Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Kenali 6 Perbedaan Wool dan Fleece, Pilih yang Mana di Cuaca Dingin?

pinterest.com
pinterest.com
Intinya sih...
  • Wol terbuat dari serat alami hewan seperti domba, sementara fleece berasal dari serat sintetis polyester.
  • Bahan wol lebih hangat karena mampu menjebak udara panas, sedangkan fleece cepat kering dan cocok untuk aktivitas outdoor.
  • Wol memiliki lapisan lilin alami yang anti air, sementara fleece lebih ringan dan praktis dalam perawatan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Wol dan fleece merupakan dua jenis bahan yang sering dibandingkan untuk mendukung aktivitas di cuaca dingin. Kedua bahan tersebut menjadi favorit untuk bahan sweater, jaket, dan luaran.

Meski punya keunggulan untuk menjaga tubuh tetap hangat, wol dan fleece punya karakteristik dan juga berasal dari bahan yang berbeda. Kira-kira mana yang lebih hangat? Berikut ini Popbela telah mengulas perbedaan bahan wool dan fleece mulai dari bahan hingga kapan memakainya.

1. Serat Pembuat Bahan Wool dan Fleece

pinterest.com
pinterest.com

Perbedaan mendasar dari bahan wol dan fleece adalah asal seratnya. Wol terbuat dari serat alami yang berasal dari bulu hewan seperti unta, alpaca, kambing kasmir, dan yang paling umum adalah domba.

Sebaliknya, fleece pada umumnya berasal dari serat sintetis hasil dari olahan plastik, misalnya polyester. Namun, ada juga wol yang dicampur dengan serat sintetis ataupun fleece yang dibuat dari serat alami seperti katun.

2. Tingkat Kehangatan Wool dan Fleece

pinterest.com
pinterest.com

Jika bicara soal mana yang lebih hangat, penting untuk mengenal bahan apa yang punya kemampuan mengisolasi panas tubuh yang baik.

Bahan wol sudah dikenal sejak lama unggul dalam menahan panas tubuh.

Diciptakan dari bulu hewan, wol memiliki tekstur berkerut atau keriting yang membentuk kantung-katung udara kecil, membuat udara menjadi terperangkap dan menghambat pindahnya panas. Oleh sebab itu, wol juga disebut sebagai isolator alami.

Fleece juga mampu menjebak panas, akan tetapi tidak sehangat wol.

Selain itu, kemampuan isolasi fleece akan menurun saat basah terkena hujan. Namun, bahan fleece lebih cepat kering dibandingkan wol.

3. Daya Serap dan Breathability Bahan Wool dan Fleece

pinterest.com
pinterest.com

Wol memiliki lanolin, lapisan lilin alami dari bulu hewan, yang punya sifat anti air sehingga bisa menahan air untuk tidak terserap di keadaan hujan yang ringan. Meskipun begitu, bahan wol breathable sehingga tetap nyaman dipakai setelah berkeringat.

Begitupun juga dengan fleece yang mampu menyerap uap air atau kelembapan dari tubuh ke seratnya sehingga pakaian tidak terasa lembab. Selain itu, bahan fleece lebih cepat kering saat basah membuatnya lebih ideal untuk berkegiatan aktif seperti hiking dan traveling outdoor seharian.

4. Bobot Bahan Wool dan Fleece

pinterest.com
pinterest.com

Bahan wol relatif lebih berat dibandingkan fleece. Karakteristik ini juga mempengaruhi kemampuannya menahan panas dengan baik. Terlebih lagi, wol juga akan semakin berat dan lama kering saat terkena air hujan, membuatnya kurang ideal untuk kegiatan outdoor di cuaca dingin.

Sementara itu, fleece lebih ringan yang menjadi salah satu keunggulannya. Bahannya juga cepat kering sehingga praktis dan ringkas untuk traveling.

5. Rasa Nyaman Bahan Wool dan Fleece di Kulit

pinterest.com
pinterest.com

Tekstur wol lama-kelamaan bisa terasa gatal yang disebabkan oleh berat serta tekstur alaminya. Selain itu, wol secara umum mengandung lanolin yang menyebabkan alergi pada beberapa orang.

Namun, kini bahan wol sudah dikembangkan sehingga sudah terasa lembut di kulit. Beberapa jenis wol seperti kashmir dan merino juga pada dasarnya halus.

Fleece sebaliknya, secara umum punya tekstur yang lebih lembut dan nggak gatal saat terkena kulit secara langsung tanpa lapisan tambahan. Itu sebabnya, fleece juga sering digunakan sebagai lapisan dalam pada pakaian musim dingin.

6. Perawatan dan Daya Tahan Wool dan Fleece

patagonia.com
patagonia.com

Perawatan fleece lebih praktis dibandingkan wol yang mudah menyusut jika dicuci sembarangan.

Berkat seratnya yang umumnya sintetis, fleece aman dicuci dan dikeringkan di mesin dengan suhu tertentu. Bahan fleece juga cepat kering dan lebih tahan sobek.

Wol sebaliknya bisa menyusut saat dikeringkan dan dicuci di mesin dengan putaran tinggi. Maka dari itu, disarankan untuk memiliki mode gentle saat mencuci di mesin dan biarkan wol mengering secara alami.

Beberapa bahan wol terbuat dari campuran serat sintetis, ada juga fleece dari serat katun yang rawan menyusut. Jadi, jangan lupa memperhatikan label pencucian untuk metode perawatan yang paling tepat.

Secara garis besar, bahan fleece dari serat sintetis tergolong lebih tahan lama, tetapi wol juga nggak kalah awet saat dirawat dengan benar.

7. Bahan Wool dan Fleece, Pilih yang Mana?

pinterest.com
pinterest.com

Perbedaan bahan wool dan fleece ada pada bahan pembuatnya, berat, kehangatan hingga daya tahannya. Masing-masing punya karakteristik dan keunggulannya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.

Jika kamu memerlukan pakaian untuk melindungi dari cuaca dingin ekstrem dan lembap, wol cocok menjadi pilihanmu.

Di situasi lain untuk aktivitas tinggi yang bisa membuatmu berkeringat, fleece ideal karena kemampuannya yang cepat kering.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidhza Putri Andiza
EditorHafidhza Putri Andiza
Follow Us

Latest in Fashion

See More

Kenali 6 Perbedaan Wool dan Fleece, Pilih yang Mana di Cuaca Dingin?

17 Jan 2026, 12:50 WIBFashion