Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Pelajaran Cinta dari Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati di Momen HYROX
instagram.com/ibnujamilo
  • Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati ikut kompetisi kebugaran HYROX bukan untuk menang, tapi untuk menciptakan kenangan romantis lewat olahraga bareng sebagai bentuk quality time mereka.
  • Mereka menunjukkan pentingnya saling pengertian, berbagi tugas, serta bertumbuh bersama dalam hubungan, layaknya kerja tim saat menghadapi tantangan di arena HYROX.
  • Ibnu mengajak pasangan lain untuk saling melibatkan diri dalam dunia masing-masing karena garis finish hanya sementara, namun memori dan kebersamaan akan selalu abadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ajang kompetisi kebugaran HYROX, menjadi sorotan hangat sejak akhir pekan kemarin. Banyak artis Tanah Air yang ikut dalam kompetisi tersebut baik bersama pasangannya atau didukung oleh pasangannya. Salah satu kisah romantis datang dari pasangan artis Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati.

Dalam unggahan di media sosialnya, Ibnu Jamil bercerita alasannya memilih Mix Double HYROX bersama sang istri. Ternyata dibanding ingin mencapai kemenangan dengan target tertentu, ia justru ingin membuat memori bersama istrinya. Kisah mereka pun viral dan menyentuh hati banyak orang. Berikut beberapa pelajaran cinta dari momen romantis Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati saat ikut HYROX. 

1. Quality time romantis bisa dengan olahraga bareng

instagram.com/ibnujamilo

Ada banyak hal yang bisa dilakukan buat quality time. Nah, Ibnu dan Ririn memilih untuk olahraga bareng sebagai momen quality time mereka. Mulai dari latihan bareng sampai akhirnya race bareng keduanya selalu ada di sisi satu sama lain. Bahkan dalam foto-foto yang dibagikan, mereka selalu bergandengan tangan. Kadang momen paling romantis justru bukan dinner date, tapi saat sama-sama ngos-ngosan, saling menyemangati, dan finish bareng.

2. Saling pengertian dan berbagi tugas

instagram.com/ibnujamilo

Olahraga ternyata punya banyak manfaat dalam hubungan, lho, tak terkecuali HYROX. Ibnu Jamil dan Ririn memilih sebagai Mix Double HYROX. Di sana, kerja tim mereka diuji. Saat latihan, mereka jadi kenal kapasitas satu sama lain, saling pengertian dan berbagi tugas. 

Misalnya, saat di station Wall Balls, Ibnu mengambil 90 repetisi dan memberikan 10 repetisi lainnya ke sang istri, karena ia tahu kemampuan istrinya. Di olahraga seperti HYROX, pasangan nggak selalu menyelamatkan, tapi menjaga ritme satu sama lain. Sama seperti hubungan, kadang yang dibutuhkan bukan solusi, tapi kehadiran yang bikin langkah terasa lebih ringan.

3. Coba hal baru sekaligus membuat kenangan

instagram.com/ibnujamilo

Kadang sebuah kompetisi itu dipenuhi dengan ambisi untuk meraih kemenangan atau tujuan tertentu, tapi buat Ibnu Jamil, race HYROX kali ini lebih dari sekedar itu. Saat memiliki sang istri menjadi partner-nya, ia tak bertujuan untuk podium atau mengejar waktu, tapi untuk membuat kenangan bersama. 

HYROX adalah hal baru buat mereka, tapi saat hal baru itu dilakukan secara bersama-sama akan terasa lebih bermakna dan spesial. Ada momen indah yang tercipta, yang kelak bisa saling dikenang di masa tua. Mereka sama-sama mencoba sesuatu yang menantang. Dalam hubungan, penting punya ruang untuk berkembang bersama, bukan cuma stuck di zona nyaman saja.

“Aku sengaja memilih partner yang lebih lambat!!! Padahal kalau mau cari cepat dan kuat aku bisa pilih orang lain. HYROX adalah olahraga baru buat kami. Aku tạhu dia belum terlalu kuat mendorong sled belum terbiasa dengan wall ball belum percaya diri di beberapa station. 

Tapi ternyata, aku tidak sedang mencari partner lomba. Aku sedang membangun kenangan dengan orang yang akan menemaniku seumur hidup. Aku ingin suatu hari nanti dia bisa bilang ‘ingat nggak waktu kita latihan HYROX sampai capek, sampai ketawa, sampai hampir menyerah,” tulis Ibnu Jamil.

4. Bukan jadi yang terbaik tapi bertumbuh bersama

instagram.com/ibnujamilo

Ada hal lain lagi yang juga dibagikan Ibnu Jamil yang bisa menjadi pelajaran cinta buat para followers-nya. Buat aktor berusia 45 tahun ini, bertumbuh bersama adalah bentuk dari hubungan yang sehat. Pasangan itu nggak selalu harus jadi yang terbaik, tapi bagaimana mau sama-sama bertumbuh, saling membangun, dan saling berkembang. 

Melihat satu sama lain berjuang, disiplin, dan berjuang untuk mencapai batas kemampuannya bisa bikin rasa kagum makin besar. Kadang cinta bertahan bukan karena chemistry saja, tapi karena terus ada alasan baru untuk mengagumi satu sama lain.

“Karena bagiku finish bersama istri jauh lebih berharga daripada finish lebih cepat dengan orang lain dan mungkin itulah arti sebuah pasangan. Bukan selalu menjadi yang terbaik tapi selalu memilih untuk bertumbuh bersama,” lanjut bintang Affliction itu.

5. Libatkan pasangan dalam setiap bagian hidupmu

instagram.com/ibnujamilo

Ibnu Jamil juga berpesan pada para suami di luar sana, untuk mengajak istrinya masuk ke dunianya. Ini berarti melibatkan atau mengajak pasangan untuk saling kenal dengan dunia masing-masing. Setiap orang punya “dunia” sendiri, entah itu hobi, passion, mimpi, atau rutinitas. Hubungan itu nggak cuma tentang berbagi rumah atau waktu, tapi juga berbagi bagian paling personal dari diri kita. Dengan mengenal dunia masing-masing dan saling melibatkan, keintiman kalian akan bertumbuh. 

“Para suami apapun kalian punya hobi sesekali ajak istri masuk ke duniamu bukan supaya dia sehebat kamu, tapi supaya suatu hari nanti kenangan terbaikmu selalu ada dia di dalamnya,” katanya.

Ini juga bukan tentang punya hobi yang sama, tapi tentang mau hadir di hal-hal yang penting bagi pasangan. Mengajak pasangan ikut bukan berarti menuntut dia untuk punya level, kemampuan, atau passion yang sama persis. Dia nggak perlu “nyambung” sepenuhnya sama kamu, tapi bagaimana buat saling mengerti. Cinta yang sehat memberi ruang untuk belajar, bukan pressure untuk menyamai.

Kehadiran pasangan di setiap fase kehidupan, baik yang sulit atau senang adalah sebuah kenangan yang tak akan terlupakan. Oleh karena itu, biarlah semuanya menjadi sebuah cerita perjalanan cinta yang indah buat kalian. Pengalaman nggak selalu tentang hasil akhirnya, tapi siapa yang setia bersama saat menjalaninya.

6. Garis finish cuma sementara, tapi memori itu selamanya

instagram.com/ibnujamilo

Dalam konteks HYROX, garis finish adalah simbol target hidup. Di sana ada kemenangan atau achievement yang menampilkan pride seseorang. Tapi, euforia bisa selesai, trofi-nya bisa disimpan, dan target baru akan datang lagi. Sementara yang masih berbekas adalah perjalanan dalam mencapai itu semua. Seperti yang ditulis oleh Ibnu, "Karena pada akhirnya, the finish line is temporary, the memories are forever."

Semua lelah, mental yang down sampai akhirnya bangkit lagi, tangis, hingga kata-kata semangat dari pasangan, jadi bagian hidup yang tak terlupakan. Ini menjadi pengingat bahwa hubungan yang kuat bukan tentang selalu melakukan hal yang sama, tapi tentang bersedia masuk ke dunia satu sama lain agar hidup terasa lebih penuh, dan kenangan terasa lebih utuh.

Itulah beberapa pelajaran cinta dari momen romantis Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati mengikuti kompetisi HYROX kemarin. Related?

Editorial Team

Related Article