Sebelum mengirim lamaran kerja, kadang kala ada satu hal penting yang sering terlewat. Banyak orang langsung fokus pada CV dan portofolio, padahal rekruter biasanya akan mencari nama kamu di LinkedIn terlebih dulu. Dari sana, mereka mulai menilai siapa diri kamu, bagaimana cara kamu berpikir, dan seberapa relevan kamu dengan posisi yang ditawarkan.
Di sinilah personal branding berperan besar. LinkedIn bisa juga menjadi ruang untuk membangun citra profesional yang kuat. Dengan personal branding yang tepat, kamu bisa lebih mudah dikenali, dipercaya, dan bahkan ditemukan oleh peluang yang tidak kamu cari secara langsung.
Lalu, bagaimana cara membangun personal branding dengan efektif dan tetap terasa autentik? Simak langkah-langkah berikut ini, ya!
