6 Fakta Keluarga Finn Wolfhard, Penuh dengan Kesenian!

- Finn Wolfhard lahir di Vancouver, Kanada dari keturunan Prancis, Jerman, dan Yahudi.
- Seorang anak kedua dari dua bersaudara dengan kakak bernama Nick Wolfhard yang juga berkarier di dunia hiburan.
- Finn dan Nick pernah bekerja sama dalam film pendek Aftermath dan sempat berencana kolaborasi dalam proyek animasi New-Gen.
Buat kalian para pencinta film horor dan thriller, nama Finn Wolfhard tentu sudah tidak asing di telinga. Yup, aktor remaja kelahiran Kanada ini jadi idola banyak remaja, baik di Amerika maupun Indonesia. Popularitasnya makin melejit sejak ia memerankan karakter Mike Wheeler di serial fenomenal, Stranger Things.
Meski usianya masih sangat muda, Finn sudah terlibat di berbagai proyek besar dan mencuri perhatian berkat bakat aktingnya. Karena kariernya yang cepat melesat, nggak heran kalau banyak orang ikut penasaran dengan latar belakang keluarganya.
Berikut Popbela sudah merangkum beberapa fakta keluarga Finn Wolfhard. Yuk, simak selengkapnya!
1. Lahir dari berbagai macam keturunan

Finn Wolfhard lahir di Vancouver, Kanada pada 23 Desember 2002 dari pasangan, Eric Wolfhard dan Mary Jolivet. Dari sisi keturunan, keluarganya memiliki darah campuran Prancis, Jerman, dan Yahudi. Kombinasi ini tidak hanya memperkaya latar budaya Finn, tapi juga membentuk identitas unik yang dibawa sejak kecil.
Kini, keluarganya diketahui masih tinggal di Vancouver, kota tempat Finn lahir dan tumbuh besar. Lingkungan yang tenang dan mendukung membuat Finn bisa menjalani masa kecil yang normal, bahkan ketika ia mulai memasuki dunia hiburan di usia belia.
2. Anak kedua dari dua bersaudara

Dalam keluarga kecilnya, Finn adalah anak bungsu dari dua bersaudara. Ia memiliki seorang kakak bernama Nick Wolfhard yang ternyata juga berkarier di dunia hiburan. Bedanya, Nick lebih fokus sebagai aktor suara yangtelah membintangi berbagai proyek animasi.
Salah satu karya Nick yang cukup mencuri perhatian adalah perannya di serial animasi Netflix, The Last Kids on Earth. Meski berbeda jalur, keduanya saling mendukung dalam karier masing-masing. Finn bahkan sering menyebut Nick sebagai salah satu orang yang memberinya semangat saat dirinya mulai meniti karier akting.
3. Pernah satu proyek dengan sang kakak

Hubungan Finn dan Nick bukan hanya dekat sebagai saudara, tapi juga pernah terjalin lewat kerja profesional. Pada 2013, mereka bekerja sama dalam film pendek berjudul Aftermath. Proyek itu menjadi salah satu momen awal yang memperlihatkan kecocokan keduanya saat berada di depan kamera.
Finn dan Nick juga sempat berencana kembali berkolaborasi dalam proyek animasi New-Gen, sebuah serial fiksi ilmiah yang menampilkan suara mereka berdua. Walaupun fokus karier masing-masing kini makin padat, mereka tetap terbuka untuk bekerja sama jika ada kesempatan baru.
4. Ayah Finn seorang peneliti

Eric Wolfhard, ayah Finn, memiliki latar belakang profesi yang cukup unik dibandingkan keluarga selebritas pada umumnya. Ia adalah seorang peneliti klaim tanah masyarakat adat di Kanada. Berdasarkan profil profesionalnya, Eric merupakan salah satu pendiri VLW Research yang fokus pada penelitian ekstraktif, perjanjian, hingga litigasi mengenai isu perbatasan dan tanah adat.
Dalam penelitiannya, Eric banyak terlibat dalam pengkajian hak kepemilikan penduduk asli, kompensasi tanah yang disita secara ilegal, dan berbagai isu penting lainnya. Menariknya lagi, sebelum menjadi peneliti, Eric sempat menjalani karier sebagai pengacara. Hal ini pernah disampaikan langsung oleh Finn dalam wawancara dengan Coup de Main pada 2017.
5. Ayahnya juga terjun ke dunia hiburan

Selain menekuni dunia hukum dan penelitian, Eric ternyata punya jiwa seni yang kuat. Ia pernah menjadi penulis skenario bahkan dikontrak oleh agensi Gersch yang berbasis di Los Angeles. Ketertarikannya pada dunia film tampaknya juga diturunkan kepada kedua putranya. Pada 2020, Finn dan Eric sempat bekerja sama membuat film pendek bertajuk Night Shifts, sebuah komedi-horor yang mereka tulis dan sutradarai bersama. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa bakat kreatif memang sudah menjadi bagian dari keluarga Wolfhard.
6. Darah seni dari sang ibu

Ibu Finn, Mary Jolivet juga punya peran besar dalam membentuk minat seni anak-anaknya. Melansir The New York Times, Finn dikatakan pernah menyebut bahwa sang ibu dulunya adalah seorang seniman sebelum kemudian memutuskan untuk berfokus menjadi ibu rumah tangga. Mary dikenal sebagai sosok yang hangat dan mendukung penuh kreativitas anak-anaknya.
Mary juga berperan besar dalam selera musik Finn. Ia sering memutar album klasik di mobil saat Finn masih kecil. Bahkan, ia adalah orang yang pertama kali mengenalkan Finn pada musik The Beatles ketika sang aktor baru berusia enam tahun. Pengaruh Mary ini akhirnya berkembang menjadi kecintaan Finn pada musik, sampai ia membentuk band sendiri di kemudian hari.
Itulah keenam fakta keluarga Finn Wolfhard yang penuh dengan kreativitas dan dukungan yang hangat. Nggak heran kalau Finn tumbuh jadi aktor muda yang berbakat dan rendah hati, ya.



















