Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengapa Vintage Fashion Kembali Tren? Ini 5 Alasannya
pexels.com/Stephen C
  • Fashion vintage kembali diminati karena nostalgia bagi generasi lama, sementara generasi baru melihat estetika lawas sebagai gaya unik yang terasa segar setelah dipadukan sentuhan modern.

  • TikTok, Instagram, influencer, dan kreator seperti Sekar Widiasih mempercepat penyebaran gaya vintage; tren ini juga mengikuti siklus The 20 Year Rule yang menghidupkan kembali mode era sebelumnya.

  • Kesadaran terhadap fashion berkelanjutan mendorong thrifting untuk mengurangi limbah, sedangkan item vintage langka dan terawat diburu kolektor karena karakter unik serta nilai jualnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Buat kamu yang aktif berselancar di TikTok, mungkin sudah tidak asing dengan konten bernuansa vintage. Gaya tersebut kerap hadir lewat padu padan fashion hingga riasan yang terinspirasi dari tren masa lalu, tetapi tetap dikemas dengan sentuhan modern.

Hal itu kemudian turut menginspirasi kreator lain untuk mengeksplorasi gaya serupa. Tak heran, jika vintage fashion kembali jadi sorotan, terutama di kalangan generasi muda. Lantas, mengapa vintage fashion kembali tren saat ini? Simak alasannya, yuk!

1. Nostalgia pada fashion-fashion vintage

pexels.com/Pitt Rom

Nostalgia menjadi salah satu alasan mengapa vintage fashion kembali tren. Bagi generasi yang pernah mengalaminya, gaya busana dari masa lalu membawa kembali kenangan yang terasa hangat dan familiar.

Sementara itu, generasi baru melihat estetika fashion lawas sebagai sesuatu yang unik dan fresh. Perpaduan antara nostalgia dan sentuhan modern inilah yang membuat tren vintage fashion kembali menarik untuk dicoba.

2. Media sosial membuat vintage fashion kembali dilirik

Dulu, tren fashion membutuhkan waktu cukup lama untuk menyebar ke berbagai penjuru dunia. Kini, TikTok, Instagram, atau platform lainnya justru membuat gaya dari era sebelumnya bisa kembali populer hanya dalam hitungan jam.

Media sosial pun bukan sekadar tempat mengikuti tren, tetapi juga menjadi ruang untuk menghidupkan kembali gaya yang sempat ditinggalkan. Unggahan para influencer fashion atau kreator konten dengan memadukan pakaian vintage dalam penampilan mereka saja bisa membuat fashion lawas kembali dilirik, lho.

3. Adanya The 20 Year Rule

pexels.com/Oyiik Sadewaa

Melansir Unworthy, tren fashion ternyata punya siklus yang menarik, yakni kembali populer setiap 20 tahun sekali. Fenomena yang dikenal sebagai The 20 Year Rule ini membuat gaya dari era sebelumnya bisa muncul lagi dengan sentuhan yang lebih kekinian, termasuk vintage fashion.

Siklus tersebut juga bisa dipengaruhi oleh nostalgia para desainer terhadap gaya yang menemani masa muda mereka. Mereka akan mengemas ulang memori tersebut menjadi karya yang lebih modern dan fresh bagi generasi baru.

4. Kesadaran generasi saat ini terhadap fashion berkelanjutan

Kembalinya vintage fashion juga dipengaruhi oleh meningkatnya kesadaran generasi sekarang terhadap fashion berkelanjutan. Banyak orang kini memilih pakaian vintage bukan hanya karena tampilannya unik, tetapi juga karena ingin mengurangi dampak lingkungan.

Lewat thrifting, kamu bisa menemukan item unik sesuai seleramu sekaligus mengurangi limbah fashion. Tak heran jika busana lama kembali dilirik dan berubah menjadi tren yang keren serta ikonik di kalangan anak muda.

5. Koleksi pribadi yang berharga

pexels.com/Leo Arslan

Bagi kolektor, vintage fashion tak hanya soal gaya, tetapi juga berburu item langka yang punya cerita dan karakter unik. Pakaian, sepatu, hingga aksesori vintage yang sulit ditemukan biasanya menjadi incaran untuk melengkapi koleksi pribadi.

Menariknya, item vintage yang langka dan masih terawat bisa memiliki nilai jual tinggi di pasar, lho. Jadi, selain tampil beda, mengoleksi vintage fashion juga berpotensi menjadi investasi yang menarik.

Itu dia beberapa alasan mengapa vintage fashion kembali tren. Jadi, jangan heran jika pakaian yang dulu dianggap ketinggalan zaman, kini justru diminati lagi. Apakah kamu salah satu penggemarnya, Bela?

Curated For You

Editorial Team

Related Article