Terinspirasi dari penggunaan “RE:” yang familiar dalam subject email, RE:WORK memainkan makna “regarding work” sekaligus gagasan untuk melihat kembali dan mengolah ulang wardrobe footwear sesuai cara perempuan bekerja dan menjalani kesehariannya saat ini.
Jika fashion biasanya dimulai dari pertanyaan sederhana seperti “Apakah terlihat bagus?” atau “Apakah sedang tren?”, RE:WORK mengajak melihat footwear dari perspektif yang lebih luas.
Bagaimana rasanya ketika dipakai? Apakah bisa mengikuti kebutuhan sepanjang hari? Apakah tetap relevan ketika dikenakan untuk berbagai aktivitas dan kesempatan?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi bagian dari pendekatan VIVAIA dalam merancang koleksi FW26. Siluet yang familiar seperti loafers, clogs, sneakerinas, slingbacks, heels, hingga boots dihadirkan kembali melalui proporsi, material, tekstur, dan pilihan warna yang lebih modern.
Menurut Alan Buanne, tantangan dalam menciptakan footwear adalah menemukan keseimbangan antara sesuatu yang membuat pemakainya terlihat menarik dan sepatu yang benar-benar ingin digunakan setiap hari.
“Menurut saya, selalu ada keseimbangan yang perlu dijaga. Pada dasarnya, sudah jelas sekali setiap orang ingin tampil menarik. Namun, bagi VIVAIA hal itu tidak selalu berarti sekadar mengejar tren. Kami berkomitmen pada kreativitas dan menjadikannya sebagai inti dari merek ini. Kami juga berupaya menghadirkan kenyamanan pada sepatu kami. Hal itulah yang juga menjadi kunci kesuksesan kami saat ini, serta menjadi fokus utama kami dalam memperhatikan setiap detail,” ujar Alan.
Karena itu, VIVAIA tetap mempertahankan aspek kenyamanan sebagai salah satu elemen penting. Di sisi lain, Alan juga menjelaskan tentang karakter sebuah footwear justru dapat dibangun melalui detail-detail yang mungkin terlihat sederhana. Mulai dari eksperimen material, bentuk toe, tekstur, hingga warna menjadi bagian dari proses kreatif untuk menemukan titik temu antara estetika dan kenyamanan.
“Kami juga melakukan penyempurnaan, uji coba, dan inovasi material, serta mencoba bentuk ujung sepatu yang baru—singkatnya, bereksperimen. Kami berupaya menemukan keseimbangan antara kenyamanan dan pembuatan sepatu berkualitas tinggi, sembari mencari tekstur, warna, dan aksesori yang menarik,” jelasnya.