Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil Lautaro Martínez, Striker Andalan Argentina dan Kapten Inter Milan yang Dijuluki 'El Toro'
France24
  • Lautaro Martínez, lahir di Bahía Blanca tahun 1997, kini menjadi kapten Inter Milan dan striker utama Timnas Argentina berkat ketajaman serta mentalitas juaranya.
  • Sejak bergabung dengan Inter Milan pada 2018, Lautaro sukses mempersembahkan berbagai gelar domestik dan penghargaan individu seperti MVP Serie A serta dua kali Capocannoniere.
  • Bersama Argentina, ia berperan penting dalam raihan Copa América 2021 dan 2024, Piala Dunia 2022, hingga membawa tim ke semifinal Piala Dunia 2026 meski sempat terseret kontroversi selebrasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lautaro Martínez kembali menjadi sorotan usai membantu Timnas Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 28 tahun itu mencetak gol penutup kemenangan 3-1 atas Swiss, meski selebrasinya juga memicu perdebatan karena dinilai seharusnya berujung kartu kuning kedua.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Lautaro tetap dikenal sebagai salah satu striker terbaik dunia berkat konsistensinya bersama Inter Milan dan Timnas Argentina. Berikut profil lengkap Lautaro Martínez, mulai dari perjalanan karier hingga prestasinya.

Biodata Lautaro Martínez

OneFootBall

Lautaro Javier Martínez lahir di Bahía Blanca, Argentina, pada 22 Agustus 1997. Ia tumbuh di lingkungan yang dekat dengan sepak bola karena sang ayah, Mario Martínez, juga pernah berkarier sebagai pesepak bola profesional. Sejak kecil, Lautaro bercita-cita mengikuti jejak ayahnya hingga akhirnya menekuni dunia sepak bola secara serius.

Kini, Lautaro bermain sebagai penyerang untuk Inter Milan dan dipercaya menjadi kapten klub berjuluk Nerazzurri tersebut. Ia juga menjadi salah satu pemain kunci Timnas Argentina dalam berbagai turnamen internasional. Berkat karakter bermainnya yang agresif, pekerja keras, dan pantang menyerah, Lautaro mendapat julukan El Toro atau "Sang Banteng".

Mengawali karier bersama Racing Club

eciks.org

Perjalanan Lautaro menuju sepak bola profesional dimulai di klub lokal Liniers. Penampilannya yang impresif di level junior membuat Racing Club merekrutnya pada Januari 2014.

Awalnya, Lautaro sempat kesulitan beradaptasi dan ingin kembali ke kampung halamannya karena merasa rindu keluarga. Namun, ia memilih bertahan dan berhasil berkembang menjadi salah satu pemain muda terbaik di akademi Racing dengan torehan 53 gol dalam 64 pertandingan bersama tim cadangan.

Debutnya di tim utama Racing Club terjadi pada November 2015. Dalam beberapa musim berikutnya, Lautaro tampil semakin tajam dan menjadi andalan di lini depan. Penampilannya menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa, termasuk Real Madrid dan Atlético Madrid, sebelum akhirnya memilih menerima pinangan Inter Milan pada 2018.

Menjelma menjadi bintang Inter Milan

eciks.org

Inter Milan resmi mendatangkan Lautaro Martínez pada Juli 2018. Sejak musim pertamanya, ia menunjukkan perkembangan pesat hingga menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Serie A.

Bersama Inter, Lautaro berperan penting dalam kebangkitan klub. Ia sukses mempersembahkan tiga gelar Serie A, tiga Coppa Italia, serta tiga Supercoppa Italiana. Selain itu, ia juga membawa Inter mencapai final Liga Europa 2020 dan dua kali tampil di final Liga Champions pada 2023 serta 2025.

Setelah kepergian Samir Handanović, Lautaro dipercaya menjadi kapten Inter Milan. Kepercayaan tersebut dijawab dengan performa konsisten, termasuk meraih penghargaan Serie A Most Valuable Player (MVP) musim 2023–2024 serta dua kali menjadi Capocannoniere atau pencetak gol terbanyak Serie A pada musim 2023–2024 dan 2025–2026.

Berkat produktivitasnya, Lautaro kini menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Inter Milan.

Menjadi pilar penting Timnas Argentina

France24

Lautaro Martínez mulai memperkuat Timnas Argentina sejak level U-20. Ia mencuri perhatian saat menjadi salah satu top skor Kejuaraan Amerika Selatan U-20 2017 sebelum menjalani debut bersama tim senior pada 2018.

Sejak itu, Lautaro menjadi bagian penting dari era keemasan Argentina di bawah asuhan Lionel Scaloni. Ia turut mengantarkan Albiceleste menjuarai Copa América 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa América 2024.

Pada Copa América 2024, Lautaro tampil luar biasa dengan mencetak lima gol dan meraih Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak turnamen. Ia juga menjadi pahlawan Argentina lewat gol kemenangan pada final melawan Kolombia di babak perpanjangan waktu.

Di Piala Dunia 2026, Lautaro kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol di fase grup, menyumbang assist pada babak 16 besar, serta mencetak gol saat Argentina menyingkirkan Swiss untuk memastikan tiket ke semifinal.

Kontroversi selebrasi di Piala Dunia 2026

OneFootBall

Nama Lautaro Martínez kembali ramai dibicarakan setelah laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Swiss. Seusai mencetak gol ketiga Argentina pada babak tambahan waktu, ia melompati papan iklan untuk merayakan gol bersama para pendukung.

Selebrasi tersebut memicu perdebatan karena Lautaro sebelumnya sudah mengantongi satu kartu kuning. Sebagian penggemar menilai ia seharusnya menerima kartu kuning kedua sehingga harus absen pada semifinal melawan Inggris.

Namun, wasit Joao Pinheiro memutuskan tidak memberikan kartu kuning tambahan. Berdasarkan Laws of the Game IFAB, selebrasi gol tidak otomatis berujung kartu kuning apabila tidak menimbulkan persoalan keamanan, bersifat provokatif, atau melanggar ketentuan lain. Keputusan tersebut pun memunculkan pro dan kontra di kalangan pecinta sepak bola.

Gaya bermain dan kehidupan pribadi

eciks.org

Lautaro Martínez dikenal sebagai penyerang yang memiliki naluri mencetak gol tinggi, pergerakan tanpa bola yang cerdas, serta kemampuan membuka ruang bagi rekan setimnya. Selain tajam di depan gawang, ia juga aktif melakukan pressing dan kerap membantu proses bertahan, sehingga mampu dimainkan sebagai penyerang tunggal maupun second striker.

Karakter kepemimpinan dan mentalitas juaranya membuat Lautaro sering disebut sebagai salah satu striker terbaik di generasinya. Sejumlah pengamat bahkan membandingkan gaya bermainnya dengan legenda Argentina, Sergio Agüero.

Di luar lapangan, Lautaro menjalani kehidupan yang relatif tertutup. Ia menikah dengan Agustina Gandolfo, seorang pengusaha sekaligus pelatih kebugaran asal Argentina, pada Mei 2023 di Villa d'Este, Danau Como, Italia. Bersama keluarga kecilnya, Lautaro kerap membagikan momen kebersamaan melalui media sosial di sela kesibukannya sebagai pesepak bola profesional.

Dengan deretan gelar bersama Inter Milan dan Timnas Argentina, serta berbagai penghargaan individu yang telah diraihnya, Lautaro Martínez terus membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Memasuki usia emas dalam kariernya, ia masih berpeluang menambah koleksi trofi sekaligus mencatatkan lebih banyak rekor di level klub maupun internasional.

Kalau ada informasi lain yang kamu tahu, bisa tulis lewat kolom komentar, Bela!

Curated For You

Editorial Team

Related Article