Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

6 Cara Menolak Perjodohan dengan Elegan tanpa Menyakiti Hati Orang Tua

6 Cara Menolak Perjodohan dengan Elegan tanpa Menyakiti Hati Orang Tua
ilustrasi perjodohan (pexels.com/Melike B)
Intinya Sih
  • Artikel ini membahas enam cara elegan untuk menolak perjodohan tanpa menyakiti hati orang tua, dengan fokus pada komunikasi yang jujur dan penuh rasa hormat.
  • Pembaca diajak menyampaikan alasan penolakan secara sopan, menunjukkan bahasa tubuh santun, serta mengutarakan ketidaksiapan diri bila belum siap menikah.
  • Ditekankan pentingnya memberi apresiasi atas niat baik orang tua dan menjelaskan keinginan pribadi terkait kriteria pasangan yang sesuai dengan nilai serta tujuan hidup sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setiap orang tua tentu berharap bahwa anaknya bisa menemukan jodoh terbaik. Tak jarang, banyak orang tua yang memilih untuk menjodohkan anaknya, karena merasa pilihan mereka tepat untuk sang anak. 

Namun, jika kamu salah satu yang berusaha dijodohkan orang tua, boleh jadi kamu merasa nggak sreg dengan sosok yang dipilih oleh mereka. Alhasil, kamu perlu mencari cara menolak perjodohan dengan elegan, agar orang tua tidak memaksakan kehendak mereka, dan kamu pun dapat memilih pasangan yang sesuai dengan kriteriamu.

Untuk itulah, dalam artikel kali ini, Popbela akan bagikan 6 cara menolak perjodohan dengan elegan tanpa menyakiti hati orang tua yang bisa kamu coba. Yuk, gulir terus artikelnya sampai habis!

1. Ungkapkan alasan secara jujur

ilustrasi bicara jujur dengan ibu (freepik.com/freepik)
ilustrasi bicara jujur dengan ibu (freepik.com/freepik)

Saat hendak menolak perjodohan, kamu mesti mengungkapkan alasannya secara jujur dan terbuka, Bela. Sebab, dengan keterbukaan maka orang tua bisa memahamimu dengan lebih baik dan harapannya bisa mengerti posisimu. Contohnya, kamu merasa belum siap untuk menikah, atau kurang cocok dengan calon yang disiapkan.

2. Gunakan bahasa yang sopan

ilustrasi bicara dengan orang tua (freepik.com/freepik)
ilustrasi bicara dengan orang tua (freepik.com/freepik)

Menyampaikan penolakan terkait perjodohan tentu mesti dilakukan secara jelas dan to the point. Namun, pastikan bahwa kamu tetap menggunakan bahasa yang sopan, ya. Karena, orang tua tentu lebih mudah mencerna dan kemungkinan mau menerima alasan yang diberikan kalau kamu bertutur kata yang baik.

Misalnya, kamu bisa katakan seperti, “Ayah dan ibu, aku paham dengan niat baik yang ayah dan ibu lakukan untukku, tapi sejujurnya aku merasa tidak cocok dengan sosok tersebut.”

3. Tunjukkan bahasa tubuh yang santun

ilustrasi perempuan berbicara (freepik.com/freepik)
ilustrasi perempuan berbicara (freepik.com/freepik)

Selain menggunakan kata-kata yang sopan dan mudah diterima oleh orang tua, kamu juga mesti memperhatikan gestur tubuhmu. Yes, pastikan agar kamu menunjukkan bahasa tubuh yang santun, semisal dengan tidak melipat kedua tangan saat berbicara, melakukan kontak mata yang lembut dengan orang tua, maupun memposisikan tubuh ke arah orang tua.

4. Utarakan mengenai ketidaksiapan diri

ilustrasi bicara dengan ibu (freepik.com/freepik)
ilustrasi bicara dengan ibu (freepik.com/freepik)

Cara menolak perjodohan secara elegan selanjutnya yakni dengan mengutarakan mengenai ketidaksiapan dirimu. Yup, apabila kamu merasa kurang siap untuk menikah, kamu bisa sampaikan sebagai alasan untuk tidak menerima perjodohan. 

Misalnya, kamu merasa masih mempunyai ilmu yang minimal mengenai pernikahan, atau masih ingin mengejar cita-cita yang dimiliki. Ketika kamu menjelaskan seputar hal ini kepada kedua orang tuamu, ada kemungkinan bagi mereka untuk menerima respons yang kamu beri secara lebih terbuka.

5. Sampaikan apresiasi kepada orang tua

ilustrasi bicara dengan ibu (freepik.com/freepik)
ilustrasi bicara dengan ibu (freepik.com/freepik)

Selain menggunakan kalimat yang santun dan menjelaskan secara jujur tentang alasan penolakan, jangan lupa untuk turut menyampaikan rasa terima kasihmu kepada orang tua, ya. Ini menunjukkan bahwa kamu menghargai upaya orang tua untuk mempertemukanmu dengan sosok yang dianggap sesuai untukmu. Pemberian apresiasi juga diharapkan bisa melembutkan hati orang tua yang mungkin bersikukuh untuk menjodohkanmu.

Beberapa contohnya seperti, “Aku sangat bersyukur dan berterima kasih atas niat baik ayah dan ibu, tapi sejujurnya aku kurang merasa sreg dengan sosoknya,” atau “Terima kasih, ya ayah dan ibu karena senantiasa berupaya untuk membahagiakanku. Tapi, aku merasa belum siap untuk menikah.”

6. Sampaikan keinginan pribadi

ilustrasi bicara dengan ibu (freepik.com/teksomolika)
ilustrasi bicara dengan ibu (freepik.com/teksomolika)

Terakhir, kamu dapat mengutarakan keinginan pribadimu mengenai sosok jodoh terbaik. Kamu bisa ungkapkan standar yang kamu tetapkan untuk seseorang yang hendak meminangmu, yang mungkin tidak sesuai dengan sosok pilihan kedua orang tuamu. 

Kamu juga dapat menjelaskan mengapa sosok tersebut kurang cocok menurutmu, jika sebelumnya kamu telah memberikan waktu untuk mengenalnya dengan lebih jauh. Misalnya, punya perbedaan nilai hidup, maupun memiliki karakter yang kurang kompatibel di antara satu sama lain.

Dengan mengikuti cara menolak perjodohan dengan elegan di atas, semoga orang tuamu bisa mengerti dan menghargai pilihan yang kamu tetapkan ya, Bela.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Windari Subangkit
EditorWindari Subangkit
Follow Us

Latest in Relationship

See More