Naomi Osaka punya cara sendiri untuk membuat kedatangannya di US Open kembali jadi sorotan. Kali ini, Osaka membawa nama salah satu ikon basket favoritnya, Allen Iverson, lewat sebuah look yang eksperimental dengan inspirasi olahraga, fashion, dan sedikit sentuhan nostalgia.
Untuk penampilan tersebut, Osaka mengenakan outfit custom dengan perpaduan antara gaya basket dan high fashion. Ia tampil dengan robe abu-abu lengkap dengan hoodie, kemudian memperlihatkan rok putih tulle berukuran besar di baliknya. Detail yang membuat outfit ini semakin personal adalah potongan-potongan berita tentang perjalanan karier Osaka yang ditempatkan pada bagian robe.
Inspirasi Allen Iverson terlihat semakin jelas lewat styling-nya. Rambut Naomi Osaka ditata dalam cornrows dan dipadukan dengan headband serta detail pada lengannya, yang mengingatkan pada gaya khas Iverson saat bermain untuk Philadelphia 76ers. Iverson memang dikenal sebagai salah satu atlet yang punya pengaruh besar terhadap fashion olahraga.
Bagi Naomi, Iverson dilihat sebagai sosok yang berani menjadi dirinya sendiri dan tidak takut membawa gaya personal ke dalam dunia olahraga profesional. Keduanya sama-sama menunjukkan bahwa menjadi atlet tidak berarti harus meninggalkan karakter personal di luar lapangan.
Penampilan Naomi Osaka di Grand Slam sering kali menjadi momen yang ikut dinantikan di luar pertandingan tenisnya. Fashion memang sudah menjadi bagian dari penampilannya di berbagai turnamen besar.
Dalam beberapa kesempatan, ia menggunakan outfit sebelum pertandingan untuk membawa tema tertentu atau memberikan penghormatan kepada sosok dan budaya yang menginspirasinya.
Menariknya, fashion statement ini datang di hari yang sama ketika Naomi harus menghadapi pertandingan pembuka yang tidak mudah. Ia berhadapan dengan Anastasia Zakharova dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Osaka akhirnya mengamankan kemenangan lewat dua tie-break, sekaligus memastikan tempatnya di babak kedua US Open.
Kombinasi antara outfit yang mencuri perhatian dan kemenangan di pertandingan pertama membuat hari pembuka Osaka di New York terasa semakin lengkap. Ia berhasil menunjukkan dua sisi dirinya sekaligus yaitu kompetitif ketika berada di lapangan dan ekspresif ketika berbicara lewat fashion.
