Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

11 Tren Profesi yang Muncul di 2026, dari Berbasis AI hingga Blue Collar Bergaji Tinggi

kelly-sikkema-YK0HPwWDJ1I-unsplash.jpg
unsplash.com/Kelly Sikkema
Intinya sih...
  • Spesialis Analisis Keputusan Berbasis AI
  • Arsitek Pengalaman Karyawan (Employee Experience Architect)
  • Kurator Teknologi Kerja (Work Tech Curator)
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia kerja memasuki tahun 2026 bergerak jauh lebih cepat dibandingkan satu dekade sebelumnya. Perkembangan kecerdasan buatan, tuntutan keberlanjutan lingkungan, hingga meningkatnya perhatian pada kesehatan manusia, mendorong lahirnya berbagai profesi baru yang sebelumnya belum terpikirkan. Perusahaan tak lagi hanya mencari “orang pintar”, tetapi talenta yang adaptif, berpikir strategis, dan mampu memadukan teknologi dengan sentuhan manusia.

Perubahan ini membuka peluang besar bagi siapa pun yang siap belajar dan bertransformasi. Dari peran berbasis AI hingga pekerjaan teknis lapangan yang kembali naik kelas, tren karier 2026 menunjukkan satu hal penting: masa depan kerja tidak sesempit yang dibayangkan. Berikut rangkuman tren pekerjaan paling menjanjikan yang diprediksi akan banyak dicari di tahun 2026, Bela!

1. Spesialis Analisis Keputusan Berbasis AI

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205124_0001.png
Quadrant Technologies

Melansir dari World Economic Forum (WEF), spesialis analisis keputusan berbasis AI berperan menjembatani hasil analisis kecerdasan buatan dengan intuisi dan pemahaman bisnis manusia. Mereka tidak hanya membaca data, tetapi menafsirkan maknanya dalam konteks strategi perusahaan agar keputusan yang diambil lebih akurat dan berdampak. Profesi ini semakin penting seiring melonjaknya volume data, karena tanpa analisis kritis, data hanya menjadi angka tanpa arah.

2. Arsitek Pengalaman Karyawan (Employee Experience Architect)

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205124_0002.png
Blue Ridge Global

Selain AI, tren profesi yang muncul di 2026 berikutnya adalah Arsitek pengalaman karyawan. Ia bertugas merancang perjalanan kerja karyawan secara menyeluruh, mulai dari proses masuk kerja, budaya organisasi, komunikasi internal, hingga sistem kerja fleksibel. Fokus utamanya adalah menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan dengan memerhatikan aspek psikologis dan sosial. Peran ini menjadi krusial di 2026 ketika perusahaan berlomba mempertahankan talenta terbaik.

3. Kurator Teknologi Kerja (Work Tech Curator)

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205124_0003.png
Spinwell Global

Kurator teknologi kerja membantu perusahaan memilih dan mengelola alat digital yang benar-benar mendukung produktivitas. Di tengah banjir platform dan aplikasi kerja, profesi ini memastikan teknologi yang digunakan selaras dengan kebutuhan tim, mudah digunakan, dan tidak menambah beban kerja. Peran ini cocok bagi individu yang memahami sistem digital dan mampu menilai efektivitas teknologi secara praktis.

4. Konsultan Adaptasi Organisasi

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205125_0004.png
Culture Partners

Konsultan adaptasi organisasi membantu perusahaan menyesuaikan strategi, struktur, dan budaya kerja agar tetap relevan menghadapi perubahan ekonomi dan teknologi. Tidak hanya fokus pada sistem, profesi ini juga memastikan manusia di dalam organisasi mampu beradaptasi dengan cara kerja baru. Perannya penting untuk menjaga kelincahan organisasi tanpa mengorbankan identitas dan kinerja tim.

5. Pengembang Hybrid Skill untuk SDM

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205125_0005.png
DisplayNote

Pengembang hybrid skill juga masuk dalam tren profesi yang muncul di 2026. Profesi ini bertanggung jawab membekali karyawan dengan kombinasi keterampilan kognitif dan digital yang dibutuhkan di masa depan. Mereka merancang program pembelajaran praktis yang langsung dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Profesi ini muncul karena pekerjaan semakin lintas fungsi dan menuntut kemampuan berpikir strategis sekaligus melek teknologi.

6. Teknisi Lift dan Eskalator

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205125_0006.png
Mr. Marine

Menjelang 2026, pekerjaan blue collar mengalami pergeseran citra besar-besaran. Melansir dari Quartz, gelombang pensiun pekerja senior, pembangunan infrastruktur, serta transisi energi bersih membuat profesi berbasis keterampilan teknis kembali menjadi tulang punggung ekonomi. Salah satunya adalah teknisi lift dan eskalator bertugas memasang, merawat, dan memperbaiki sistem lift serta eskalator agar tetap aman dan berfungsi optimal.

Permintaan profesi ini terus meningkat seiring pembangunan gedung bertingkat dan pusat transportasi modern. Dengan pelatihan dan sertifikasi khusus, pekerjaan ini menawarkan penghasilan tinggi serta stabilitas jangka panjang tanpa harus menempuh pendidikan universitas.

7. Teknisi Turbin Angin

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205125_0007.png
Alterga

Tren profesi yang muncul di 2026 yang tak lepas dari inovasi, termasuk Teknisi turbin angin. Ia berperan penting dalam menjaga kinerja pembangkit energi angin melalui perawatan dan perbaikan turbin. Transisi global ke energi bersih membuat profesi ini tumbuh pesat dan relevan dalam jangka panjang. Selain membutuhkan keahlian teknis khusus, pekerjaan ini juga memberikan kontribusi langsung terhadap keberlanjutan lingkungan.

8. Pemasang dan Perbaikan Jaringan Listrik

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205125_0008.png
NCH Asia

Pekerja instalasi dan perawatan jaringan listrik memastikan distribusi energi berjalan aman dan stabil untuk industri maupun permukiman. Modernisasi infrastruktur dan meningkatnya kebutuhan listrik menjadikan profesi ini semakin vital. Karena bersifat esensial dan sulit diotomatisasi, pekerjaan ini tergolong aman dan konsisten hingga 2026.

9. Teknisi Listrik untuk Sistem EV dan Panel Surya

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205125_0009.png
978energi

Teknisi listrik dengan spesialisasi sistem kendaraan listrik dan panel surya menangani instalasi serta perawatan infrastruktur energi baru. Perkembangan ekosistem EV dan energi terbarukan membuat keahlian ini semakin bernilai. Profesi ini menawarkan fleksibilitas karier dan peluang penghasilan yang meningkat seiring meluasnya penggunaan energi hijau.

10. Teknisi Pesawat dan Avionik

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205125_0010.png
Townsend Aviaton

Lebih spesifik lagi, Teknisi Pesawat dan avionik masuk ke dalam tren profesi yang muncul di 2026. Profesi ini bertanggung jawab atas perawatan sistem mekanik dan elektronik pesawat sesuai standar keselamatan tinggi. Pemulihan industri penerbangan global mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga ahli di bidang ini. Dengan keahlian yang sangat spesifik, profesi ini menawarkan jalur karier yang jelas, stabil, dan relatif tahan terhadap gejolak ekonomi.

11. Tukang Ledeng, Pipefitter, dan Steamfitter

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260106_205125_0011.png
Katz Azz

Tukang ledeng, pipefitter, dan steamfitter berperan penting dalam sistem air, gas, dan uap di berbagai jenis bangunan. Pembangunan baru serta renovasi infrastruktur lama menjaga permintaan profesi ini tetap tinggi. Selain stabil dan selalu dibutuhkan, pekerjaan ini juga membuka peluang kemandirian melalui usaha sendiri, menjadikannya salah satu profesi blue collar paling berkelanjutan hingga 2026.

Memasuki 2026, dunia kerja menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan untuk beradaptasi dan terus belajar. Dengan memahami arah tren profesi sejak dini, kamu bisa mempersiapkan diri menjadi talenta yang relevan dan dibutuhkan di masa depan, Bela!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ayu Utami
EditorAyu Utami
Follow Us

Latest in Career

See More

11 Tren Profesi yang Muncul di 2026, dari Berbasis AI hingga Blue Collar Bergaji Tinggi

18 Jan 2026, 11:15 WIBCareer