Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

SAPTO DJOJOKARTIKO Perkenalkan Koleksi Fall/Winter 2026 Bertajuk The Quiet Strength

SAPTO DJOJOKARTIKO Perkenalkan Koleksi Fall/Winter 2026 Bertajuk The Quiet Strength
dok. SAPTO DJOJOKARTIKO
Intinya Sih
  • SAPTO DJOJOKARTIKO memperkenalkan koleksi Fall/Winter 2026, The Quiet Strength, yang mengangkat kepercayaan diri melalui siluet memanjang, volume skulptural, dan detail lembut tanpa kesan berlebihan.
  • Koleksi ini menghadirkan #SAPTOJOPattern Jeumpa dan painterly plaid embroidery, berdampingan dengan hand-beaded Kawung, bordir Yayi, serta interpretasi Songket sebagai bagian konstruksi busana.
  • Palet warna bertekstur dan proses riset hingga pengerjaan atelier menegaskan perpaduan kriya Indonesia, keterampilan perajin, serta desain kontemporer dalam setiap rancangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

SAPTO DJOJOKARTIKO resmi memperkenalkan koleksi Fall/Winter 2026 bertajuk The Quiet Strength.

Mengusung gagasan tentang kepercayaan diri yang tidak perlu mencari perhatian, koleksi ini menempatkan siluet, tekstil, dan permukaan material sebagai elemen yang memiliki peran sama penting dalam membentuk karakter setiap rancangan.

Koleksi ini menghadirkan perpaduan antara proporsi yang memanjang dan volume yang bersifat skulptural dengan pendekatan yang tenang.

Tailoring dirancang memanjang melampaui bentuk tubuh sebelum kembali mengikuti siluet, sementara detail seperti peplum, flounce, dan struktur yang lebih lembut menghadirkan ritme tanpa kesan berlebihan.

Hasilnya adalah siluet yang terasa mantap tanpa terlihat kaku maupun terlalu lembut.

dok. SAPTO DJOJOKARTIKO
dok. SAPTO DJOJOKARTIKO
dok. SAPTO DJOJOKARTIKO
dok. SAPTO DJOJOKARTIKO

Fall/Winter 2026 juga menandai hadirnya #SAPTOJOPattern Jeumpa dan painterly plaid embroidery sebagai bagian dari eksplorasi tekstil yang terus dikembangkan oleh maison.

Keduanya melengkapi berbagai teknik yang telah menjadi bagian dari identitas SAPTO DJOJOKARTIKO, seperti hand-beaded Kawung, bordir Yayi, serta interpretasi baru terhadap Songket.

Seluruh teknik tersebut tidak diposisikan sebagai ornamen semata, melainkan menjadi bagian dari konstruksi busana itu sendiri.

Palet warna yang digunakan mencakup Lava, Clay, Oyster, Slate, Bijou, Herb, Malaga, Armadillo, Plum, Nero, serta sentuhan Aurum.

Alih-alih menciptakan kontras yang kuat, pilihan warna tersebut membangun atmosfer yang memberi ruang bagi tekstur material dan bentuk busana untuk tampil lebih menonjol.

dok. SAPTO DJOJOKARTIKO
dok. SAPTO DJOJOKARTIKO

Melalui koleksi ini, SAPTO DJOJOKARTIKO kembali menegaskan ketertarikannya pada tradisi kriya Indonesia. Setiap koleksi diawali dengan proses riset, pengembangan sketsa, dan eksperimen material sebelum memasuki tahap pengerjaan di atelier.

Di sana, setiap tekstil dikembangkan seiring dengan siluet yang akan dikenakannya, sehingga setiap keputusan desain memiliki tujuan dalam keseluruhan rancangan, bukan sekadar sebagai elemen dekoratif.

The Quiet Strength turut mencerminkan keyakinan SAPTO DJOJOKARTIKO bahwa sebuah desain yang bertahan lama dibangun melalui kesabaran, konsistensi, serta keterampilan tangan para perajin.

Setiap busana menjadi wujud dari proses tersebut, memadukan craftsmanship Indonesia dengan sudut pandang desain yang kontemporer.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More