Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Perjalanan Karier Eric Dane, Aktor 'Grey's Anatomy' yang Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun
Eric Dane. (dok. Prime Video/The Last Ship | dok. Shondaland/Grey's Anatomy)
  • Eric Dane, aktor terkenal lewat perannya sebagai Dr. Mark Sloan di Grey’s Anatomy, meninggal dunia pada usia 53 tahun setelah berjuang melawan penyakit ALS.

  • Sepanjang kariernya, Dane membintangi berbagai serial dan film populer seperti Charmed, The Last Ship, Euphoria, serta Bad Boys Ride or Die yang menegaskan eksistensinya di industri hiburan.

  • Selain dikenal sebagai aktor berbakat, ia juga menjadi advokat aktif untuk kesadaran dan penelitian ALS hingga akhir hayatnya, meninggalkan warisan inspiratif bagi keluarga dan penggemarnya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Eric Dane, aktor asal Amerika Serikat yang dikenal lewat perannya sebagai Dr. Mark Sloan di serial Grey’s Anatomy, meninggal dunia pada usia 53 tahun setelah berjuang melawan penyakit amyotrophic lateral sclerosis (ALS).
  • Who?
    Eric Dane bersama keluarga terdekatnya, termasuk istri dan dua putrinya Billie serta Georgia. Pihak keluarga menyampaikan kabar duka melalui pernyataan resmi.
  • Where?
    Lokasi pasti tempat Eric Dane mengembuskan napas terakhir belum disebutkan secara rinci, namun ia diketahui berada di Amerika Serikat bersama keluarganya.
  • When?
    Kematian Eric Dane terjadi pada Kamis sore, 19 Februari 2026, sekitar sepuluh bulan setelah ia mengumumkan diagnosis ALS kepada publik.
  • Why?
    Penyebab kematian dikaitkan dengan komplikasi akibat penyakit amyotrophic lateral sclerosis (ALS) yang telah dideritanya sejak awal tahun 2024.
  • How?
    Dane menjalani perjuangan panjang melawan ALS hingga kondisi fisiknya memburuk. Ia meninggal dunia dalam suasana tenang, dikelilingi oleh keluarga dan sahabat terdekatnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kabar duka datang dari dunia hiburan Hollywood. Eric Dane meninggal dunia di usia 53 tahun. Aktor yang melejit lewat perannya sebagai Dr. Mark Sloan, atau yang akrab dijuluki McSteamy dalam serial Grey's Anatomy, mengembuskan napas terakhir pada Kamis, 19 Februari 2026.

Kepergian Dane terjadi sepuluh bulan setelah ia mengumumkan kepada publik bahwa dirinya didiagnosis amyotrophic lateral sclerosis atau ALS, yang juga dikenal sebagai Lou Gehrig’s Disease. Dikutip dari PEOPLE, pihak keluarga menyampaikan, “Dengan berat hati, kami menyampaikan bahwa Eric Dane telah meninggal dunia pada Kamis sore setelah perjuangan yang penuh keberanian melawan ALS. Ia menghabiskan hari-hari terakhirnya dikelilingi oleh sahabat-sahabat terdekat, istrinya yang setia, serta dua putrinya yang cantik, Billie dan Georgia, yang merupakan pusat dunianya.”

Keluarga juga menambahkan, “Sepanjang perjalanannya melawan ALS, Eric menjadi seorang advokat yang penuh semangat dalam meningkatkan kesadaran dan mendukung penelitian, dengan tekad untuk membawa perubahan bagi mereka yang menghadapi perjuangan serupa. Ia akan sangat dirindukan dan akan selalu dikenang dengan penuh kasih. Eric sangat mencintai para penggemarnya dan selamanya bersyukur atas limpahan cinta serta dukungan yang ia terima. Pihak keluarga meminta privasi saat mereka menjalani masa yang begitu sulit ini.”

Di balik kabar duka yang memilukan ini, Eric Dane meninggalkan jejak karier panjang yang menjadikannya salah satu sosok paling ikonik di televisi Amerika. Untuk mengenangnya, berikut Popbela merangkum perjalanan kariernya berikut ini.

Bermula dari tampil di panggung sekolah

Eric Dane (instagram.com/realericdane)

Eric William Dane lahir pada 9 November 1972 di San Francisco, California. Ketertarikannya pada dunia seni peran muncul setelah ia tampil dalam produksi sekolah All My Sons karya Arthur Miller. Dari panggung sederhana itulah tumbuh keyakinan untuk menekuni akting secara serius.

Pada 1993, ia pindah ke Los Angeles dan mulai membangun karier lewat berbagai peran kecil di televisi. Namanya muncul dalam serial populer era 1990-an seperti Saved by the Bell (1991), The Wonder Years (1993), Married... with Children (1995) dan Roseanne (1996). Peran-peran tersebut menjadi fondasi penting yang memperkaya jam terbangnya di industri hiburan.

Memasuki tahun 2000, Dane mendapatkan peran berulang dalam Gideon’s Crossing. Setelah itu, ia tampil selama dua musim sebagai Jason Dean dalam serial fantasi Charmed (2003-2004). Kehadirannya di Charmed mulai memperkenalkan sosoknya kepada penonton yang lebih luas.

Ia juga terlibat dalam sejumlah film televisi, termasuk Serving in Silence (1995) dan Helter Skelter (2004). Dalam Helter Skelter, Dane memerankan Charles “Tex” Watson, anggota keluarga Manson. Peran tersebut memperlihatkan keberaniannya menjelajahi karakter dengan sisi psikologis yang kompleks.

Julukan McSteamy di 'Grey’s Anatomy'

Eric Dane bersama Ellen Pompeo di Grey's Anatomy (2005). (IMDb)

Nama Eric Dane benar-benar melejit ketika ia tampil sebagai Dr. Mark Sloan dalam episode "Yesterday" di musim kedua Grey's Anatomy pada 2006. Reaksi penonton yang sangat positif membuat karakternya diangkat menjadi pemeran reguler di musim ketiga.

Kemunculan pertamanya di musim tersebut, ketika ia berjalan keluar dari kamar mandi hanya dengan mengenakan handuk, langsung menjadi perbincangan luas. Julukan "McSteamy" melekat kuat dan menjadikannya salah satu karakter paling populer dalam serial bertema medis tersebut.

Dane membintangi Grey’s Anatomy hingga akhir musim kedelapan dan sempat tampil di awal musim kesembilan. Pada 2021, ia kembali muncul untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun sejak karakternya diceritakan meninggal. Momen itu menghadirkan nostalgia mendalam bagi para penggemar setia.

Ekspansi ke layar lebar

Eric Dane (instagram.com/realericdane)

Di tengah kesuksesannya di televisi, Dane juga aktif di film layar lebar. Ia tampil dalam X-Men: The Last Stand pada 2006, kemudian membintangi Marley & Me (2008), Valentine’s Day (2010), dan Burlesque (2010).

Dalam Valentine’s Day yang disutradarai Garry Marshall, ia beradu akting dengan sejumlah bintang besar Hollywood, termasuk rekan mainnya di Grey’s Anatomy, Patrick Dempsey. Film tersebut mengikuti kisah lima cerita yang saling terhubung tentang warga Los Angeles menjelang Hari Valentine.

Pada 2024, ia kembali mencuri perhatian lewat kemunculannya di Bad Boys Ride or Die, yang semakin membuktikan bahwa kariernya tetap relevan hingga dekade terakhir hidupnya.

Babak baru di layar kaca

Eric Dane di Countdown (2025). (instagram.com/primevideo)

Tahun 2012 menjadi awal fase baru ketika Dane bergabung sebagai pemeran utama serial The Last Ship produksi Michael Bay. Ia memerankan Kapten Tom Chandler, sosok pemimpin kapal perang yang berjuang menyelamatkan dunia dari pandemi global. Serial ini tayang dari 2014 hingga 2018, dan memperlihatkan sisi kepemimpinan yang tegas sekaligus emosional dari karakter yang ia bawakan.

Pada 2019, Dane kembali menjadi sorotan lewat perannya sebagai Cal Jacobs dalam Euphoria. Karakter tersebut menghadirkan dinamika keluarga yang rumit dan sisi gelap kehidupan suburban Amerika. Dalam sebuah wawancara tahun 2023, ia mengungkapkan bahwa adegan-adegan tertentu yang mengharuskannya mengenakan prostetik merupakan pengalaman yang sangat sulit secara emosional dan teknis.

Ia juga tampil sebagai Agen Khusus FBI Nathan Blythe dalam serial kriminal Countdown (2025) di Amazon Prime Video, yang memperluas spektrum perannya di genre thriller.

Hadapi tantangan pribadi dengan keberanian

Perjalanan hidup Dane tidak lepas dari tantangan yang ia hadapi. Pada 2011, ia menjalani perawatan di pusat rehabilitasi California akibat ketergantungan obat resep setelah mengalami cedera. Pada 2017, produksi The Last Ship bahkan sempat dihentikan sementara karena ia mengalami depresi.

Pada April 2025, ia mengumumkan bahwa dirinya didiagnosis ALS. Gejala awal sudah ia rasakan sejak awal 2024. Dalam hitungan bulan, kondisi fisiknya pun memburuk. Hingga pada Juni 2025, ia kehilangan fungsi lengan dan tangan kanan sepenuhnya. Oktober 2025 menjadi momen ketika ia mulai menggunakan kursi roda secara penuh waktu.

Di tengah kondisi tersebut, ia memilih tetap bersuara. Ia aktif mendorong kesadaran publik dan penelitian terkait ALS, serta menjadikan pengalamannya sebagai bentuk advokasi yang berarti bagi banyak orang.

Selama lebih dari tiga dekade, Eric Dane menghadirkan karakter-karakter yang berkesan dan melekat di hati penonton. Rekan-rekan industri turut mengingatnya sebagai aktor yang berdedikasi, sementara keluarganya juga mengenangnya sebagai suami dan ayah yang menempatkan kedua anaknya sebagai pusat hidupnya.

Rest in peace, Eric Dane.

Editorial Team