ilustrasi pacaran pada cuffing season (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Beberapa orang tertarik untuk mencari hubungan romantis selama cuffing season karena berbagai alasan. Menurut terapis seks bersertifikat, Holy Richmond, Ph.D., LMFT, CST, hal ini dapat disebabkan oleh alasan emosional, maupun fisik, Bela. Holy menyebut, dari segi emosional para jomblo bisa merasa kesepian dalam musim liburan yang bertepatan dengan musim dingin.
Pernyataan Holy pun didukung oleh beberapa penelitian yang menyebut bahwa orang-orang secara umum tidak hanya cenderung merasa kesepian ketika cuaca dingin, melainkan juga lebih rentan dengan gangguan afektif musiman dan depresi, yang membuat mereka mencari kenyamanan dan koneksi dari orang lain.
"Sisi emosionalnya adalah ketika liburan, di mana orang-orang pulang ke keluarga mereka, beberapa orang lajang bisa merasa kesepian atau berbeda atau sedih karena tidak mempunyai pasangan," jelas Holy.
Sementara dari segi fisik, Holy mengatakan bahwa beberapa orang berusaha mendapatkan rasa kehangatan yang sesungguhnya dengan menemukan pasangan di musim cuffing.
"Sisi fisiknya, menurut saya, lebih merupakan bagian dari biologi evolusioner. Kita adalah hewan berkelompok, dan di bulan-bulan musim dingin, kita harus menghabiskan waktu bersama secara harfiah untuk mendapatkan kehangatan." Terangnya.