Bagi sebagian orang, sahur seringkali terasa terburu-buru. Mata masih berat, waktu terbatas, dan porsi masakan kadang tidak habis. Akhirnya, makanan sisa sahur dibiarkan begitu saja di meja dapur hingga siang hari. Padahal, cara menyimpan makanan setelah sahur sangat menentukan kualitas dan keamanannya saat ingin dikonsumsi kembali.
Selama Ramadan, tubuh berpuasa lebih dari 12 jam. Sistem pencernaan yang kosong lebih sensitif terhadap makanan yang sudah terkontaminasi bakteri. Oleh karena itu, memahami cara menyimpan makanan sisa sahur dengan benar menjadi hal yang penting agar tetap aman, higienis, dan tetap lezat saat dipanaskan kembali.
Yuk, simak panduan lengkap yang bisa langsung kamu terapkan di rumah!
