Film Ratatouille (2007) berhasil meraih skor mengagumkan sebesar 96% di Rotten Tomatoes karena keberanian Pixar menyajikan ide absurd menjadi sebuah masterpiece yang menyentuh, hangat, dan sangat memikat secara visual. Di bawah arahan sutradara Brad Bird, film ini memikat para kritikus lewat narasi yang mendalam tentang passion, ketabahan melampaui batasan sosial, serta surat cinta untuk dunia kuliner yang digambarkan dengan animasi memanjakan mata. Didukung oleh musik latar yang menawan, humor yang pas, dan pesan moral yang kuat bahwa "siapa pun bisa memasak", film ini sukses menyentuh hati penonton dari segala usia sekaligus menghadirkan salah satu adegan klimaks paling emosional dan ikonik dalam sejarah animasi.
Cerita berfokus pada Remy, seekor tikus muda di Paris yang memiliki indra penciuman luar biasa dan cita rasa kuliner yang sangat tinggi. Berbeda dengan kelompoknya yang puas memakan sampah, Remy bermimpi besar untuk menjadi seorang koki hebat seperti idolanya, mendiang Auguste Gusteau. Takdir membawanya ke dapur restoran terkenal milik Gusteau, di mana ia bertemu dengan Linguini, seorang pemuda pembersih dapur yang canggung dan tidak bisa memasak.
Keduanya kemudian membentuk kerja sama rahasia yang unik: Remy bersembunyi di balik topi koki Linguini dan mengendalikannya seperti helikopter dengan menarik rambutnya untuk menciptakan masakan-masakan lezat. Namun, saat kesuksesan mulai menghampiri dan restoran tersebut menarik perhatian krtikus kuliner paling ditakuti di Paris, Anton Ego, rahasia di balik koki jenius ini terancam terbongkar.