Berbuntut Panjang, Kanye West Ditolak Masuk Kantor Skechers

Kerja samanya dengan banyak merek besar juga telah berakhir

Berbuntut Panjang, Kanye West Ditolak Masuk Kantor Skechers

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Bukan sekali dua kali, nama Kanye West lagi-lagi buat heboh dunia selebriti Hollywood. Ia kembali menuai kontroversi lewat postingan anti-semitisme—sikap permusuhan atau bentuk ketidaksukaan terhadap orang Yahudi—yang diunggahnya di Twitter. Akibatnya, akun miliknya kini dikunci oleh pihak Twitter karena melanggar kebijakan mereka.   

Tak hanya berhenti sampai di situ, kabarnya, kini ia bukanlah salah satu dari jajaran selebriti miliarder, sebab sejumlah perusahaan memutuskan untuk mengakhiri kerja sama, mulai dari Adidas, Gap, Balenciaga, hingga CAA. 

Buntut panjang akibat aksi rasial yang dilakukan Kanye West atau yang juga dikenal sebagai Ye turut berimbas besar pada bisnisnya. Setelah Adidas mengakhiri kerja sama mereka dengan Kanye West, penjualan dan produksi sepatu Yeezy—merek sepatu miliknya—pun dihentikan. Lewat pemutusan kontrak ini, kerugian yang dialami ditaksir mencapai US$246 juta. 

Apa yang dilakukannya di Skechers?

Tak tinggal diam, sehari setelah kontraknya dengan Adidas diputuskan, ia mendatangi kantor Skechers di Los Angeles, namun berakhir dikawal keluar setelah tiba di lokasi karena datang tanpa undangan atau pemberitahuan sebelumnya. 

Perwakilan Skechers mengungkapkan, “Ye tiba tanpa pemberitahuan dan tanpa undangan di salah satu kantor perusahaan Skechers di Los Angeles. Mengingat Ye terlibat dalam pembuatan film tanpa izin, dua eksekutif Skechers mengantarnya dan rombongannya dari gedung setelah percakapan singkat."

Skechers dengan tegas menolak

Belum jelas apa motif yang membuatnya secara mendadak datang, namun diduga ia sedang mencari rekan bisnis baru, baik sebagai produsen maupun distributor. Melansir dari TMZ.com, diketahui jika Skechers dimiliki dan dioperasikan oleh keluarga Yahudi, yakni Robert Greenberg, sementara putranya Michael Greenberg adalah presiden merek tersebut. 

Mengingat komentar anti-semitismenya, bisa dibilang ia menargetkan orang yang salah. Namun, dengan tegas perwakilan Skechers mengatakan, "Skechers tidak mempertimbangkan dan tidak berniat bekerja dengan West. Kami mengutuk pernyataannya yang memecah belah baru-baru ini dan tidak menoleransi anti-semitisme atau bentuk ujaran kebencian lainnya. Sekali lagi, West muncul tanpa pemberitahuan dan tanpa diundang ke kantor perusahaan Skechers."

Sebelumnya, Skechers telah bermitra dengan banyak selebriti seperti Britney Spears, Christina Aguilera, Camila Cabello, hingga mantannya Kim Kardashian. Lewat kasus ini, bagaimana pendapatmu, Bela?

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here