Tanda otakmu butuh istirahat dari beban kerja berlebih kadang muncul justru saat kamu merasa harus terus produktif. Fokus mulai buyar, pekerjaan sederhana terasa lebih sulit, atau kamu terus berpindah dari satu notifikasi ke notifikasi lain tanpa benar-benar menyelesaikan tugas.
Menurut Berkeley Executive Education, otak tidak dirancang untuk bekerja dalam kondisi tekanan terus-menerus. Tanpa waktu untuk memulihkan diri, fungsi seperti pengambilan keputusan, kreativitas, regulasi emosi, dan memori dapat ikut terganggu. Istirahat bukan sekadar jeda dari produktivitas, tetapi salah satu kondisi yang mendukung kemampuan otak untuk bekerja dengan baik.
Kalau beberapa tanda ini mulai terasa, mungkin sudah waktunya kamu memberi otak sedikit ruang untuk berhenti sejenak.
