Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Kepala stasiun kucing jepang
mainichi.jp

Intinya sih...

  • Yontama dilantik sebagai kepala stasiun baru di Stasiun Kishi pada 7 Januari.

  • Kucing bertindak sebagai maskot ramah untuk jalur kereta api dan membantu menarik perhatian pengunjung.

  • Stasiun Kishi dibangun menyerupai kucing, dengan museum dan kafe yang terinspirasi oleh kepala stasiun Tama.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bukan cuma manusia, kucing di Stasiun Kishi Jepang juga bisa naik jabatan, lho! Yontama ditunjuk sebagai kepala stasiun baru, Rabu (7/1) lalu. Sementara itu, Rokutama diperkenalkan sebagai calon kepala stasiun.

Selama bertahun-tahun, Stasiun Kishi memang sudah menunjuk kucing sebagai kepala stasiun. Berikut cerita lengkapnya!

Dilantik dengan upacara

mainichi.jp

Yontama dilantik pada tanggal 7 Januari dengan upacara kecil di Stasiun Kishi di Kinokawa, Prefektur Wakayama. Presiden Wakayama Electric Railway, Mitsunobu Kojima, memasangkan medali berukir gelar kepala stasiun Yontama di lehernya.

Selama acara tersebut, perusahaan kereta api, Wakayama Electric Railway Co., juga memperkenalkan Rokutama, sebagai calon kepala stasiun. Tradisi unik ini berhasil menarik ribuan wisatawan dan menghidupkan kembali layanan kereta api lokal.

Apa tugas kepala stasiun kucing?

mainichi.jp

Posisi kepala stasiun kucing pada dasarnya bersifat simbolis. Kucing tersebut bertindak sebagai maskot ramah untuk jalur kereta api dan membantu menarik perhatian pengunjung terhadap jalur kereta api tersebut.

Jalur Kishigawa milik Wakayama Electric Railway Co. pertama kali menarik perhatian publik pada tahun 2007 ketika menunjuk Tama sebagai kepala stasiun kucing pertama. Namun, Tama sudah berpulang pada 22 Juni 2015 lalu karena gagal jantung.

Keberhasilan Tama inilah yang menginspirasi penggunaan "staf" kucing secara berkelanjutan di stasiun tersebut. Penggantinya, Nitama, mengambil alih sebagai kepala stasiun magang pada saat itu. Namun, kucing ini juga telah berpulang 21 November 2025 lalu.

Desain serba kucing

japan.travel

Menariknya, desain eksterior gedung Stasiun Kishi juga dibuat menyerupai kucing. Bangunan ini dibangun dengan gaya tradisional Jepang, yang dilengkapi atap jerami dan jendela kaca patri.

Kereta Museum Tama Densha, khususnya, tidak boleh dilewatkan. Foto dan ilustrasi Tama, Nitama, dan Yontama disusun di seluruh gerbong kereta, dan ruang interiornya tampak seperti ruang santai hotel mewah.

Barang-barang orisinal, serta menu makanan dan minuman yang terinspirasi oleh kepala stasiun Tama tersedia di Tama Café dan Tama Shop di dalam stasiun. Buat para pencinta kucing, stasiun ini bisa jadi destinasi wisata terbaik saat berkunjung ke Jepang.

Unik banget, ya, Bela?

Editorial Team

EditorAyu Utami