahan masalah yang membutuhkan sudut pandang berbeda.

Karena tidak bergantung pada pengakuan kelompok, otrovert mampu menyampaikan pandangan secara sopan dan objektif.

Otrovert dalam pengembangan diri

Young pretty caucasian woman sitting on armchair in designed living room holding cup (freepik.com/stockking)
Young pretty caucasian woman sitting on armchair in designed living room holding cup (freepik.com/stockking)

Bagi otrovert, kreativitas bukan hal sepele, tapi benar-benar tumbuh dari dalam diri. Mereka mendapatkan inspirasi dari proses berpikir dan perenungan pribadi, bukan dari keinginan mengikuti tren yang sedang populer. Pikiran mereka seperti ruang kerja pribadi, tempat ide-ide diolah perlahan hingga menjadi sesuatu yang terasa benar-benar milik sendiri.

Karena tidak terlalu membutuhkan pengakuan dari orang lain, hasil karya otrovert sering terasa jujur dan apa adanya. Bahkan dalam hobi sehari-hari, keunikan mereka terlihat, seperti berkebun dengan tanaman langka, memotret sudut kota yang jarang diperhatikan, atau menulis cerita dengan gaya yang tidak biasa.

Itulah pembahasan tentang apa itu kepribadian otrovert. Intinya, orang-orang otrovert adalah mereka yang cenderung mandiri, nyaman dengan diri sendiri, terbuka saat perlu, dan memiliki prinsip tegas dalam ritme hidupnya sendiri. Kalau kamu sering bingung antara introvert atau ekstrovert, bisa jadi kamu adalah seorang otrovert!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Windari Subangkit
EditorWindari Subangkit
Follow Us

Latest in Relationship

See More

5 Laki-Laki yang Pernah Dekat dengan Julia Prastini, Ada Jefri Nichol!

09 Jan 2026, 15:00 WIBRelationship