Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
8 Fakta Polyworking, Saat Punya Banyak Pekerjaan Jadi Hal Lumrah
pexels.com/George Milton
  • Polyworking adalah konsep karier ketika seseorang menjalankan beberapa peran profesional sekaligus, mencerminkan fleksibilitas dan keberagaman identitas dalam dunia kerja modern.

  • Fenomena ini berkembang pesat sejak era kerja remote dan digitalisasi, memungkinkan profesional bekerja dengan banyak klien melalui sistem proyek tanpa batasan lokasi.

  • Polyworking membantu memperluas keterampilan serta menambah keamanan finansial, namun menuntut manajemen waktu yang baik agar terhindar dari kelelahan dan menjaga kualitas kerja.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Polyworking adalah tren karier di mana seseorang menjalankan beberapa pekerjaan atau peran profesional secara bersamaan, baik di bidang yang sama maupun berbeda, sebagai bagian dari portofolio karier modern.
  • Who?
    Fenomena ini dijalankan oleh para pekerja modern, freelancer, dan kreator digital; istilahnya dipopulerkan oleh penulis Inggris Emma Gannon melalui bukunya berjudul The Multi-Hyphen Method.
  • Where?
    Tren polyworking berkembang di berbagai negara dengan ekosistem kerja digital, termasuk Indonesia, serta banyak dilakukan melalui platform daring seperti Upwork dan Fiverr.
  • When?
    Peningkatan tren ini terjadi sejak era kerja jarak jauh dan digitalisasi dunia kerja yang semakin meluas dalam beberapa tahun terakhir.
  • Why?
    Banyak orang memilih polyworking untuk memperluas keterampilan, memperoleh lebih dari satu sumber penghasilan, serta menyesuaikan diri dengan perubahan struktur pekerjaan modern yang lebih fleksibel.
  • How?
    Seseorang menjalankan beberapa proyek atau profesi sekaligus dengan manajemen waktu ketat dan disiplin tinggi agar dapat menjaga kualitas kerja tanpa mengalami kelelahan berlebih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Istilah polyworking semakin sering dibicarakan dalam diskusi tentang dunia kerja modern. Di tengah berkembangnya ekonomi digital, banyak orang kini tidak hanya memiliki satu pekerjaan, tetapi menjalankan beberapa peran sekaligus.

Fenomena ini muncul seiring dengan meningkatnya tren kerja fleksibel, freelance, hingga ekonomi kreator yang membuka lebih banyak peluang karier. Lalu sebenarnya apa itu polyworking dan mengapa konsep ini semakin populer? Berikut delapan fakta penting yang perlu kamu ketahui.

1. Apa itu polyworking?

Pexels.com/Anna Tarazevich

Polyworking adalah konsep karier ketika seseorang memiliki lebih dari satu peran profesional dalam waktu yang bersamaan. Pekerjaan tersebut bisa berada di bidang yang sama atau berbeda.

Misalnya, seseorang bisa bekerja sebagai penulis sekaligus konsultan konten, podcaster, dan pembicara publik. Semua peran tersebut menjadi bagian dari portofolio karier yang dijalankan secara paralel.

Konsep ini juga sering disebut sebagai portfolio career, yaitu karier yang terdiri dari berbagai proyek dan profesi yang berjalan bersamaan.

2. Istilah ini dipopulerkan oleh penulis Emma Gannon

thebookseller.com

Konsep polyworking mulai dikenal luas setelah diperkenalkan oleh penulis Inggris Emma Gannon melalui buku The Multi-Hyphen Method.

Dalam buku tersebut, ia menjelaskan bagaimana seseorang bisa memiliki banyak identitas profesional sekaligus, misalnya writer–editor–creator. Model ini mendorong orang untuk tidak membatasi diri hanya pada satu profesi.

3. Berkembang pesat sejak era kerja remote

Pexels.com/Artem Podrez

Polyworking semakin populer sejak meningkatnya tren kerja jarak jauh dan digitalisasi dunia kerja. Banyak perusahaan kini membuka peluang kerja berbasis proyek, sehingga profesional dapat bekerja dengan beberapa klien sekaligus.

Lowongan kerja remote kini sudah bisa ditemukan di berbagai platform seperti Upwork atau Fiverr. Asal bisa menyelesaikan proyek tepat waktu, sah-sah saja jika kamu memilih bekerja sama dengan banyak klien.

4. Berbeda dengan side hustle

Pexels.com/Nataliya Vaitkevich

Sekilas polyworking terlihat mirip dengan side hustle, tetapi sebenarnya berbeda. Side hustle biasanya merupakan pekerjaan tambahan yang dilakukan di luar pekerjaan utama.

Sementara itu, polyworking sering dianggap sebagai evolusi dari konsep side hustle. Konsep karier ini menekankan bahwa tidak selalu ada satu pekerjaan yang dianggap paling utama. Semua peran profesional dapat memiliki nilai yang sama dalam membangun karier seseorang.

5. Membantu memperluas keterampilan

Pexels.com/RDNE Stock project

Salah satu alasan orang memilih polyworking adalah untuk mengembangkan berbagai keterampilan sekaligus. Dengan menjalankan beberapa peran, seseorang bisa belajar dari berbagai bidang dan memperkaya pengalaman profesionalnya.

Misalnya seorang desainer yang juga bekerja sebagai ilustrator, content creator, atau konsultan brand. Dengan menjalankan beberapa peran, seseorang dapat memperluas portofolio sekaligus membangun identitas profesional yang lebih fleksibel.

6. Dapat meningkatkan keamanan finansial

Pexels.com/www.kaboompics.com

Polyworking juga dianggap sebagai strategi untuk menciptakan beberapa sumber penghasilan. Jika salah satu pekerjaan mengalami penurunan pendapatan atau kontrak tidak berlanjut, seseorang masih memiliki pendapatan dari pekerjaan lainnya.

Kenaikan biaya hidup akibat inflasi juga memicu seseorang untuk melakukan polyworking. Ditambah lagi, menipisnya peluang menjadi karyawan tetap di suatu perusahaan juga menjadikan polyworking sebagai opsi terbaik untuk menyambung hidup.

7. Membutuhkan manajemen waktu yang baik

Pexels.com/www.kaboompics.com

Meski terlihat fleksibel, polyworking juga memiliki tantangan tersendiri. Menjalankan beberapa pekerjaan sekaligus membutuhkan kemampuan mengatur waktu dan prioritas dengan baik.

Tanpa manajemen yang tepat, seseorang bisa mengalami kelelahan atau burnout karena harus menangani banyak proyek dalam waktu bersamaan. Polyworking juga menuntut seseorang memiliki disiplin tinggi dalam menjaga kualitas kerja.

8. Polyworking mencerminkan perubahan dunia kerja modern

Pexels.com/Anna Shvets

Tren polyworking menunjukkan bahwa dunia kerja kini semakin fleksibel. Karier tidak lagi selalu berbentuk jalur tunggal yang linear.

Konsep polyworking sangat cocok dijalankan oleh orang-orang yang memiliki banyak minat atau ingin mengeksplorasi berbagai bidang. Dengan perencanaan yang matang, polyworking dapat membuka peluang kolaborasi baru.

Apakah kamu salah satu orang yang sudah melakukan polyworking, Bela?

Editorial Team

EditorAyu Utami