Dok. Popbela.com/Elni Novitasari | MR.D.I.Y Art Competition 2026
Saat ditemui di Universitas Multimedia Nusantara pada Rabu (29/4/2026), Didi mengungkap keberadaan kompetisi seperti ini sangat penting bagi seniman muda, terutama mahasiswa jurusan seni. Setelah sebuah karya selesai dibuat, keinginan utama seorang seniman adalah memamerkannya kepada publik. Namun, biaya untuk menyelenggarakan pameran secara mandiri tidaklah murah.
"Penting sih, soalnya ketika buat karya hal yang ingin dilakukan setelah karya jadi itu pameran. Dan biaya untuk menyelenggarakan pameran sendiri ini kan gak murah. Karena ada kompetisi, pertama kompetisi ini menyediakan ruang dan publik untuk pameran. kedua, bonusnya kalau menang bisa dapet hadiah dan jadi dikenal banyak orang," ujar Diandra.
Menurutnya, kompetisi menjadi salah satu solusi karena tidak hanya menyediakan ruang pameran, tetapi juga menghadirkan audiens yang lebih luas. Selain itu, ada nilai tambah berupa hadiah dan kesempatan untuk dikenal oleh lebih banyak orang, yang tentu sangat membantu dalam membangun karier sebagai seniman.
Kemenangan Diandra menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan artistiknya. Selain meningkatkan kepercayaan diri, pencapaian ini juga membuka berbagai peluang baru, mulai dari memperluas relasi hingga kesempatan terlibat dalam pameran. Bagi Diandra, MR.D.I.Y. Art Competition juga menjadi platform yang membuka ruang untuk memperkenalkan dan mengembangkan karyanya ke audiens yang lebih luas, sekaligus mendorongnya untuk terus bereksplorasi secara kreatif.
Ke depan, Diandra bercita-cita menggelar pameran tunggal serta memperluas eksposurnya ke kancah internasional, seiring komitmennya dalam mendalami seni keramik sebagai medium utama ekspresinya.