Pexels/ Gera Cejas + hubungan give and take yang sehat
Hal yang perlu dipahami dari love language adalah biasanya seseorang cenderung memberi dengan cara yang sama seperti kita ingin menerimanya. Kita berharap pasangan mencintai kita dengan cara yang sama seperti kita mencintai mereka. Namun, hal ini dapat menciptakan harapan yang tidak realistis dan pada akhirnya membuat kita merasa tidak puas atau tidak terpenuhi kebutuhannya.
Kita perlu menyadari dan memahami bahwa cara kita mengekspresikan cinta bisa berbeda dengan cara pasangan mengekspresikannya. Untuk itu, kita perlu menemukan keseimbangan yang tepat dalam hal memberi dan menerima sesuai dengan cara masing-masing.
Jika pasangan menunjukkan kasih sayang melalui pelukan, ciuman, dan genggaman tangan, kemungkinan besar love language-nya adalah physical touch. Mereka mungkin berharap kamu membalasnya dengan gestur hangat dan penuh kasih serupa.
Sering kali tanpa sadar kita melimpahkan kebutuhan yang belum terpenuhi kepada pasangan, serta membebankan harapan atau rasa bersalah kita sendiri kepada mereka. Kita cenderung bereaksi berdasarkan narasi dan emosi pribadi daripada melihat upaya tulus pasangan yang sedang mengekspresikan kasih sayang dengan cara mereka sendiri yang khas.