Kelebihan dan Kekurangan bahan Parasut, Ringan tapi Kurang Breathable!

- Salah satu alasan kenapa bahan parasut banyak digemari adalah bobotnya yang super ringan. Dipakai seharian pun nggak bikin gerah berlebihan atau terasa berat di badan. Selain itu, bahan ini juga gampang banget dilipat dan nggak makan tempat, cocok buat kamu yang suka traveling atau butuh jaket cadangan di tas.
- Bahan parasut terkenal punya kemampuan menahan air dan angin dengan cukup baik. Makanya, jaket atau outer berbahan parasut sering jadi andalan saat cuaca lagi nggak bersahabat. Hujan rintik atau angin kencang masih bisa dihadapi tanpa drama. Tapi ingat, tahan air
Sesuai namanya, bahan yang biasanya terbuat dari serat sintetis seperti nylon atau polyester, ini awalnya terinspirasi dari kain parasut yang ringan tapi kuat. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan bahan parasut yang biasanya sering kamu temui di jaket atau outer yang biasa dipakai buat aktivitas outdoor ini.
Selama ini bahan parasut banyak dipakai untuk berbagai jenis pakaian, terutama yang butuh sifat praktis dan fungsional. Mulai dari jaket windbreaker hingga celana outdoor, bahkan sekarang, parasut juga sering dipakai buat jaket oversized atau celana cargo buat bikin gaya athleisure yang keren. Biar nggak salah pilih, simak kelebihan dan kekurangan bahan parasut sebelum kamu memutuskan buat pakai atau beli pakaian berbahan satu ini!
1. Ringan dan Mudah Dilipat

Salah satu alasan kenapa bahan parasut banyak digemari adalah bobotnya yang super ringan. Dipakai seharian pun nggak bikin gerah berlebihan atau terasa berat di badan. Selain itu, bahan ini juga gampang banget dilipat dan nggak makan tempat, cocok buat kamu yang suka traveling atau butuh jaket cadangan di tas.
2. Tahan Air dan Angin

Bahan parasut terkenal punya kemampuan menahan air dan angin dengan cukup baik. Makanya, jaket atau outer berbahan parasut sering jadi andalan saat cuaca lagi nggak bersahabat. Hujan rintik atau angin kencang masih bisa dihadapi tanpa drama. Tapi ingat, tahan air di sini biasanya cuma sebatas water-resistant, bukan yang benar-benar waterproof, ya.
3. Cepat Kering

Kalau ngomongin soal kepraktisan, bahan parasut juaranya. Kena hujan atau habis dicuci, kain ini bisa kering dalam waktu singkat. Nggak perlu nunggu lama atau jemur di bawah matahari terik. Poin ini jelas jadi nilai plus buat kamu yang nggak mau ribet urusan baju lembap.
4. Kurang Breathable

Sayangnya, di balik kepraktisannya, bahan parasut punya kekurangan dari segi sirkulasi udara. Bahannya cenderung kurang breathable, jadi udara nggak bisa keluar-masuk dengan bebas. Kalau dipakai terlalu lama, apalagi di cuaca panas, bisa bikin tubuh terasa gerah dan kurang nyaman.
5. Tidak Menyerap Keringat

Karena seratnya rapat dan cenderung sintetis, bahan parasut juga nggak menyerap keringat dengan baik. Keringat biasanya cuma menempel di permukaan kulit, bukan diserap kain. Efeknya, badan bisa terasa lembap dan lengket, terutama kalau kamu banyak bergerak.
6. Bahannya Berisik

Poin minus lain yang sering dirasakan adalah suara gesekan antar kain parasut yang bisa terdengar. Buat sebagian orang mungkin nggak masalah, tapi buat yang sensitif sama suara, ini bisa jadi pertimbangan sebelum memilih pakaian berbahan parasut.


















