Saat lagi hectic, pikiran jadi penuh dan bikin kehilangan koneksi dengan diri sendiri. Baik tubuh, mental maupun emosi jadi nggak bersemangat bahkan sulit menikmati hal-hal kecil. Nah, ini waktunya untuk ambil jeda sebentar menyegarkan pikiran. Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah refleksi.
Kegiatan ini mungkin sering disepelekan, tapi sebenarnya bisa jadi cara sederhana untuk mengembalikan napas di tengah sibuknya hidup. Saat berkunjung ke kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Pusur, New Rivermoon, Klaten, Jawa Tengah, dan berdiskusi dengan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro X (Kanjeng Gusti Bhre), ia berbagi bahwa dengan refleksi, kamu bisa merasa adem baik di hati maupun pikiran.
“Adem itu dimulai dari dalam, melalui refleksi untuk melihat kekurangan dan kelebihan diri kita. Dari sanalah muncul keselarasan antara hati dan pikiran, sebuah bentuk mindfulness agar kita lebih jernih dalam mengambil langkah dan keputusan,” ujar Kanjeng Gusti.
Jeda kecil bisa jadi momen untuk menenangkan isi kepala, supaya hati dan pikiran bisa kembali selaras. Dan mungkin, dari situ juga bisa muncul kesadaran untuk menjaga diri sendiri bahkan lebih peduli dengan lingkungan di sekitar.
Refleksi diri nggak harus rumit. Bisa dimulai dari duduk tenang, journaling sebelum tidur, atau sekadar bertanya ke diri sendiri, seperti “Aku sebenarnya lagi capek karena apa?”, “Hal apa yang aku syukuri selama beberapa hari ini?”, atau “Apa yang aku butuhkan sekarang?”