Syarat dan Cara Kerja di Malaysia (Dok. unsplash.com/Muhammad Faiz Zulkeflee)
Setelah mengetahui persyaratan dasarnya, tahap berikutnya adalah memahami bagaimana proses keberangkatan dilakukan. Secara umum, prosesnya dimulai dari mendapatkan pekerjaan hingga memastikan seluruh dokumen keberangkatan telah lengkap.
1. Cari Lowongan dari Sumber yang Terpercaya
Langkah pertama tentu saja mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan pengalamanmu. Lowongan bisa dicari melalui perusahaan yang memang merekrut pekerja asing, platform pencarian kerja yang kredibel, atau P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) yang memiliki kewenangan sesuai ketentuan.
Sebelum melamar, cari tahu terlebih dahulu identitas perusahaan, posisi yang ditawarkan, lokasi kerja, gaji, serta fasilitas yang diberikan. Jika menggunakan jasa agen, pastikan status dan legalitasnya dapat diverifikasi.
Hati-hati jika ada pihak yang menawarkan pekerjaan dengan gaji sangat tinggi tetapi meminta sejumlah uang besar di awal tanpa memberikan penjelasan mengenai proses dan dokumen. Tawaran seperti ini patut diperiksa lebih lanjut agar kamu tidak terjebak penipuan.
2. Ikuti Proses Seleksi dan Pastikan Mendapat Kontrak Kerja
Setelah menemukan lowongan, kamu akan mengikuti proses seleksi yang dapat berupa pemeriksaan dokumen, wawancara, maupun tahapan lain sesuai perusahaan dan jenis pekerjaan.
Jika diterima, pastikan kamu mendapatkan surat tawaran kerja dan kontrak resmi. Jangan hanya mengandalkan kesepakatan secara lisan.
Baca detail kontrak sebelum menyetujuinya. Perhatikan besaran gaji, sistem pembayaran, jam kerja, lembur, cuti, akomodasi, biaya perjalanan, asuransi atau perlindungan yang diberikan, hingga masa berlaku kontrak.
Jika terdapat bagian yang tidak kamu pahami, jangan ragu meminta penjelasan sebelum menandatangani dokumen.
3. Pengurusan VDR dan Izin Masuk
Setelah kontrak disepakati, proses berikutnya berkaitan dengan izin masuk dan izin bekerja. Dalam jalur tertentu, majikan atau pihak penempatan akan membantu memproses Visa With Reference (VDR) dan dokumen terkait melalui otoritas Malaysia.
Tahap ini penting karena izin bekerja tidak seharusnya diperoleh setelah seseorang bekerja secara ilegal di Malaysia. Sebaliknya, dokumen dan izin yang dibutuhkan harus dipersiapkan sebelum keberangkatan sesuai prosedur yang berlaku.
Pastikan kamu mengetahui jenis visa atau izin apa yang digunakan dan untuk pekerjaan apa izin tersebut berlaku. Jangan bekerja menggunakan visa kunjungan atau izin yang tidak memberikan hak untuk bekerja.
4. Ikuti Pembekalan Sebelum Berangkat
Calon pekerja migran juga perlu mendapatkan informasi mengenai kehidupan dan aturan di negara tujuan. Salah satu tahapan yang perlu diperhatikan adalah Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) sesuai ketentuan penempatan pekerja migran Indonesia.
Pembekalan penting karena kehidupan bekerja di luar negeri tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan. Kamu juga perlu memahami hak dan kewajiban sebagai pekerja, aturan setempat, kondisi lingkungan kerja, serta apa yang harus dilakukan jika menghadapi masalah selama berada di Malaysia.
Simpan juga salinan dokumen penting seperti kontrak kerja dan dokumen perjalanan di tempat yang aman agar mudah diakses ketika dibutuhkan.
5. Berangkat dengan Dokumen Lengkap
Setelah seluruh proses selesai, barulah keberangkatan dilakukan menggunakan dokumen perjalanan dan izin yang sesuai.
Sesampainya di Malaysia, ikuti prosedur imigrasi dan ketentuan yang berlaku. Pekerja Indonesia juga sebaiknya mengetahui lokasi serta kontak KBRI atau perwakilan Indonesia di wilayah tempat bekerja.
Informasi tersebut dapat menjadi penting apabila suatu hari kamu membutuhkan bantuan terkait persoalan ketenagakerjaan, dokumen, atau keadaan darurat.
Bekerja di Malaysia bisa menjadi kesempatan untuk mengembangkan pengalaman profesional sekaligus mengenal lingkungan kerja dan kehidupan di negara lain. Namun, persiapan yang matang tetap menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.
Jangan hanya fokus pada besarnya gaji atau nama perusahaan. Pastikan pekerjaan yang ditawarkan legal, kontraknya jelas, izin kerjanya sesuai, dan hakmu sebagai pekerja terlindungi.
Pada akhirnya, kesempatan bekerja di luar negeri akan terasa jauh lebih aman ketika kamu berangkat dengan informasi yang cukup dan dokumen yang lengkap. Jadi, sebelum mengepak koper dan membeli tiket, pastikan seluruh proses sudah ditempuh melalui jalur resmi. Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus membangun karier baru tanpa harus dihantui masalah administratif di kemudian hari.