Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
5 Perbedaan Niqab dan Khimar, Jangan Sampai Tertukar!
pinterest.com

  • Niqab berasal dari masa Jahiliyah dan berkembang sebagai simbol kesopanan. Sementara khimar berasal dari kata Arab yang berarti "penutup kepala" dan berkembang di Madinah.

  • Niqab menutupi wajah kecuali mata, leher, dan dada. Khimar hanya menutupi kepala, leher, dan dada tanpa menutupi wajah.

  • Niqab memiliki desain sederhana dengan kain yang tidak terlalu panjang. Sedangkan khimar lebih panjang dan lebar serta bisa dipadukan dengan berbagai jenis pakaian Islami lainnya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Istilah niqab dan khimar pasti sudah sering kamu dengar, apalagi saat membicarakan busana muslimah. Dua item fashion ini memang tidak lepas dari busana perempuan muslim. Namun, beberapa orang di antara kamu mungkin masih bingung membedakan niqab dan khimar karena sama-sama berkaitan dengan penutup aurat.

Padahal, niqab dan khimar cukup berbeda, lho. Lantas, apa saja perbedaan niqab dan khimar? Berikut Popbela beri tahu lima perbedaannya agar kamu tidak tertukar lagi mana yang niqab ataupun khimar. Simak baik-baik, ya.

1. Sejarah Niqab vs Khimar

pinterest.com

Niqab merupakan salah satu bentuk busana yang telah digunakan oleh sebagian perempuan sejak masa Jahiliyah. Jenis pakaian ini terus berlanjut hingga masa Islam tiba. Pada masa Nabi Muhammad saw, penggunaan niqab tidak dipermasalahkan, namun juga tidak sampai diwajibkan, dianjurkan, ataupun disunahkan.

Pada saat itu, pemakaian niqab awalnya terkait dengan norma sosial dan budaya untuk menjaga kehormatan perempuan di ruang publik. Seiring waktu, niqab menjadi simbol kesopanan dan privasi yang tetap dipilih oleh sebagian perempuan Muslim di berbagai negara.

Sementara itu, khimar memiliki sejarah yang beda, Bela. Kata "khimar" sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti "penutup kepala". Pada masa Rasulullah saw, khimar memiliki dua bentuk, yaitu khimar polos (sadzij) dan khimar yang dicelup dengan pewarna maupun minyak (mashbugh). Dalam salah satu hadis disebutkan bahwa Aisyah pernah mengenakan khimar yang dicelup dengan za‘faran atau saffron.

Awalnya, khimar dipakai oleh perempuan muslim di Madinah dan sekitarnya sebagai penutup kepala dan dada yang praktis. Tradisi penggunaan khimar ini kemudian berkembang ke berbagai wilayah, termasuk Asia Tenggara dan Mesir.

2. Bentuk Niqab vs Khimar

pinterest.com

Perbedaan niqab dan khimar yang paling mencolok bisa dilihat dari bentuk dan bagian tubuh yang ditutupi, Bela. Niqab merupakan kain panjang yang menutupi kepala dan hampir seluruh bagian wajah, kecuali mata. Niqab ini cukup panjang untuk menutupi bagian leher, muka, dan dada perempuan.

Bahkan, kini ada beberapa model niqab yang punya lapisan tambahan untuk menutupi area mata demi memberikan tingkat privasi lebih tinggi. Sementara itu, khimar adalah kerudung panjang yang menutupi kepala, leher, dan dada, tetapi wajah tetap dibiarkan terbuka. Dengan kata lain, khimar tidak menutupi wajah sama sekali.

3. Ukuran Niqab vs Khimar

pinterest.com

Secara umum, niqab punya desain yang lebih sederhana dan lurus. Jenis pakaian ini biasanya menutupi wajah dan leher dengan kain yang tidak terlalu panjang di bagian tubuh. Beberapa niqab modern justru dipadukan dengan gamis untuk menutupi tubuh sepenuhnya.

Di sisi lain, khimar biasanya lebih panjang dan lebar. Panjang khimar sendiri bervariasi, di mana ukurannya bisa mencapai pinggang atau bahkan lutut, tergantung modelnya. Menariknya lagi, model khimar bisa dikatakan lebih fleksibel karena cocok dipakai dengan berbagai jenis pakaian Islami lainnya.

4. Tujuan Pemakaian Niqab vs Khimar

pinterest.com

Tujuan niqab dan khimar memang sama-sama menutupi aurat, Bela. Namun, niqab difokuskan untuk menutupi wajah agar identitas perempuan lebih terlindungi. Model ini sering dipilih oleh mereka yang ingin lebih privasi saat berada di tempat umum.

Sebaliknya, khimar lebih berfungsi sebagai penutup kepala dan dada. Selain itu, perempuan yang mengenakan khimar tetap menunjukkan wajahnya. Oleh karena itu, khimar cocok digunakan sehari-hari, baik untuk kegiatan di rumah maupun luar rumah.

5. Variasi Warna Niqab vs Khimar dalam Fashion Muslimah

pinterest.com

Terakhir, perbedaan niqab dan khimar terletak pada variasi warnanya. Niqab umumnya hadir dalam warna-warna yang gelap. Warna gelap seperti hitam dianggap warna yang sopan karena tidak mencolok dan menarik perhatian laki-laki.

Sementara khimar menawarkan lebih banyak pilihan warna dan motif. Banyak perempuan muslimah memilih khimar dengan warna lembut untuk menyesuaikan dengan pakaian sehari-hari. Hal ini menjadikan khimar lebih variatif dan bisa dipadukan dengan berbagai gaya busana Islami modern.

Itu dia perbedaan niqab dan khimar yang perlu kamu tahu. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

FAQ seputar perbedaan niqab dan khimar

Apa perbedaan utama niqab dan khimar?

Perbedaan utamanya ada pada bagian wajah yang ditutupi. Niqab menutup wajah, sedangkan khimar tidak.

Apakah niqab dan khimar memiliki dasar yang sama dalam Islam?

Keduanya berkaitan dengan konsep menutup aurat, namun niqab memiliki perbedaan pendapat ulama mengenai kewajibannya. sedangkan khimar lebih umum diterima sebagai bagian dari busana Muslimah.

Apakah perempuan wajib memakai niqab?

Sebagian ulama mewajibkan, sebagian menganggap sunah, dan sebagian lainnya tidak mewajibkan.

Editorial Team