Walau menjadi orang dengan black cat energy tampaknya keren, tapi ada beberapa hal yang mungkin bisa menghambat dalam kehidupan bersosial, khususnya dalam menjalin hubungan asmara. Punya black cat energy sering membuat seseorang terlihat cool dan nggak butuh siapa-siapa. Tapi kadang, ini disalahartikan bahwa mereka menganggap ketidakpedulian itu sebagai bentuk kalau mereka kuat.
Padahal, justru berani nunjukin perasaan dan terbuka itu juga tanda kalau kamu kuat. Memasang ‘tembok’ yang tinggi, malah membuatmu jadi susah dekat dengan orang lain. Selain itu, punya standar dan batasan itu bagus. Tapi, kalau malah jadi self-centered, semua harus sesuai sama maumu, hubungan bisa jadi nggak sehat. Hubungan yang baik itu bukan soal siapa yang paling dominan, tapi bagaimana dua orang bisa saling menyesuaikan.
Orang dengan black cat energy umumnya sering menghindari momen yang terlalu terbuka atau emosional. Biasanya ini karena mereka ingin tetap merasa aman dan pegang kendali. Padahal, kalau nggak pernah mau vulnerable, hubungan jadi terasa jauh dan nggak dalam.
Menahan diri untuk mengungkapkan perasaan bisa membuat orang jadi salah paham. Misalnya, kamu sama dia sama-sama suka, tapi karena kamu cuek saja, dia jadi bingung dan berpikir kamu nggak suka sama dia, padahal perasaanmu sebaliknya.
Terlihat misterius itu memang menarik. Tapi kalau terlalu tertutup, orang lain malah bingung dan nggak tahu kamu yang sebenarnya. Alih-alih terlihat percaya diri, kamu bisa dianggap nggak punya kontrol emosi yang baik.