Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Kumpulan Puisi tentang Rindu yang Membuat Hati Meleleh, So Sweet!

Kumpulan Puisi tentang Rindu yang Membuat Hati Meleleh, So Sweet!
Unsplash.com/Freestocks.org
Share Article

Ketika berada jauh dari orang tersayang, wajar rasanya ketika kita mulai merasakan rindu kepadanya. Salah satu cara untuk melepas rindu ialah dengan saling bertemu. Namun, nggak selamanya kita bisa bertemu dengan orang tersayang, apalagi jika kita terpisah jarak yang jauh dari si dia. Apakah kamu berada di posisi seperti ini?

Eits, tapi kamu nggak perlu sedih, Bela. Cobalah ungkapkan perasaan kangenmu lewat kumpulan puisi rindu yang sudah Popbela siapkan berikut ini.

Unsplash.com/Anthony Tran
Unsplash.com/Anthony Tran
  1. Salam

    Salam-salam kukirimkan dari sudut kota, 
    Untukmu, pria berwajah dingin namun menghangatkan 
    Aku titip salam untuk mamamu, 
    Agar mengingatkanmu makan teratur 
    Dan jangan terlalu larut dalam perkemahan 
    Nanti kamu rindu aku, 
    Senja di penghujung hari 
    Jaga dirimu baik-baik.

    —Farah Alk.

  2. Masa yang Ditetapkan

    Masa seolah-olah telah berakhir, 
    Aku tahu akhirnya, 
    Aku duduk pada masa yang telah dilalui, 
    Melaluinya dengan merindui masa yang sudah berlalu, 
    Untuk menghargainya berjumpa dengan orang yang paling aku sayang, 
    Akan merinduinya di persimpangan masa saat jalan sendirian.

    —Zainab Baudin

    Unsplash.com/Yoann Boyer
    Unsplash.com/Yoann Boyer
  3. Rindu Bukan Milikmu Saja

    Rindu bukan milikmu saja 
    Pejamlah, lihat yang lesat dari mataku 
    Mencerabut denyut hati tanpa permisi 
    Menarik kata dari puisi 
    Hampir-hampir kehilangan arti 
    Dalam ketidakrelaan ketiadaanm

    Membilang detik-detik hampa 
    Mengukur waktu kian berdebu 
    Masih dengan rindu yang sama 
    Setiap yang kutemui merupa dirimu 
    Impian utuh memanggil dari jauh 
    Melambai tanpa angin labuh 
    Tersangkut di ujung doa

    —Praminto Nugroho

  4. Kerinduan

    Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus 
    Yang berlahan menyelusuri malam yang syahdu 
    Dan kuberharap kau merasakan rinduku

    —Tri Astuti

    Unsplash.com/Zeynep Emecikli
    Unsplash.com/Zeynep Emecikli
  5. Menunggu Pulang

    Pulanglah sayang 
    Hati yang mencintamu menunggumu 
    Bagaimana harus kujelaskan rasanya terbelenggu rindu

    Jangan tersesat sayang 
    Cinta akan membawamu pulang 
    Tidaklah hatimu merasa sendirian 
    Selalu ada rindu bersamamu

    Hari-hari tanpamu 
    Separuh aku lepas 
    Memburumu kian kemari 
    Hingga negeri-negeri jauh 
    Beri aku kabar indah dari bukit-bukit Luzern 
    Atau burung-burung kota Milan yang menghampirimu 
    Rindu kita akan terus bersanding

    —Praminto Nugroho

    Unsplash.com/Chad Madden
    Unsplash.com/Chad Madden
  6. Percakapan Malam

    Hujan yang mengguyur sesaat, 
    Menyisakan genangan dalam keheningan 
    Duduk di depan serambi depan, 
    Katanya memecah kesunyian.

    Tapi biarlah sunyi, 
    Biarlah kujaga malam ini. 
    Aku ingin sendiri, 
    Menuliskanmu seperti ini. 
    Mengusir rindu yang menghujani hati 
    Meski di luar hujan telah terhenti.

    Sudahlah, hujan seperti takdir, 
    Tak mungkin kembali ke langit lagi. 
    Dan aku terdiam 

    —Danny Faldy

  7. Rindu

    Hari sudah berganti lagi 
    Mendungku masih seperti kemarin 
    Seperti saat kau tinggal aku sendiri 
    Tanpa kata pisah kasih 
    Kurindu langit cerah 
    Burung-burung terbang di antaranya 
    Lalu kita menyaksikan 
    Di bawah pohon cinta berakar kepolosan 
    Sayang hari-hari baru membawa kita 
    Dewasa dalam kenaifan dunia 
    Tak lagi kulihat ketulusan 
    Hanya alasan-alasan nafsu saja 
    Kau dan aku tak lagi kita

    —Irham Handin

    Unsplash.com/Liana Mikah
    Unsplash.com/Liana Mikah
  8. Tak Pernah Usai

    Padamu selalu ada kerinduan 
    Yang menyisa pada sepenggal senja 
    Dan aku mulai gelisah 
    Tersebab tak ingin malam cepat menyapa

    Padamu selalu ada khayalan 
    Di saat aku meraba bayangmu 
    Hingga aku kehilangan 
    Sebelum dapat memelukmu

    Padamu selalu ada cerita 
    Ketika jemari saling bertaut 
    Dan hati saling menyanjung 
    Padamu tak pernah ada kata usai 

    —Danny Faldy

    Itulah kumpulan puisi rindu yang bisa mengungkapkan perasaanmu saat ini. Lalu, mana yang jadi favoritmu, Bela?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More