Digital abuse atau kekerasan digital merupakan salah satu bentuk kekerasan di mana pelakunya menggunakan teknologi untuk memantau, hingga mengancam korban dengan tujuan pelecehan dan kontrol. Tindakan satu ini bisa melibatkan telepon, aplikasi sosial media, ataupun alat komunikasi digital lainnya.
Sering kali, kekerasan digital sulit untuk dikenali pada awalnya. Terlebih dalam hubungan romantis, digital abuse umum dilakukan dengan alasan untuk selalu terhubung, maupun membina rasa percaya. Namun apabila dibiarkan, lama-kelamaan pola ini bisa menjadi sangat berbahaya.
Agar kamu bisa mengetahui cirinya, berikut Popbela bagikan 6 tanda digital abuse dalam hubungan yang patut diwaspadai, melansir laman Gabby Petito Foundation.
