Berbicara soal tenun, perhatian pun tertuju pada motif, warna, atau proses pembuatannya yang begitu detail. Namun, ada sosok yang membuat tradisi tersebut terus hidup dari generasi ke generasi, yaitu para perempuan penenun yang menghabiskan waktu dan ketekunannya di balik setiap helai kain.
Di tangan mereka, menenun menjadi bagian dari pengetahuan yang diwariskan turun-temurun. Setiap kain membawa cerita tentang tempat asal, tradisi, serta kehidupan masyarakat yang menjaganya.
Semangat untuk merawat cerita tersebut hadir melalui UMARATU Foundation. Berdiri di bawah naungan Oscar Lawalata Culture, UMARATU diperkenalkan sebagai sebuah ruang yang berfokus pada pelestarian budaya dan keberlanjutan kehidupan para penenun.
Mengambil tema "Rumah Ibu Bumi", UMARATU resmi diluncurkan dalam sebuah perayaan di The Dharmawangsa Jakarta pada 3 September 2026, bertepatan dengan momentum Hari Tenun Nasional. Kehadirannya sekaligus menjadi penanda 25 tahun perjalanan Oscar Lawalata Culture dalam mendalami dan merawat wastra Indonesia.
