Salah satu tantangan dalam mempertahankan eksistensi busana tradisional adalah membuatnya tetap dekat dengan kehidupan generasi muda. Selama ini, kebaya sering kali identik dengan acara formal atau kegiatan adat. Padahal, melalui pengembangan desain yang lebih praktis, kebaya memiliki potensi untuk dikenakan dalam berbagai kesempatan.
Gusti Ian mencontohkan pengembangan kebaya janggan yang biasanya identik dengan model lengan panjang. Model tersebut kemudian dibuat dalam versi tanpa lengan agar lebih fleksibel dan mudah dipadukan dengan celana panjang.
"Kebaya janggan kan terbiasa dengan lengannya panjang. Itu kita bikin yang tanpa lengan. Jadi bisa tetap jalan ke mana-mana, gitu tetap bisa pakai. Dengan pakai celana panjang, pakai celana keluar, bisa," tuturnya.
Lebih dari sekadar menghadirkan model baru, upaya tersebut juga berkaitan dengan harapan agar kebaya semakin dikenal oleh generasi muda. Gusti Ian mengungkapkan keinginannya agar anak-anak muda turut melihat dan mengenal busana tradisional ini.
"Terus kemudian untuk gimana caranya ini tetap bertahan, ya. Itu pengen anak-anak muda itu juga bisa ngelihat ini," ungkapnya.
Melalui pengembangan desain yang lebih fleksibel dan pendekatan yang sesuai dengan perkembangan zaman, kebaya diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga terus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, bisnis fashion tradisional dapat berkembang sekaligus mengambil peran dalam menjaga warisan budaya Indonesia.
Melalui talkshow Your Skills, Your Story, Your Business di DAY 3 BeautyFest Asia Surabaya 2026, Gusti Ian membagikan berbagai pelajaran tentang kreativitas, strategi bisnis, dan keberlanjutan usaha. Mulai dari memahami karakter produk, menjaga pelanggan, hingga berani berinovasi menjadi hal penting dalam perjalanan sebuah brand.
Kisah Kebaya Mbok Dhe juga memperlihatkan bahwa bisnis dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan. Sebab, bisnis yang berkelanjutan bukan hanya tentang bertahan di tengah persaingan, tetapi juga tentang menjaga nilai dan cerita yang ingin diwariskan.