instagram.com/charles_leclerc
Setelah melihat profil dan biodata Charles Leclerc, kamu mungkin juga penasaran bagaimana perjalanan karier pembalap satu ini. Charles Leclerc ternyata memulai karier balap dari ajang karting sejak usia tujuh tahun. Ia cepat menunjukkan bakatnya dengan menjuarai berbagai kompetisi regional di Prancis, termasuk menjadi juara termuda kejuaraan karting nasional kategori kadet pada 2009.
Tak hanya itu, ia juga mencatat prestasi di sejumlah ajang internasional, seperti Monaco Kart Cup, FIA Karting World Cup, WSK Euro Series, dan Winter Cup. Pada 2014, Charles pindah ke balap mobil single-seater lewat Formula Renault 2.0 Alps bersama Fortec Motorsports. Ia finish sebagai runner-up sekaligus rookie terbaik. Setahun kemudian di FIA Formula 3 bersama Van Amersfoort Racing, Charles kembali meraih gelar rookie terbaik meskipun berada di posisi keempat.
Karier Charles makin menanjak pada tahun 2016 saat ia bergabung dengan akademi Ferrari dan menjuarai GP3. Ia bahkan merebut gelar juara Formula 2 pada 2017. Charles kemudian mulai debut di Formula 1 pada 2018 bersama Alfa Romeo Sauber dan mengakhiri musim di peringkat ke-13. Meskipun belum tampil maksimal, performanya cukup meyakinkan hingga membuat Ferrari merekrutnya untuk musim 2019.
Bersama Ferrari, ia langsung tampil impresif dengan meraih 10 podium dan dua kemenangan pada musim pertamanya. Bahkan, finish keempat di klasemen akhir 2019. Lalu, di tahun 2022, Charles memberikan pencapaian terbaik dengan keluar sebagai juara dua dalam kejuaraan dunia pembalap F1.
Pada 2024, Charles memenangkan Grand Prix Monako untuk pertama kalinya dalam kariernya. Ia menjadi pembalap Monégasque pertama yang menjuarai ajang tersebut sejak Louis Chiron pada 1931, sekaligus yang pertama melakukannya di era Kejuaraan Dunia Formula 1.
Menjelang penerapan new chassis and power unit regulations di 2026, ia menyatakan "it is now or never" untuk peluangnya meraih gelar World Driver's Championship bersama Ferrari.