Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapan Harus Memberi Space Setelah Bertengkar? Ini Penjelasannya
Pexels.com/RDNE Stock Project
  • Tidak ada durasi baku untuk memberi space setelah bertengkar: konflik ringan bisa beberapa jam, sementara pertengkaran emosional dapat membutuhkan 1–2 hari.

  • Jeda diperlukan saat emosi masih tinggi, pasangan belum siap bicara, atau kalian sama-sama perlu memahami perasaan dan mengevaluasi solusi.

  • Pembicaraan sebaiknya dilanjutkan ketika situasi lebih tenang dan waktunya tepat, diawali obrolan ringan agar konflik dibahas tanpa emosi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bertengkar dengan pasangan memang bisa membuat suasana hubungan terasa canggung. Setelah emosi mulai mereda, mungkin muncul keinginan untuk langsung menyelesaikan masalah. Namun, tidak semua konflik harus dibicarakan saat itu juga. Adakalanya kamu dan pasangan memang perlu waktu untuk menenangkan diri terlebih dahulu.

Lantas, kapan harus memberi space setelah bertengkar? Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum kamu memutuskan untuk kembali mengajak pasangan berbicara lagi. Yuk, simak penjelasannya!

Berapa lama harus memberi space setelah bertengkar?

ilustrasi pasangan sedang bertengkar (pexels.com/cottonbro studio)

Tidak ada aturan pasti mengenai berapa lama kamu harus memberi space setelah bertengkar. Konflik ringan mungkin hanya membutuhkan beberapa jam, sedangkan pertengkaran yang lebih emosional bisa memerlukan waktu 1–2 hari.

Namun, durasi tersebut bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Kondisi kamu dan pasangan setelah bertengkar juga penting untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk kembali berkomunikasi. Beberapa situasi berikut bisa menjadi pertimbangannya.

1. Saat sedang emosional

ilustrasi bertengkar dengan pasangan (freepik.com/freepik)

Kalau pertengkaran berlangsung sangat intens hingga kamu atau pasangan mengucapkan kalimat yang menyakitkan, sebaiknya jangan melanjutkan perdebatan.

Dalam situasi seperti ini, memberi space selama 1–2 hari bisa membantu masing-masing pihak menenangkan pikiran dan merenungkan apa yang sebenarnya terjadi. Setelah suasana lebih tenang, kamu bisa kembali menghubungi pasangan dan mulai berbicara lagi secara perlahan.

2. Saat pasangan masih terlihat marah

Pasangan sedang bertengkar di jalan.(Pexels.com/Keira Burton)

Memberi space juga penting ketika pasangan masih menunjukkan emosi yang kuat setelah pertengkaran. Jika kamu terus memaksanya berbicara saat dia belum siap, pembicaraan justru berisiko berubah menjadi pertengkaran baru.

Berikan waktu sampai emosinya lebih stabil. Setelah itu, kamu bisa mengajaknya berbicara dengan cara yang lebih tenang dan tidak langsung menyudutkan.

3. Saat kalian sama-sama butuh waktu untuk berpikir

ilustrasi pasangan bertengkar (pexels.com/RDNE Stock project)

Terkadang, space bukan berarti menjauh atau mengabaikan pasangan. Kamu dan dia mungkin hanya membutuhkan waktu untuk memahami perasaan masing-masing.

Daripada terus memikirkan siapa yang paling benar, gunakan jeda tersebut untuk mengevaluasi masalah dan memikirkan solusi yang bisa membuat hubungan menjadi lebih baik.

4. Saat situasi tidak tepat

ilustrasi orang bertengkar (reepik.com/author/cookie studio)

Membahas konflik ketika pasangan sedang bekerja, terburu-buru, atau memiliki banyak hal yang harus dipikirkan bukan situasi yang tepat. Kondisi tersebut dapat membuat pembicaraan semakin sulit dan memicu emosi kembali.

Tunggu sampai pasangan sedang lebih santai dan punya waktu untuk berdiskusi. Dengan begitu, kalian bisa membicarakan masalah tanpa merasa dikejar-kejar keadaan.

5. Suasana mulai lebih tenang

ilustrasi ngobrol santai (Pexels.com/cottonbro studio)

Space tidak harus selalu berlangsung berhari-hari. Kalau setelah beberapa waktu kamu dan pasangan sudah terlihat lebih tenang, itu bisa menjadi tanda bahwa kalian mulai siap untuk kembali berkomunikasi.

Kamu bisa memulainya dengan obrolan ringan atau menunjukkan perhatian kecil. Setelah suasana terasa nyaman, barulah perlahan membahas konflik yang sebelumnya terjadi.

Memberi space setelah bertengkar bukan berarti menghindari masalah, melainkan memberi waktu agar suasana kembali tenang. Dengan jeda yang tepat, kamu dan pasangan bisa kembali membicarakan masalah tanpa terbawa emosi.

Editorial Team

Related Article