Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi sejak beberapa hari terakhir. Kabar tersebut pun dengan cepat menyebar di media sosial, mulai dari video aktivitas erupsi, kondisi abu vulkanik, hingga berbagai informasi mengenai dampaknya. Situasi ini membuat masyarakat tak hanya memperhatikan kondisi fisik dan keselamatan, tetapi juga kondisi psikologis yang mungkin ikut terdampak.
Bagi sebagian orang, melihat pemberitaan mengenai bencana secara terus-menerus dapat memunculkan rasa takut dan cemas, bahkan ketika berada jauh dari lokasi kejadian. Keinginan untuk terus mengetahui perkembangan terbaru juga terkadang membuat kita tanpa sadar melakukan doomscrolling dan semakin sulit mengalihkan perhatian dari situasi tersebut.
