Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

7 Fakta Keluarga Martha Tilaar, Kisah Cinta Abadi dengan Sang Suami

5 min read
7 Fakta Keluarga Martha Tilaar, Kisah Cinta Abadi dengan Sang Suami
Instagram.com/marthatilaar_spa
  • Martha Tilaar lahir dari keluarga keturunan Tionghoa dan mulai mengenal dunia kecantikan melalui lingkungan keluarganya.

  • Martha menikah dengan H.A.R. Tilaar pada 1963 dan menjalani kehidupan bersama selama puluhan tahun.

  • Martha dan H.A.R. Tilaar memiliki empat anak, termasuk dua anak kandung dan dua anak angkat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kabar duka datang dari keluarga Martha Tilaar. Perempuan yang dikenal sebagai pendiri Martha Tilaar Group tersebut dikabarkan tutup usia pada Rabu (14-10-2026) di usia 89 tahun. Informasi ini pertama kali disampaikan melalui unggahan Instagram pribadi putra bungsunya, Kilala Tilaar. Kabar tersebut pun menjadi perhatian, mengingat Martha merupakan salah satu sosok penting dalam perkembangan industri kecantikan Indonesia.

Di balik perjalanan hidupnya, Martha juga memiliki kisah keluarga yang penuh perjuangan. Mulai dari pernikahannya dengan tokoh pendidikan H.A.R. Tilaar, penantian panjang untuk memiliki anak, hingga kehadiran empat anak yang menjadi bagian penting dalam hidupnya. Lantas, seperti apa fakta keluarga Martha Tilaar? Yuk, simak selengkapnya, Bela!

  1. 1. Lahir dari keluarga dengan latar belakang Tionghoa

    Martha Tilaar.png
    marthatilaargroup.com

    Martha Tilaar lahir dengan nama Martha Handana di Gombong, Jawa Tengah, pada 4 September 1937. Ia merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Keluarganya memiliki latar belakang keturunan Tionghoa yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sejak kecil.

    Ketertarikan Martha terhadap dunia kecantikan ternyata berawal dari lingkungan keluarganya. Sang ibu pernah menitipkannya untuk belajar merawat diri kepada ahli kecantikan tradisional bernama Titi Poerwosoenoe di Yogyakarta. Pengalaman tersebut kemudian menumbuhkan minat Martha terhadap dunia kecantikan yang kelak menjadi bagian besar dari kehidupannya.

  2. 2. Menikah dengan H.A.R. Tilaar pada 1963

    e8275b9b-5108-4618-95dc-f84f6abe2516.jpeg
    Instagram.com/martha_tilaar

    Kisah cinta Martha Tilaar dan Henry Alexis Rudolf Tilaar, atau yang akrab disapa H.A.R. Tilaar, bermula ketika keduanya berada di lingkungan IKIP Jakarta, yang kini dikenal sebagai Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Saat itu, Martha tengah menempuh pendidikan, sementara Alex merupakan dosennya.

    Keduanya kemudian menikah pada 1963 dan menjalani kehidupan bersama selama puluhan tahun. Sebagai seorang pendidik, Alex memiliki perjalanan karier di dunia pendidikan, sedangkan Martha mengembangkan minatnya di bidang kecantikan.

    Hubungan mereka juga melewati berbagai fase kehidupan, termasuk ketika Alex melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat dan Martha menyusulnya setahun kemudian. Di sana, Martha mulai mendalami ilmu kecantikan secara profesional. Perjalanan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan mereka sebagai pasangan.

  3. 3. Setia mendampingi suami hingga maut memisahkan

    5db92b868c9fb.png
    Instagram.com/martha_tilaar

    Pernikahan Martha dan H.A.R. Tilaar bertahan selama lebih dari lima dekade. Keduanya tidak hanya berbagi kehidupan sebagai pasangan, tetapi juga saling mendukung dalam perjalanan masing-masing. Alex dikenal sebagai tokoh pendidikan Indonesia, sementara Martha membangun usaha kecantikan yang berkembang menjadi sebuah grup bisnis.

    Namun, kebersamaan panjang itu berakhir ketika H.A.R. Tilaar meninggal dunia pada 30 Oktober 2019 di usia 87 tahun. Kabar kepergiannya kala itu disampaikan oleh keluarga dan mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk mereka yang mengenal Alex sebagai tokoh pendidikan nasional.

    Kepergian sang suami tentu menjadi kehilangan besar bagi Martha. Keduanya telah melewati puluhan tahun kehidupan bersama, membangun keluarga, dan menyaksikan pertumbuhan anak-anak mereka.

  4. 4. Sempat berjuang selama bertahun-tahun untuk memiliki anak

    SaveClip.App_624829265_18389882128195101_1310491516357831510_n.jpg
    Instagram.com/wulan_tilaar

    Salah satu kisah personal Martha yang cukup dikenal adalah perjuangannya untuk memiliki keturunan. Setelah bertahun-tahun menikah tanpa dikaruniai anak, ia sempat mendapat diagnosis dari dokter bahwa dirinya sulit untuk hamil.

    Meski demikian, Martha tidak menyerah. Ia mencoba berbagai cara, termasuk mengonsumsi jamu tradisional racikan neneknya, Pranoto Liem atau Mak Oco. Setelah melalui penantian panjang, Martha akhirnya mengandung dan melahirkan anak pertamanya, Wulan Maharani Tilaar, di usianya yang menginjak 42 tahun.

    Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam kisah hidup Martha. Resep jamu tradisional yang dikaitkan dengan perjalanan kehamilannya juga kemudian menginspirasi produk Kaplet Wulandari.

  5. 5. Memiliki empat anak, dua di antaranya anak angkat

    SaveClip.App_641696338_18568352698000195_1244323463607526396_n.jpg
    Instagram.com/wulan_tilaar

    Martha Tilaar dan H.A.R. Tilaar memiliki empat anak, yakni Wulan Maharani Tilaar, Bryan David Emil Tilaar, Pinkan Engelien Tilaar, dan Kilala Esra Tilaar. Keluarga mereka terdiri dari dua anak kandung dan dua anak angkat.

    Wulan dan Kilala merupakan anak kandung Martha dan Alex, sedangkan Bryan dan Pinkan adalah anak angkat mereka. Keempatnya tumbuh menjadi bagian dari keluarga besar Tilaar yang turut memiliki peran dalam perjalanan kehidupan keluarga maupun bisnis yang dibangun Martha.

    Salah satu yang cukup dikenal publik adalah Wulan Maharani Tilaar, yang terlibat dalam pengelolaan Martha Tilaar Group. Sementara itu, Kilala Esra Tilaar merupakan putra bungsu Martha yang juga beberapa kali membagikan momen bersama keluarganya di media sosial.

  6. 6. Anak pertama Martha lahir setelah penantian panjang

    SaveClip.App_624322514_18110118022729542_533326629327661241_n.jpg
    Instagram.com/wulan_tilaar

    Kehadiran Wulan Maharani Tilaar menjadi momen yang sangat berarti bagi Martha dan Alex. Setelah bertahun-tahun menantikan keturunan, kelahiran Wulan membawa kebahagiaan tersendiri bagi pasangan tersebut.

    Pengalaman Martha dalam menggunakan ramuan tradisional juga memiliki cerita tersendiri dalam keluarga mereka. Resep jamu dari sang nenek, Mak Oco, kemudian diabadikan melalui produk Kaplet Wulandari, yang namanya terinspirasi dari Wulan.

  7. 7. Keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya

    SaveClip.App_619258294_18099677215853245_4403867586136783798_n.jpg
    Instagram.com/wulan_tilaar

    Di balik kesibukannya membangun bisnis, Martha juga menjalani peran sebagai istri dan ibu bagi keempat anaknya. Perjalanan keluarganya memperlihatkan berbagai fase kehidupan, mulai dari perjuangan memiliki anak hingga kehilangan pasangan yang telah menemaninya selama puluhan tahun.

    Martha dan Alex juga meninggalkan warisan keluarga yang tidak hanya berkaitan dengan kehidupan pribadi, tetapi turut bersinggungan dengan dunia pendidikan dan industri kecantikan Indonesia. Setelah Alex berpulang pada 2019, kenangan tentang kebersamaan mereka tetap menjadi bagian dari kisah keluarga Tilaar.

    Itulah fakta keluarga Martha Tilaar yang baru saja tutup usia. Turut berduka cita untuk keluarga yang ditinggalkan, kami doakan penghiburan dan kekuatan selalu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More